<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Identitas Visual &#8211; Aduide Media</title>
	<atom:link href="https://aduide.id/tag/identitas-visual/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://aduide.id</link>
	<description>Township Youth Media</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Jul 2026 07:37:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/03/cropped-favicon-32x32.png</url>
	<title>Identitas Visual &#8211; Aduide Media</title>
	<link>https://aduide.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246255001</site>	<item>
		<title>Tiga Finalis Kurasi Portofolio Desain Identitas Visual Hari Jadi ke-528 Kuningan Resmi Diumumkan</title>
		<link>https://aduide.id/2026/07/07/tiga-finalis-kurasi-portofolio-desain-identitas-visual-hari-jadi-ke-528-kuningan-resmi-diumumkan/</link>
					<comments>https://aduide.id/2026/07/07/tiga-finalis-kurasi-portofolio-desain-identitas-visual-hari-jadi-ke-528-kuningan-resmi-diumumkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 07:34:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Design]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi ke-528 Kuningan]]></category>
		<category><![CDATA[Identitas Visual]]></category>
		<category><![CDATA[Kuningan]]></category>
		<category><![CDATA[Logo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=1271</guid>

					<description><![CDATA[Proses Kurasi Portofolio Desain Identitas Visual Hari Jadi ke-528 Kuningan resmi menghasilkan tiga finalis yang akan melanjutkan ke tahap inti, yaitu proses perancangan identitas visual Hari Jadi ke-528 Kuningan. Setelah melalui penilaian terhadap 15 portofolio yang masuk, tim kurator menetapkan tiga desainer terbaik berdasarkan kualitas portofolio, rekam jejak profesional, serta kekuatan konseptual yang ditunjukkan melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Proses <strong>Kurasi Portofolio Desain Identitas Visual Hari Jadi ke-528 Kuningan</strong> resmi menghasilkan tiga finalis yang akan melanjutkan ke tahap inti, yaitu proses perancangan identitas visual Hari Jadi ke-528 Kuningan. Setelah melalui penilaian terhadap 15 portofolio yang masuk, tim kurator menetapkan tiga desainer terbaik berdasarkan kualitas portofolio, rekam jejak profesional, serta kekuatan konseptual yang ditunjukkan melalui karya-karya yang pernah mereka hasilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kuningan, Dewan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, dan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Kuningan<strong> </strong>sebagai upaya menghadirkan identitas visual Hari Jadi Kuningan melalui proses yang profesional, transparan, dan berbasis kualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan sayembara desain pada umumnya, tahapan yang telah selesai dilaksanakan merupakan kurasi portofolio, bukan penilaian terhadap rancangan identitas visual Hari Jadi ke-528 Kuningan. Portofolio yang dinilai merupakan kumpulan proyek-proyek desain yang pernah dikerjakan oleh masing-masing peserta sebagai representasi pengalaman, kemampuan teknis, dan kualitas profesional mereka. Adapun proses perancangan identitas visual Hari Jadi ke-528 Kuningan baru akan dimulai setelah terpilihnya tiga finalis ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--9">Tiga Finalis Terpilih</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dari 15 portofolio yang diterima panitia, proses kurasi menghasilkan tiga desainer dengan rekam jejak dan kualitas portofolio terbaik yang dinilai siap melanjutkan ke tahap perancangan identitas visual. Ketiga finalis tersebut berasal dari latar belakang profesional yang berbeda, namun memiliki pengalaman yang kuat dalam bidang branding dan desain komunikasi visual.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ligar Fajar Maulana</strong><br>Desainer grafis asal Cilimus, Kabupaten Kuningan, dengan pengalaman lebih dari enam tahun di bidang branding dan pengembangan identitas visual. Pendiri Ligarstudio ini telah mengerjakan berbagai proyek untuk instansi pemerintah, perusahaan, dan UMKM, serta aktif sebagai anggota Login (Kreator Logo Indonesia). Berbagai karya yang dihasilkannya menunjukkan kemampuan dalam membangun identitas visual yang kuat, fungsional, dan komunikatif.</p>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ace3d6921ba0&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ace3d6921ba0" class="wp-block-image size-full has-custom-border wp-lightbox-container"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1080" height="1440" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-4.jpg" alt="Ligar Fajar Maulana" class="wp-image-1274" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-4.jpg 1080w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-4-225x300.jpg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-4-768x1024.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Muhamad Alfiq Haikal</strong><br>Graphic Designer asal Cidahu, Kabupaten Kuningan, yang saat ini berkarier sebagai Senior Graphic Designer di Erion Space sekaligus mendirikan Fixive.id. Memiliki pengalaman lebih dari lima tahun di industri kreatif dan aktif mengikuti berbagai pameran maupun kompetisi desain di tingkat nasional hingga internasional. Pendekatan desainnya dikenal mengedepankan riset, strategi, dan konsistensi identitas visual.</p>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ace3d69221ac&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ace3d69221ac" class="wp-block-image size-full has-custom-border wp-lightbox-container"><img decoding="async" width="1080" height="1440" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-5.jpg" alt="Muhamad Alfiq Haikal" class="wp-image-1275" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-5.jpg 1080w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-5-225x300.jpg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-5-768x1024.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Geral Dwi Cahyo</strong><br>Graphic Designer dan Digital Imaging Artist asal Luragung, Kabupaten Kuningan. Alumni terbaik Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Kuningan ini memiliki pengalaman di bidang branding, komunikasi visual, dan digital imaging, serta aktif berkarya dalam berbagai kompetisi maupun proyek desain kreatif. Karya-karyanya menggabungkan pendekatan estetika, teknis, dan strategi komunikasi secara seimbang.</p>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ace3d6922744&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ace3d6922744" class="wp-block-image size-full has-custom-border wp-lightbox-container"><img decoding="async" width="1080" height="1440" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-6.jpg" alt="Geral Dwi Cahyo" class="wp-image-1276" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-6.jpg 1080w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-6-225x300.jpg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/07/Flyer-Finalis-6-768x1024.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--10">Penilaian Berbasis Portofolio dan Rekam Jejak</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Proses kurasi dilakukan secara independen oleh tiga kurator yang memiliki latar belakang akademik, profesional, dan pengalaman di bidang desain komunikasi visual, yaitu: <strong>Fadlan Aulia, S.Ds.</strong>, Praktisi Desain di Localstats by <a href="https://goodstats.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Goodstats</a>, Founder @ieukuningan, Pemenang Sayembara Logo Pariwisata Kuningan, serta Desainer Logo Hari Jadi ke-526 Kabupaten Kuningan; <strong>Azhar N. Ahdiyat, M.Ds.</strong>, Akademisi dan Praktisi Desain, Founder <a href="https://aduide.id/about/" data-type="page" data-id="2" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Aduide Media</a>, serta Pengurus Dewan Kebudayaan Kabupaten Kuningan; dan <strong>Endang Komara, S.Kom.</strong>, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Kuningan, Founder Mega Citra Kreasi, serta Pengurus Dewan Kebudayaan Kabupaten Kuningan.</p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-f56f613f wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-light-background-color has-background is-layout-flow wp-container-core-column-is-layout-08414c4c wp-block-column-is-layout-flow" style="border-radius:12px;padding-top:var(--wp--preset--spacing--18);padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--24);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);flex-basis:100%">
<p class="has-custom-color-1-color has-text-color has-link-color wp-elements-5 wp-block-paragraph" style="margin-bottom:var(--wp--preset--spacing--10)"><strong>Baca Juga</strong></p>



<div class="wp-block-query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="has-link-color wp-elements-6 wp-block-post-template has-text-color has-custom-color-3-color has-minute-font-size is-layout-flow wp-container-core-post-template-is-layout-7a3036bf wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-594 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-art-design category-newrelease tag-ajay-ahdiyat tag-art tag-book tag-desain-grafis tag-design tag-dkv-uniku tag-ilustrasi tag-newrelease">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0" class="has-link-color wp-elements-7 wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-6"><a href="https://aduide.id/2025/09/01/azhar-n-ahdiyat-baru-saja-merilis-buku-berjudul-ilustrasi-dalam-pusaran-komunikasi-visual/" target="_blank" >Azhar N. Ahdiyat Baru Saja Merilis Buku Berjudul “Ilustrasi Dalam Pusaran Komunikasi Visual”</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-311 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-art-design category-culture tag-aduopini tag-branding tag-public-policy tag-tourism">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0" class="has-link-color wp-elements-8 wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-6"><a href="https://aduide.id/2025/07/02/bagai-mengecat-dinding-yang-belum-kering-sebuah-catatan-penting-untuk-tourism-branding/" target="_blank" >Bagai Mengecat Dinding yang Belum Kering: Sebuah Catatan Penting untuk Tourism Branding</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-851 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-literature category-tech tag-aduopini tag-ai tag-andriyana tag-artificial-intelligence tag-buruh-tulis tag-copywriting tag-esai tag-penulis tag-tech">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0" class="has-link-color wp-elements-9 wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-6"><a href="https://aduide.id/2025/12/23/buruh-tulis-di-era-ai-generatif-komodifikasi-tulisan-dan-lahirnya-teori-baru/" target="_blank" >Buruh Tulis di Era AI Generatif: Komodifikasi Tulisan dan Lahirnya Teori Baru</a></h6>
</li></ul></div>
</div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kombinasi pengalaman akademik, industri kreatif, dan pengembangan ekosistem ekonomi kreatif daerah, ketiga kurator melakukan proses penilaian secara komprehensif terhadap seluruh portofolio yang masuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kurasi portofolio dilakukan menggunakan tiga aspek utama yang menjadi dasar penilaian. </p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-summary-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-10 is-style-text-summary-2--11">1. Kualitas Portofolio</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Menilai kualitas visual, konsistensi, keberagaman karya, serta kemampuan peserta dalam menyelesaikan berbagai proyek desain secara profesional.</p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-summary-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-11 is-style-text-summary-2--12">2. Rekam Jejak dan Relevansi Desain</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Menilai pengalaman, pencapaian, kemampuan teknis, serta relevansi proyek-proyek desain yang pernah dikerjakan dengan lingkup perancangan identitas visual.</p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-summary-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-12 is-style-text-summary-2--13">3. Kualitas Konseptual</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Menilai kekuatan ide, logika perancangan, kedalaman makna, serta kemampuan menerjemahkan nilai dan karakter menjadi sebuah identitas visual yang utuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga aspek tersebut menjadi tolok ukur untuk melihat kesiapan setiap peserta sebelum memasuki tahap perancangan identitas visual Hari Jadi ke-528 Kuningan.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--14">Memasuki Tahap Perancangan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah dinyatakan lolos kurasi portofolio, ketiga finalis akan memasuki tahap inti, yaitu proses merancang identitas visual Hari Jadi ke-528 Kuningan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahap ini, masing-masing finalis akan mengembangkan konsep dan sistem identitas visual berdasarkan <em>design brief</em> yang telah disusun panitia. Hasil perancangan tersebut selanjutnya akan dipresentasikan di hadapan panelis dari berbagai latar belakang, yakni Akademisi Desain, Praktisi Desain/Branding, Budayawan, Komite Ekraf, dan Perwakilan Pemerintah Daerah sebelum memasuki tahapan <strong>public online voting</strong> sebagai bagian dari rangkaian pemilihan desain terbaik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui proses tersebut diharapkan lahir identitas visual yang tidak hanya memiliki kualitas estetika yang baik, tetapi juga mampu merepresentasikan karakter, nilai budaya, sejarah, serta semangat pembangunan Kabupaten Kuningan secara utuh.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--15">Apresiasi bagi Seluruh Peserta</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengirimkan portofolio terbaiknya. Antusiasme para desainer menjadi bukti bahwa ekosistem desain dan industri kreatif di Kabupaten Kuningan terus berkembang dengan kualitas yang semakin kompetitif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi peserta yang belum terpilih, proses seleksi dilakukan secara objektif dan menyeluruh berdasarkan kualitas portofolio, rekam jejak profesional, relevansi pengalaman, serta kekuatan konsep yang tercermin dalam karya-karya yang pernah dihasilkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--16">Menuju Identitas Visual Hari Jadi ke-528 Kuningan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Terpilihnya tiga finalis menjadi penanda dimulainya fase kreatif dalam penyusunan identitas visual Hari Jadi ke-528 Kuningan. Masyarakat diharapkan dapat mengikuti setiap tahapan yang akan berlangsung hingga terpilihnya desain terbaik yang nantinya menjadi identitas visual resmi Hari Jadi ke-528 Kuningan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui proses yang melibatkan kurasi profesional, presentasi karya, dan partisipasi publik, diharapkan identitas visual yang terpilih mampu menjadi simbol kebanggaan bersama serta merepresentasikan semangat Kuningan yang terus bertumbuh dan berkembang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2026/07/07/tiga-finalis-kurasi-portofolio-desain-identitas-visual-hari-jadi-ke-528-kuningan-resmi-diumumkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1271</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wajah dalam Desain Grafis Pemerintah: Antara Pencitraan dan Etika Komunikasi Publik</title>
		<link>https://aduide.id/2025/08/17/wajah-dalam-desain-grafis-pemerintah-antara-pencitraan-dan-etika-komunikasi-publik/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/08/17/wajah-dalam-desain-grafis-pemerintah-antara-pencitraan-dan-etika-komunikasi-publik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Azhar N. Ahdiyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 08:06:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduOpini]]></category>
		<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[Desain Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Design]]></category>
		<category><![CDATA[Identitas Visual]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=570</guid>

