, ,

Waves Studio Gelar Menuju Pentas Irama Dwara, Colorcode Jadi Bintang Tamu Utama

Menuju Pentas Irama Dwara

Menjelang penyelenggaraan Pentas Irama Dwara pada 10 Oktober 2026, Waves Studio menggelar Menuju Pentas Irama Dwara di Famouz Cafe, Cirebon, pada 12 September 2026. Pertunjukan ini menjadi salah satu rangkaian menuju gelaran utama Pentas Irama sekaligus mempertemukan sejumlah musisi dengan karakter musik yang beragam dalam satu panggung.

Salah satu daya tarik utama dalam gelaran tersebut adalah kehadiran Colorcode, band asal Yogyakarta yang menjadi bintang tamu utama. Kehadiran Colorcode sekaligus menambah daftar penampil yang sebelumnya pernah tampil dalam rangkaian Pentas Irama.

Colorcode dikenal melalui sejumlah lagu seperti Merra, All Is Gone, dan Losing Passion, yang merepresentasikan karakter pop punk mereka. Dalam Menuju Pentas Irama Dwara, mereka membawa energi dari album terbaru Constant Change ke hadapan penonton.

Selain Colorcode, panggung Menuju Pentas Irama Dwara juga diisi oleh Black Corollas, Morbid Throne, dan Losing Fight. Perbedaan karakter musik dari masing-masing penampil membuat pertunjukan ini tidak berhenti pada satu warna musik saja. Penonton diajak menikmati beragam rona musikal yang hadir dalam satu perjumpaan.

Colorcode Bicara Proses Kreatif dan Masa Hiatus

Kehadiran Colorcode tidak hanya berlangsung di atas panggung. Dalam sesi Telisik Musik, mereka juga berbincang mengenai perjalanan musikal dan proses kreatif di balik album Constant Change.

Percakapan tersebut turut membahas cerita di balik keputusan Colorcode untuk menjalani masa hiatus sebelumnya. Sesi ini menjadi bagian lain dari rangkaian kegiatan yang mempertemukan musisi dengan penikmat musik secara lebih dekat.

Format semacam ini sejalan dengan semangat Pentas Irama yang sejak awal dikembangkan sebagai ruang pertunjukan musik yang intim dan minim sekat antara penampil dan pendengar.

Menyusun Perjalanan Menuju Pentas Irama Dwara

Menuju Pentas Irama Dwara menjadi bagian dari upaya Waves Studio membangun pengalaman secara bertahap sebelum acara utama berlangsung. Rangkaian tersebut dirancang untuk menghubungkan penonton dengan berbagai kegiatan yang memiliki keterkaitan dengan energi Pentas Irama.

Project Leader Pentas Irama, Rasyid Bajrie, mengatakan bahwa pelaksanaan kali ini dipersiapkan dengan lebih matang dibandingkan pelaksanaan Pentas Irama sebelumnya.

“Untuk kesan pelaksanaan, lebih well prepare dari Pentas Irama biasanya. Tim lebih siap, karena banyak belajar juga dari kegiatan sebelumnya. Kemudian yang paling spesialnya adalah respons audiens yang semakin trust dan menunggu-nunggu Pentas Irama.”

Menurut Rasyid, respons penonton menjadi salah satu hal penting dalam perjalanan Pentas Irama. Kepercayaan dan antusiasme audiens menunjukkan bahwa ruang pertunjukan musik yang dibangun secara kolektif mulai memiliki hubungan yang lebih kuat dengan penikmatnya.

Menuju Pentas Irama Dwara pun diharapkan dapat menjadi ruang perjumpaan antara musik, penonton, serta beragam energi yang mengantarkan menuju penyelenggaraan Pentas Irama Dwara pada 10 Oktober 2026.

“Harapan ke depan, Pentas Irama terus tumbuh bersama penikmatnya, karena Pentas Irama tau untuk bertumbuh di kota ini emang gak mudah,” pungkas Rasyid.

Pentas Irama dan Upaya Membangun Koneksi Antarkota

Pentas Irama merupakan pertunjukan musik yang dikembangkan dengan konsep intim tanpa sekat antara pendengar dan penampil. Platform yang digagas oleh Waves Studio ini mulai dibuat pada pertengahan 2023 dan dikerjakan dengan semangat kolektif yang mandiri.

Selain menghadirkan pengalaman pertunjukan yang dekat dengan audiens, Pentas Irama juga memiliki tujuan untuk membangun koneksi antarkota melalui pertemuan antara band skala nasional dan band emerging lokal.

Konsep tersebut membuat Pentas Irama tidak hanya berfungsi sebagai panggung pertunjukan, tetapi juga sebagai ruang pertemuan bagi berbagai latar dan perkembangan musik.

Sementara itu, Waves Studio merupakan studio agensi yang berfokus pada musik, seni rupa, dan literasi dalam konteks urban, identitas kota, serta kebudayaan secara lebih luas. Aktivitasnya dikembangkan melalui berbagai bentuk program seperti festival, pameran, ruang baca dan diskusi, lokakarya, penelitian, hingga penerbitan buku.

Dalam pengembangannya, Waves Studio juga memiliki visi untuk tumbuh menjadi institut seni pertunjukan kontemporer sekaligus ekosistem studi yang menyediakan ruang belajar publik dengan nilai kesetaraan, berbagi, solidaritas, pertemanan, dan kebersamaan.

Melalui Menuju Pentas Irama Dwara, perjalanan menuju Pentas Irama Dwara 10 Oktober 2026 mulai dibangun melalui serangkaian perjumpaan yang mempertemukan musisi, penonton, dan berbagai energi kreatif dalam satu ekosistem.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


NewRelease

FeaturedPiece

Kenalin