Tim Paskibra SMAN 1 Kadugede kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat provinsi. Pada ajang Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) Majelis Permusyawaratan Republik Indonesia (MPR-RI) Kualifikasi Provinsi Jawa Barat 2025 yang diselenggarakan Pengurus Provinsi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Jawa Barat, mereka berhasil meraih Juara Utama 3, predikat Komandan Pleton (Danton) Terbaik Peringkat 1 atas nama Reza, serta PBB Dasar Terbaik Peringkat 2. Ajang ini terselenggara pada Sabtu, 9 Agustus 2025 di halaman Gedung Sate, Bandung.
Capaian ini terasa istimewa karena persiapan mereka hanya berlangsung selama tujuh hari. Keterbatasan tersebut justru memacu semangat tim untuk berlatih maksimal. Setelah menerima undangan resmi dari PPI Jawa Barat, SMAN 1 Kadugede terpilih menjadi salah satu dari 10 sekolah yang mewakili Kabupaten Kuningan di ajang prestisius ini.


Persaingan berlangsung ketat, dengan peserta dari berbagai sekolah unggulan, seperti SMAN 1 Parung (Kab. Bogor), SMAN 8 (Kota Bogor), MA Assa’adah (Kab. Tasikmalaya), SMKN 1 Kedawung (Kab. Cirebon), SMAN 1 Majalaya (Kab. Bandung), SMAN 1 Cimalaka (Kab. Sumedang), SMA Yadika 8 Jatimulya (Kab. Bekasi), SMAN 1 Cipatat (Kab. Bandung Barat), dan SMAN 1 Wanayasa (Kab. Purwakarta).
Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan luas. Pemkab Kuningan menyediakan transportasi bus, sementara PPI Kabupaten Kuningan membantu kebutuhan transportasi tambahan. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Bunda Ika, memfasilitasi akomodasi penginapan bagi rombongan yang terdiri dari 16 siswa, satu pelatih, dan satu pembina.
Kepala SMAN 1 Kadugede, Rhida Jaya Bhuana, mengungkapkan rasa bangganya.
“Saya merasa reueus (bangga) karena peserta LKBB memanfaatkan waktu latihan dengan sungguh-sungguh. Terima kasih kepada pembina, pelatih, PPI, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Bapak Bupati beserta Ibu, Ibu Wakil Bupati, Bunda Ika, serta para orang tua dan pihak lain yang mendukung,” ujarnya.
Rhida menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata pembinaan karakter Gapura Panca Waluya — Cageur, Bageur, Bener, Pinter, tur Singer — yang diintegrasikan dalam kegiatan ekstrakurikuler Mapag Gapura Rasa, Waluya Karsa. Ia juga memberikan apresiasi kepada guru, tenaga kependidikan, dan alumni yang selalu kompak mendukung program sekolah.


Pelatih tim, Fawaz Ibrahim, menekankan bahwa kekompakan dan mental juara menjadi kunci sukses.
“Latihan tujuh hari jelas menantang, tapi semangat pantang menyerah membuat keterbatasan waktu bukan penghalang,” katanya.
Pembina tim, Anita Rachmawati, turut menyampaikan kebanggaannya.
“Selama delapan tahun menjadi pembina, ini adalah pengalaman terbaik. Paskibra SMAN 1 Kadugede selalu memberi kebanggaan,” ungkapnya.
Reza, peraih gelar Danton Terbaik Peringkat 1, mengaku terharu.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk sekolah, pelatih, dan semua rekan yang berjuang bersama,” ujarnya.
Nayla, salah satu anggota tim, menuturkan bahwa semangat tim tumbuh berkat dukungan semua pihak.
“Awalnya ragu, tapi dukungan yang besar membuat kami percaya diri,” katanya.
Dengan pencapaian ini, Paskibra SMAN 1 Kadugede semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu tim unggulan di Jawa Barat dan berhasil mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di level provinsi.

Leave a Reply