,

Ammu Hanef Rilis Single “Tanam”, Paduan Musik dan Kritik Atas Krisis Lingkungan

Ammu Hanef kembali mewarnai skena musik Indonesia dengan single terbarunya yang berjudul “Tanam”. Lagu ini bukan sekadar komposisi nada dan lirik, melainkan sebuah refleksi tajam tentang kondisi ekosistem alam yang semakin rusak, sementara manusia justru dengan mudahnya menyalahkan takdir.

Dalam “Tanam”, Ammu Hanef menyentil ironi bagaimana atas nama pembangunan, manusia merusak keseimbangan bumi, menebang pohon, mengeringkan sungai, dan menggantinya dengan beton. Namun ketika bencana datang—banjir, tanah longsor, udara sesak—mereka malah berlindung di balik dalil dan doktrin, seolah semua ini hanyalah bagian dari skenario yang harus diterima tanpa pertanggungjawaban.

Dibalut dengan aransemen yang menggugah dan lirik tajam khas Ammu Hanef, “Tanam” memadukan unsur hip-hop dan musik etnik, menciptakan harmoni yang sekaligus mengkritik. Beat yang menghentak berpadu dengan suara instrumen tradisional, seakan menjadi simbol bahwa akar budaya dan alam harus tetap dijaga, bukan dihancurkan demi kepentingan sesaat.

Tak hanya sekadar lagu, “Tanam” juga menjadi bagian dari gerakan nyata dalam menjaga lingkungan. Ammu Hanef berkolaborasi dengan Yayasan Hibar Budaya Nusantara, sebuah organisasi yang aktif dalam pelestarian budaya dan alam, untuk mengampanyekan pentingnya penghijauan dan konservasi lingkungan. Sebagian dari hasil penjualan merchandise akan dialokasikan untuk program penanaman pohon di berbagai daerah yang terdampak deforestasi.

Di beberapa bagian lirik, Ammu Hanef menyoroti bagaimana manusia kerap lupa bahwa alam bukan musuh, melainkan rumah yang harus dijaga: Hanya ada satu kata, Tanam!”. Lirik ini bukan sekadar ajakan, tetapi sebuah pernyataan tegas bahwa menjaga ekosistem bukan pilihan, melainkan keharusan.

Lagu ini menjadi peringatan bahwa kita tidak bisa terus menghindar dari konsekuensi. Alam tidak akan diam selamanya, dan saat ia bersuara, manusialah yang harus mendengar.

Dengarkan lagunya di bawah ini:


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *