<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Film &#8211; Aduide Media</title>
	<atom:link href="https://aduide.id/tag/film/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://aduide.id</link>
	<description>Township Youth Media</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jan 2026 09:35:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/03/cropped-favicon-32x32.png</url>
	<title>Film &#8211; Aduide Media</title>
	<link>https://aduide.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246255001</site>	<item>
		<title>Me and Earl and the Dying Girl: Melampaui Cerita Klise Manic Pixie Girl</title>
		<link>https://aduide.id/2026/01/18/me-and-earl-and-the-dying-girl-melampaui-cerita-klise-manic-pixie-girl/</link>
					<comments>https://aduide.id/2026/01/18/me-and-earl-and-the-dying-girl-melampaui-cerita-klise-manic-pixie-girl/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 09:10:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduOpini]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Gema Ganeswara]]></category>
		<category><![CDATA[Me and Earl and The Dying Girl]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=1076</guid>

					<description><![CDATA[Manic Pixie Girl adalah istilah yang digunakan kritikus film untuk menyebut pola dalam film-film remaja ketika tokoh perempuan dijadikan alasan bagi laki-laki untuk “memiliki makna hidup”, bukan melalui dirinya sendiri, tetapi melalui kehadiran perempuan itu. Klise yang paling sering muncul adalah perempuan ditempatkan sebagai objek melodrama, terutama karena ia “tak punya banyak waktu lagi”, umumnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Manic Pixie Girl</strong> adalah istilah yang digunakan kritikus film untuk menyebut pola dalam film-film remaja ketika tokoh perempuan dijadikan alasan bagi laki-laki untuk “memiliki makna hidup”, bukan melalui dirinya sendiri, tetapi melalui kehadiran perempuan itu. Klise yang paling sering muncul adalah perempuan ditempatkan sebagai objek melodrama, terutama karena ia “tak punya banyak waktu lagi”, umumnya karena sakit kanker, sementara si laki-laki kemudian tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Dari judulnya saja, <em>Me and Earl and the Dying Girl</em> tampak seperti mengikuti pola tersebut. Namun film ini justru bergerak melampaui klise itu, terutama dalam cara ia membangun kompleksitas relasi antara perempuan dan laki-laki.</p>



<p>Greg, siswa SMA tingkat akhir, adalah anak nerd yang hanya menyukai film. Earl adalah mitra kreatifnya dalam membuat film-film pendek sederhana, dikerjakan mandiri, tanpa bujet, dan seadanya. Keduanya sama-sama pesimistis, membenci semua orang di sekolah, dan hanya menyukai hal-hal yang mereka definisikan sendiri. Greg, dengan kecenderungannya yang lebih depresif, hidup dalam lingkaran yang ia batasi sendiri. Suatu ketika, orang tua Greg memintanya menemani Rachel yang mengidap leukemia, di mana pesimismenya lahir bukan dari kebencian terhadap dunia, melainkan dari kondisi yang perlahan mencabut horizon hidupnya.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="ME AND EARL AND THE DYING GIRL: Official HD Trailer" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/2qfmAllbYC8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Hubungan mereka tumbuh perlahan, bukan melalui romansa, melainkan dari persamaan nasib yang samar namun cukup kuat untuk menyatukan dua orang yang sama-sama bimbang dalam hidupnya masing-masing. Mereka mengakali rasa takut dan ketidakpastian dengan lelucon, tanpa pernah memaksakan harapan apa pun. Inilah antitesis dari formula melodrama yang biasa. Earl hadir di tengah mereka sebagai jembatan perasaan yang alami, bukan sekadar “teman ketiga”, tetapi ruang interpretasi yang memungkinkan Greg dan Rachel memahami perasaan yang sulit mereka ungkapkan. Ketiganya adalah remaja cerdas yang memaknai usia menjelang kedewasaan sebagai ambang batas, titik ketika pilihan, perpisahan, dan ketidaksiapan harus ditanggung, meski belum ada yang benar-benar siap.</p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-28f84493 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-light-background-color has-background is-layout-flow wp-container-core-column-is-layout-61ae05d8 wp-block-column-is-layout-flow" style="border-radius:12px;padding-top:var(--wp--preset--spacing--18);padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--24);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);flex-basis:100%">
<p class="has-custom-color-1-color has-text-color has-link-color wp-elements-7921b8707593f86b9d38baa81fa11bc2" style="margin-bottom:var(--wp--preset--spacing--10)"><strong>Baca Juga</strong></p>