					<description><![CDATA[Di banyak daerah di Indonesia, wajah pemimpin daerah kerap mendominasi desain grafis media komunikasi pemerintah seperti baliho, spanduk, poster digital, hingga unggahan media sosial resmi. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran mengenai efektivitas, etika, dan profesionalitas dalam menyampaikan pesan publik. Komunikasi visual yang seharusnya mengedepankan fungsi informasi dan pelayanan publik, justru sering berubah menjadi alat pencitraan personal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di banyak daerah di Indonesia, wajah pemimpin daerah kerap mendominasi desain grafis media komunikasi pemerintah seperti baliho, spanduk, poster digital, hingga unggahan media sosial resmi. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran mengenai efektivitas, etika, dan profesionalitas dalam menyampaikan pesan publik. Komunikasi visual yang seharusnya mengedepankan fungsi informasi dan pelayanan publik, justru sering berubah menjadi alat pencitraan personal yang terlalu menonjol.</p>



<h6 class="wp-block-heading">Penyebab Umum: Tradisi, Politik, dan Kurangnya Pemahaman Desain</h6>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu penyebab utama dari kecenderungan ini adalah tradisi birokrasi yang menjadikan figur pemimpin sebagai simbol utama keberhasilan program pemerintah. Identitas institusional sering terpinggirkan oleh dominasi tokoh personal. Dalam konteks politik lokal, penggunaan wajah pemimpin dalam setiap media visual dapat menjadi strategi pencitraan yang terus dipertahankan untuk mempertahankan popularitas (Millah, 2022).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kurangnya pemahaman tentang prinsip dasar desain komunikasi visual di kalangan aparatur pemerintah menjadi masalah serius. Elemen-elemen seperti hierarki informasi, kesesuaian warna, dan komposisi sering kali diabaikan, karena desain hanya dianggap sebagai “hiasan visual”, bukan instrumen komunikasi strategis. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan literasi desain di institusi pemerintahan daerah (Kementerian Kominfo, 2022).</p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-f56f613f wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-light-background-color has-background is-layout-flow wp-container-core-column-is-layout-08414c4c wp-block-column-is-layout-flow" style="border-radius:12px;padding-top:var(--wp--preset--spacing--18);padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--24);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);flex-basis:100%">
<p class="has-custom-color-1-color has-text-color has-link-color wp-elements-14 wp-block-paragraph" style="margin-bottom:var(--wp--preset--spacing--10)"><strong>Baca Juga</strong></p>



