<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>majalengka &#8211; Aduide Media</title>
	<atom:link href="https://aduide.id/tag/majalengka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://aduide.id</link>
	<description>Township Youth Media</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jan 2026 12:08:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/03/cropped-favicon-32x32.png</url>
	<title>majalengka &#8211; Aduide Media</title>
	<link>https://aduide.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246255001</site>	<item>
		<title>The Waffers Rilis Single “Waking Up.. Late”, Tentang Kesiangan dan Kehidupan Kantoran</title>
		<link>https://aduide.id/2026/01/06/the-waffers-rilis-single-waking-up-late-tentang-kesiangan-dan-kehidupan-kantoran/</link>
					<comments>https://aduide.id/2026/01/06/the-waffers-rilis-single-waking-up-late-tentang-kesiangan-dan-kehidupan-kantoran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 12:03:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[NewRelease]]></category>
		<category><![CDATA[Debut]]></category>
		<category><![CDATA[majalengka]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[single]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=1013</guid>

					<description><![CDATA[Setelah hampir satu dekade menjalin pertemanan dan berbagi ruang musikal, The Waffers, band indie-pop asal Majalengka, Jawa Barat, akhirnya merilis single debut mereka bertajuk “Waking Up.. Late”. Lagu ini menjadi penanda penting bagi Fajar (gitar, vokal), Tryas (bass), Restu (gitar), dan Yogi (drum) yang selama ini lebih memilih bergerak senyap, meski rutin bermain musik bersama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah hampir satu dekade menjalin pertemanan dan berbagi ruang musikal, <strong>The Waffers</strong>, band indie-pop asal Majalengka, Jawa Barat, akhirnya merilis single debut mereka bertajuk <strong>“Waking Up.. Late”</strong>. Lagu ini menjadi penanda penting bagi Fajar (gitar, vokal), Tryas (bass), Restu (gitar), dan Yogi (drum) yang selama ini lebih memilih bergerak senyap, meski rutin bermain musik bersama sejak 2018.</p>



<p>Berbeda dengan banyak band yang sejak awal berambisi tampil ke publik, The Waffers justru membiarkan proses musikal mereka tumbuh organik. Hampir lima tahun mereka bermain tanpa label identitas band yang resmi, sampai akhirnya sepakat memperkenalkan diri ke publik dengan nama The Waffers, sembari “menobatkan diri” sebagai band indie-pop dengan nuansa akhir 80-an.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--6">Lagu Personal tentang Rutinitas yang Terlewat</h2>



<p>“Waking Up.. Late” mengangkat pengalaman yang terdengar sepele, namun sangat dekat dengan keseharian banyak orang: telat bangun pagi dan rentetan kesiangan saat menjalani rutinitas kerja kantoran. Alih-alih dikemas sebagai keluhan banal, pengalaman tersebut diterjemahkan The Waffers ke dalam lirik yang sederhana, jujur, dan cenderung dramatis.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="768" height="768" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/The-Waffers-Waking-Up-Late-Cover.webp" alt="" class="wp-image-1018" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/The-Waffers-Waking-Up-Late-Cover.webp 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/The-Waffers-Waking-Up-Late-Cover-300x300.webp 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/The-Waffers-Waking-Up-Late-Cover-150x150.webp 150w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></figure>



<p>Tema ini terasa relevan bagi generasi pekerja muda yang kerap terjebak dalam siklus waktu, tekanan jam kerja, dan rasa bersalah yang datang berulang setiap pagi. Lagu ini tidak berpretensi memberi solusi, melainkan hadir sebagai pengakuan kecil tentang kekacauan ritme hidup yang sering dianggap remeh.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--7">Perkawinan Silang Referensi Musik</h2>



<p>Secara musikal, The Waffers tidak mengikatkan diri pada satu referensi tunggal. Perbedaan selera musik tiap personel justru menjadi fondasi utama pembentukan karakter mereka. Untuk memberi gambaran kasar, musik The Waffers dapat dibaca sebagai hasil perkawinan silang antara The Pains of Being Pure at Heart, Rumahsakit, dan Ramones.</p>



<p>Pendekatan ini melahirkan bunyi yang mengedepankan kesederhanaan ala band three chords, dengan energi pop yang ringan namun tetap mentah. Tidak ada upaya berlebihan untuk terdengar kompleks. Justru nilai utama yang dijaga adalah spontanitas dan kejujuran, dua hal yang kerap hilang dalam produksi musik yang terlalu dipoles.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--8">Proses Produksi yang Kolektif</h2>



<p>Single “Waking Up.. Late” diproduksi secara mandiri oleh The Waffers di Deepwound Studio. Proses rekaman gitar, bass, dan vokal dikerjakan di studio tersebut dengan Bangkit Alsyahid sebagai engineer, sementara rekaman drum dilakukan di Jags Studio bersama Mas Wahyu. Tahap mixing dan mastering dipercayakan kepada Cyril M. Falih.</p>



<p>Seluruh musik disusun dan diaransemen oleh The Waffers, dengan lirik ditulis oleh Fajar Rizky. Untuk visual, artwork digarap oleh Fajar Rizky bersama Farisa Zahra, memperkuat kesan personal yang sejak awal menjadi ruh utama rilisan ini.</p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-28f84493 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-light-background-color has-background is-layout-flow wp-container-core-column-is-layout-61ae05d8 wp-block-column-is-layout-flow" style="border-radius:12px;padding-top:var(--wp--preset--spacing--18);padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--24);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);flex-basis:100%">
<p class="has-custom-color-1-color has-text-color has-link-color wp-elements-7921b8707593f86b9d38baa81fa11bc2" style="margin-bottom:var(--wp--preset--spacing--10)"><strong>Baca Juga</strong></p>



<div class="wp-block-query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="has-link-color wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc wp-block-post-template has-text-color has-custom-color-3-color has-minute-font-size is-layout-flow wp-container-core-post-template-is-layout-cbd8a0e9 wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-155 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-music category-newrelease tag-ammu-hanef tag-hip-hop tag-music tag-newrelease tag-single">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/03/19/ammu-hanef-rilis-single-tanam-paduan-musik-dan-kritik-atas-krisis-lingkungan/" target="_blank" >Ammu Hanef Rilis Single &#8220;Tanam&#8221;, Paduan Musik dan Kritik Atas Krisis Lingkungan</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-594 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-art-design category-newrelease tag-ajay-ahdiyat tag-art tag-book tag-desain-grafis tag-design tag-dkv-uniku tag-ilustrasi tag-newrelease">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/09/01/azhar-n-ahdiyat-baru-saja-merilis-buku-berjudul-ilustrasi-dalam-pusaran-komunikasi-visual/" target="_blank" >Azhar N. Ahdiyat Baru Saja Merilis Buku Berjudul “Ilustrasi Dalam Pusaran Komunikasi Visual”</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-422 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-music category-newrelease tag-bambootown tag-ep tag-music tag-newrelease tag-tasikmalaya">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/07/20/bambootown-rilis-ep-perdana-bertajuk-bambootown-self-titled/" target="_blank" >Bambootown Rilis EP Perdana Bertajuk “Bambootown/Self-titled”</a></h6>
</li></ul></div>
</div>
</div>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--9">Sudah Tersedia di Bandcamp</h3>



<p>“Waking Up.. Late” kini sudah dapat didengarkan melalui platform streaming Bandcamp <a href="https://thewaffers.bandcamp.com/track/waking-up-late" target="_blank" rel="noreferrer noopener">klik di sini</a>. Rilisan ini bukan hanya debut resmi The Waffers, tetapi juga arsip awal dari perjalanan panjang empat sahabat yang akhirnya memutuskan untuk berbagi cerita mereka ke ruang publik.</p>



<p>Di tengah lanskap musik independen yang semakin padat, The Waffers hadir tanpa gimmick berlebihan. Mereka memulai dengan hal paling dasar: lagu yang jujur, cerita yang dekat, dan bunyi yang apa adanya. Sebuah awal yang sederhana, namun justru terasa relevan.</p>



<h4 class="wp-block-heading is-style-text-summary is-style-text-summary--10">Credits</h4>



<p>Music Composed &amp; Arranged by <strong>The Waffers</strong><br>Lyrics written by <strong>Fajar Rizky</strong><br>Produced by <strong>The Waffers</strong> at <strong>Deepwound Studio</strong><br>Guitar, Bass &amp; Vocal recorded at <strong>Deepwound Studio</strong> (Engineered by <strong>Bangkit Alsyahid</strong>)<br>Drums recorded at <strong>Jags Studio</strong> (Engineered by <strong>Mas Wahyu</strong>)<br>Mixing &amp; Mastering by <strong>Cyril M. Falih</strong><br>Cover / Artwork by <strong>Fajar Rizky &amp; Farisa Zahra</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2026/01/06/the-waffers-rilis-single-waking-up-late-tentang-kesiangan-dan-kehidupan-kantoran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1013</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mitra Pantura dan Manshur Angklung Pecahkan Malam Tahun Baru</title>
		<link>https://aduide.id/2025/01/05/mitra-pantura-dan-manshur-angklung-pecahkan-malam-tahun-baru/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/01/05/mitra-pantura-dan-manshur-angklung-pecahkan-malam-tahun-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jan 2025 07:39:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[konser]]></category>
		<category><![CDATA[majalengka]]></category>
		<category><![CDATA[manshur angklung]]></category>
		<category><![CDATA[mitra pantura]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=120</guid>