<div class="wp-block-query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="has-link-color wp-elements-15 wp-block-post-template has-text-color has-custom-color-3-color has-minute-font-size is-layout-flow wp-container-core-post-template-is-layout-7a3036bf wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-2174 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-culture category-lifestyle tag-aduopini tag-messi tag-mochammad-zawaid-malja tag-ronaldo tag-sepak-bola">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0" class="has-link-color wp-elements-16 wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-15"><a href="https://aduide.id/2026/08/08/absurditas-perdebatan-soal-ronaldo-vs-messi-yang-tak-kunjung-usai/" target="_blank" >Absurditas Perdebatan Soal Ronaldo vs Messi yang Tak Kunjung Usai</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-205 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-art-design category-tech tag-aduopini tag-ai tag-artificial-intelligence tag-contribute tag-esai tag-gema-ganeswara tag-photography tag-tech">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0" class="has-link-color wp-elements-17 wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-15"><a href="https://aduide.id/2025/04/05/ai-dan-pengalaman-manusia-pertanyaan-dan-refleksi/" target="_blank" >AI dan Pengalaman Manusia: Pertanyaan dan Refleksi</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-311 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-art-design category-culture tag-aduopini tag-branding tag-public-policy tag-tourism">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0" class="has-link-color wp-elements-18 wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-15"><a href="https://aduide.id/2025/07/02/bagai-mengecat-dinding-yang-belum-kering-sebuah-catatan-penting-untuk-tourism-branding/" target="_blank" >Bagai Mengecat Dinding yang Belum Kering: Sebuah Catatan Penting untuk Tourism Branding</a></h6>
</li></ul></div>
</div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, banyak institusi pemerintah belum memiliki panduan identitas visual (<em>visual identity guidelines</em>) yang baku dan konsisten. Akibatnya, setiap materi grafis dirancang secara terpisah tanpa arah visual yang terpadu, mengakibatkan kesan tidak profesional dan tidak mencerminkan institusi yang solid (Kementerian Kominfo, 2022).</p>



<h6 class="wp-block-heading">Kendala Struktural: Keterbatasan SDM dan Minimnya Sistem Desain Institusional</h6>



<p class="wp-block-paragraph">Kendala lain yang mendasar adalah keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten di bidang desain komunikasi visual. Banyak dinas dan instansi pemerintah daerah belum memiliki tenaga desain tetap yang menguasai prinsip desain grafis. Alih-alih bekerja sama dengan desainer profesional, tugas desain grafis kerap diserahkan pada staf administratif yang tidak memiliki latar belakang <em>visual communication design</em> (Millah, 2022).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya prioritas anggaran yang dialokasikan untuk pengembangan media visual. Dalam struktur anggaran tahunan, pengeluaran untuk komunikasi visual sering kali dikesampingkan, dianggap sebagai pemborosan belaka. Padahal, desain grafis yang efektif dapat meningkatkan partisipasi dan keterlibatan masyarakat terhadap program-program pemerintah (Wibowo &amp; Purwaningsih, 2020).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Minimnya sinergi antardinas juga mengakibatkan tidak terbentuknya sistem visual yang saling terintegrasi. Desain baliho Dinas A bisa sangat berbeda dengan media dari Dinas B, padahal keduanya berada di bawah institusi pemerintah daerah yang sama. Ketidakterpaduan ini melemahkan citra pemerintah sebagai satu kesatuan organisasi.</p>



<h6 class="wp-block-heading">Minimnya Kesadaran Pemimpin: Kebijakan dan Pentingnya Kolaborasi dengan Warga Kreatif</h6>