					<description><![CDATA[#AduKabar Malam pergantian tahun di Majalengka mencatat sejarah baru bagi musik Indonesia. Dengan semangat untuk memadukan tradisi dan inovasi, grup DJ koplo asal Kuningan, Mitra Pantura, berkolaborasi dengan maestro angklung, Manshur Angklung. Acara yang digelar di Alun-Alun Majalengka ini menyuguhkan harmoni luar biasa antara ritme koplo khas Pantura, beat dinamis EDM, dan melodi angklung yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-custom-color-1-color has-text-color has-link-color has-unbounded-font-family has-tiny-font-size wp-elements-2977a31aa6dfaec3a1ef59f1c6b41e49">#AduKabar</p>



<p class="has-tiny-font-size" id="isPasted">Malam pergantian tahun di Majalengka mencatat sejarah baru bagi musik Indonesia. Dengan semangat untuk memadukan tradisi dan inovasi, grup DJ koplo asal Kuningan, Mitra Pantura, berkolaborasi dengan maestro angklung, Manshur Angklung.</p>



<p class="has-tiny-font-size">Acara yang digelar di Alun-Alun Majalengka ini menyuguhkan harmoni luar biasa antara ritme koplo khas Pantura, beat dinamis EDM, dan melodi angklung yang memukau, menciptakan pengalaman musik yang tidak hanya memeriahkan malam tahun baru, tetapi juga membangkitkan kebanggaan terhadap seni budaya Indonesia. &nbsp;</p>



<p class="has-tiny-font-size">Kolaborasi ini berhasil memukau ribuan penonton dengan aransemen kreatif dari lagu-lagu populer seperti “APT”, “Rungkad”, dan “Berharap Tak Berpisah”. Beat koplo yang menghentak, dipadukan dengan sentuhan elektronik EDM, mengalir mulus bersama harmoni angklung yang membawa rasa hangat khas nusantara. &nbsp;</p>



<p class="has-tiny-font-size">Salah satu momen paling berkesan malam itu adalah saat Manshur Angklung memperkenalkan improvisasi angklung dalam EDM live set, menunjukkan bahwa angklung mampu beradaptasi dengan musik era digital tanpa kehilangan identitasnya. &nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://cdn1.site-media.eu/images/1024%2C1200x955%2B0%2B587/14929642/WhatsAppImage2025-01-04at20.09.52.jpeg" alt=""/></figure>



<p class="has-tiny-font-size" id="isPasted">Mitra Pantura menambahkan, “Kami tentu sangat bangga dengan ajakan kolaborasi dari Manshur Angklung, ini membuktikan sebuah musik tradisional bisa dinikmati dan dipadukan dengan banyak genre bahkan dalam bentuk yang modern seperti koplo dan EDM. Ini bukan hanya hiburan, tapi juga gerakan budaya.” &nbsp;Melalui misi “Bring Angklung to the Next Level”, yang diusung oleh Manshur Angklung. Ini membuktikan bahwa angklung bisa bersaing dengan semua musik. &nbsp;&nbsp;</p>



<p class="has-tiny-font-size">Bukan sekadar perayaan tahun baru, acara ini menjadi tonggak sejarah bagi perkembangan seni musik tradisional di tengah era digital. Dukungan masyarakat dan pemerintah daerah menjadi bukti bahwa semangat menjaga warisan budaya tetap hidup di hati rakyat Indonesia. &nbsp;</p>



<p class="has-tiny-font-size">“Ini adalah malam yang bukan hanya tentang musik, tetapi tentang kebanggaan. Kita buktikan bahwa tradisi kita mampu bersinar di tengah derasnya modernitas,” ujar salah satu penonton dengan penuh semangat. &nbsp;</p>



<p class="has-tiny-font-size">Mitra Pantura dan Manshur Angklung mengajak semua pihak untuk terus mendukung inovasi seni tradisional agar tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga bersaing di kancah global. &nbsp;</p>



<p class="has-tiny-font-size">Majalengka telah menjadi saksi sejarah, bahwa angklung, koplo, dan EDM mampu menyatu menjadi satu kesatuan yang indah, membuktikan bahwa budaya Indonesia adalah kekuatan yang bisa dibanggakan di mana saja.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/01/05/mitra-pantura-dan-manshur-angklung-pecahkan-malam-tahun-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