<p class="wp-block-paragraph">Kesadaran pemimpin daerah akan pentingnya desain komunikasi visual masih tergolong rendah. Banyak yang belum memahami bahwa desain bukan sekadar urusan estetika, melainkan alat komunikasi strategis yang bisa memengaruhi persepsi publik, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan membangun kepercayaan. Namun, pemahaman semacam ini tidak dapat tumbuh dalam ruang birokrasi tertutup yang minim interaksi dengan dunia kreatif (Millah, 2022).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski begitu, ada contoh progresif yang menunjukkan bahwa kolaborasi antara institusi pemerintah dan komunitas kreatif dapat membawa perubahan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta periode 2017–2022, melalui program identitas visual “+Jakarta”, berhasil membangun ekosistem komunikasi publik berbasis kolaborasi antara birokrat dan profesional desain. Proyek ini melibatkan desainer grafis, ilustrator, serta pengembang teknologi lokal untuk menciptakan sistem visual yang inklusif dan konsisten (Sukma, 2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fokus dari pendekatan +Jakarta bukan pada figur kepala daerah, melainkan pada penguatan identitas kota dan hubungan yang sehat antara institusi dan warga. Komunikasi visual yang muncul lebih representatif dan humanistik. Program tersebut mencerminkan bagaimana desain bisa berfungsi sebagai pengikat kolektif masyarakat dan pemerintah, bukan sebagai alat glorifikasi individu. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah bisa menciptakan sistem komunikasi visual yang baik jika membuka diri terhadap profesionalisme dan keahlian komunitas kreatif (Sukma, 2023; Wibowo &amp; Purwaningsih, 2020).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contoh baik lainnya adalah langkah progresif Pemerintah Provinsi Lampung melalui <strong>Surat Edaran Nomor 131 Tahun 2025</strong>. Edaran ini melarang penggunaan foto Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda dalam media luar ruang seperti baliho, billboard, videotron, reklame kendaraan, dan sejenisnya yang digantikan dengan logo resmi Provinsi Lampung. Tujuan utamanya adalah menitikberatkan komunikasi pada informasi dan substansi program, bukan personalisasi tokoh (Pemprov Lampung, 2025; Detik Sumbagsel, 2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Upaya ini menunjukkan bahwa ketika institusi membuka ruang regulasi dan pemikiran ulang terhadap gaya komunikasi visual yang selama ini terlalu memfokuskan figur, maka komunikasi publik bisa menjadi lebih netral, profesional, dan berbasis substansi (Liputan6, 2025). Langkah ini juga membuka peluang kolaborasi antara aparatur pemerintah dengan komunitas kreatif lokal untuk merancang komunikasi visual yang lebih kuat secara pesan dan estetika. Dengan membatasi elemen personal, ruang komunikasi justru akan semakin terbuka untuk pendekatan desain yang lebih inklusif dan relevan seperti yang terjadi pada proyek +Jakarta sebelumnya (Sukma, 2023).</p>



<h6 class="wp-block-heading">Rekomendasi Solusi</h6>



<p class="wp-block-paragraph">Agar kualitas komunikasi visual pemerintah daerah dapat meningkat secara signifikan, beberapa langkah konkret dapat dipertimbangkan:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Menyusun Pedoman Identitas Visual Institusional</strong><br>Pemerintah daerah perlu mengembangkan <em>brand guideline</em> yang mencakup logo, warna institusional, tipografi, grid layout, dan elemen desain lainnya. Hal ini dapat menjamin konsistensi visual di seluruh media.</li>



<li><strong>Mengalokasikan Anggaran Desain secara Khusus</strong><br>Desain komunikasi harus diakui sebagai investasi, bukan biaya tambahan. Alokasi anggaran yang memadai akan berdampak pada profesionalitas hasil komunikasi publik.</li>



<li><strong>Meningkatkan Kompetensi SDM Internal</strong><br>Pemerintah daerah dapat menyelenggarakan pelatihan desain komunikasi visual dasar bagi staf internal agar lebih sadar akan fungsi desain dan mampu menilai kualitas output.</li>



<li><strong>Membatasi Eksploitasi Figur Pemimpin dalam Desain</strong><br>Gunakan visualisasi pemimpin daerah hanya jika benar-benar relevan secara konteks dan substansi. Fokus utama desain harus tetap pada informasi publik dan pelayanan masyarakat. Bila perlu atur dalam sebuah regulasi yang mengikat dan disosialisasikan ke berbagai pemangku kepentingan.</li>



<li><strong>Membangun Kemitraan dengan Komunitas Kreatif Lokal</strong><br>Bentuk kolaborasi aktif seperti forum desain, program magang, atau kompetisi visual terbuka dapat mempertemukan dunia birokrasi dengan dunia kreatif.</li>



<li><strong>Mengadopsi Model Kolaborasi Pentahelix</strong><br>Libatkan unsur pemerintah, akademisi, komunitas, bisnis, dan media dalam perencanaan strategi komunikasi visual untuk mewujudkan ekosistem komunikasi yang inklusif dan inovatif (Wibowo &amp; Purwaningsih, 2020).</li>



<li><strong>Melakukan Evaluasi Berkala</strong><br>Lakukan evaluasi berkala (audit desain) terhadap seluruh produk komunikasi visual yang telah diterapkan, sesuaikan dengan kebijakan dan pedoman identitas visual yang ada.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan penerapan langkah-langkah di atas, diharapkan komunikasi visual pemerintah daerah tidak lagi menjadi ladang pencitraan personal, melainkan jembatan informasi yang jujur, profesional, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.</p>



<h6 class="wp-block-heading">Referensi</h6>



<p class="wp-block-paragraph">Detik Sumbagsel. (2025, 6 Juli). <em>Pemprov Lampung larang pasang foto Gubernur di baliho, videotron-billboard</em>. Detik. <a href="https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8047909/pemprov-lampung-larang-pasang-foto-gubernur-di-baliho-videotron-billboard?utm_source=chatgpt.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">detikcom</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2022). <em>Pedoman Branding Instansi Pemerintah</em>. <a>https://kominfo.go.id</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Liputan6.com. (2025, 6 Agustus). <em>Foto Gubernur Lampung, Wagub hingga Sekda dilarang tampil di baliho dan videotron, ini penggantinya</em>. Liputan6. <a href="https://www.liputan6.com/regional/read/6125764/foto-gubernur-lampung-wagub-hingga-sekda-dilarang-tampil-di-baliho-dan-videotron-ini-penggantinya?utm_source=chatgpt.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">liputan6.com</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Millah, A. (2022). <em>Kerja Praktik: Pengaruh Elemen Visual dalam Desain Grafis Media Cetak pada Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik</em> [Laporan Kerja Praktik, Universitas Internasional Semen Indonesia]. <a>https://repository.uisi.ac.id/1372/</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemprov Lampung. (2025, 6 Juli). <em>Pemprov Lampung batasi penggunaan foto pejabat di media luar ruang</em>. Pemerintah Provinsi Lampung. <a href="https://lampungprov.go.id/detail-post/pemprov-lampung-batasi-penggunaan-foto-pejabat-di-media-luar-ruang?utm_source=chatgpt.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">lampungprov.go.id</a><a href="https://www.bandarlampungpost.com/lampung/24015623780/pemprov-lampung-keluarkan-aturan-baru-soal-penggunaan-foto-pimpinan-di-media-luar-ruang?utm_source=chatgpt.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">bandarlampungpost.com</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sukma, R. (2023). <em>Membangun Identitas Jakarta Melalui Kampanye Plus Jakarta: Kota Kolaborasi</em>. <a class="" href="https://www.researchgate.net/publication/377859687">https://www.researchgate.net/publication/377859687</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Wibowo, A., &amp; Purwaningsih, A. (2020). Kolaborasi Pentahelix dalam Mewujudkan Kota Kreatif. <em>Jurnal Ilmu Pemerintahan</em>, Universitas Diponegoro. <a>https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/25052</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/08/17/wajah-dalam-desain-grafis-pemerintah-antara-pencitraan-dan-etika-komunikasi-publik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">570</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