<div class="wp-block-query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="has-link-color wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc wp-block-post-template has-text-color has-custom-color-3-color has-minute-font-size is-layout-flow wp-container-core-post-template-is-layout-cbd8a0e9 wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-205 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-art-design category-tech tag-aduopini tag-ai tag-artificial-intelligence tag-contribute tag-esai tag-gema-ganeswara tag-photography tag-tech">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/04/05/ai-dan-pengalaman-manusia-pertanyaan-dan-refleksi/" target="_blank" >AI dan Pengalaman Manusia: Pertanyaan dan Refleksi</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-311 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini tag-aduopini tag-branding tag-public-policy tag-tourism">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/07/02/bagai-mengecat-dinding-yang-belum-kering-sebuah-catatan-penting-untuk-tourism-branding/" target="_blank" >Bagai Mengecat Dinding yang Belum Kering: Sebuah Catatan Penting untuk Tourism Branding</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-602 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-other tag-aduopini tag-media tag-politik">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/10/17/boikot-trans7-dan-tenggelamnya-skandal-dana-reses-dpr-ketika-distraksi-publik-jadi-senjata-kekuasaan/" target="_blank" >Boikot Trans7 dan Tenggelamnya Skandal Dana Reses DPR: Ketika Distraksi Publik Jadi Senjata Kekuasaan</a></h6>
</li></ul></div>
</div>
</div>



<p>Cerita mereka bergerak dalam jangkauan sinematografis yang manusiawi, dengan pilihan bingkai yang mengikuti pokok pikiran dan keresahan Greg. Pilihan ini tepat, seolah mengingatkan bahwa gambar adalah bahasa universal: bukan untuk tampil lebih memukau daripada aktor, tetapi untuk membawa perasaan manusia yang menyelinap di balik adegan. Dan mungkin yang membuat film ini tidak tergelincir menjadi klise adalah <em>aftertaste</em>-nya, sesuatu yang lebih menjejak daripada upaya menyelipkan kata-kata motivasional tentang hidup. Sebab hidup itu sendiri memang ringkih dan rapuh; kita hanya tertatih belajar darinya, meski tidak selalu menghadiahkan arti apa pun.</p>



<div class="wp-block-group has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<hr class="wp-block-separator has-text-color has-secondary-200-color has-alpha-channel-opacity has-secondary-200-background-color has-background is-style-default"/>



<div class="wp-block-columns is-not-stacked-on-mobile is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-28f84493 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-vertically-aligned-center is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:33.33%">
<figure class="wp-block-image size-full is-style-rounded"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="836" height="836" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Gema-Ganeswara-e1768813351322.webp" alt="" class="wp-image-1080" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Gema-Ganeswara-e1768813351322.webp 836w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Gema-Ganeswara-e1768813351322-300x300.webp 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Gema-Ganeswara-e1768813351322-150x150.webp 150w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Gema-Ganeswara-e1768813351322-768x768.webp 768w" sizes="(max-width: 836px) 100vw, 836px" /></figure>
</div>



<div class="wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:66.66%">
<p class="has-minute-font-size">Ditulis oleh:</p>



<p class="is-style-text-label is-style-text-label--2"><strong><strong>Gema Ganeswara</strong></strong></p>



<p class="has-minute-font-size">Seorang fotografer asal Kuningan, telah mengikuti berbagai program dan lokakarya, serta menampilkan karyanya di dalam dan luar negri, termasuk dalam&nbsp;<em>Familiar Stranger</em>&nbsp;dan&nbsp;<em>Happening Happenstance</em>&nbsp;di Tokyo. Ia secara mandiri menerbitkan photozine seperti&nbsp;<em>27</em>&nbsp;(2024) dan&nbsp;<em>A Passing Glimpse: 6 Days in South Korea</em>, serta berkontribusi dalam buku&nbsp;<em>Anarchy I &amp; II</em>. diterbitkan oleh Ephemere, Jepang. Sambil mengelola bisnis kuliner&nbsp;<em>Nona Ringan</em>, Gema terus mengembangkan proyek jangka panjangnya,&nbsp;<em>The Place Where The Sunshine Doesn’t Exist But Our Love Is Eternal</em>, yang mengeksplorasi perjalanan menuju pengenalan diri melalui berbagai tempat di tanah kelahirannya.</p>
</div>
</div>



<hr class="wp-block-separator has-text-color has-secondary-200-color has-alpha-channel-opacity has-secondary-200-background-color has-background is-style-default"/>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2026/01/18/me-and-earl-and-the-dying-girl-melampaui-cerita-klise-manic-pixie-girl/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1076</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Epy Kusnandar Tutup Usia, Dunia Seni Peran Kembali Kehilangan Sosok Inspiratif</title>
		<link>https://aduide.id/2025/12/04/epy-kusnandar-tutup-usia-dunia-seni-peran-kembali-kehilangan-sosok-inspiratif/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/12/04/epy-kusnandar-tutup-usia-dunia-seni-peran-kembali-kehilangan-sosok-inspiratif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 03:57:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Aktor]]></category>
		<category><![CDATA[Epy Kusnandar]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Preman Pensiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=824</guid>

					<description><![CDATA[Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti duka. Aktor senior Epy Kusnandar, sosok yang begitu lekat dengan perannya sebagai Kang Mus dalam serial Preman Pensiun, meninggal dunia pada Rabu (3/12) pukul 14.24 WIB. Kabar itu disampaikan langsung istrinya, Karina Ranau, lewat unggahan di Instagram yang sontak membuat publik terpukul. Epy wafat di usia 61 tahun. Jenazahnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti duka. Aktor senior <strong>Epy Kusnandar</strong>, sosok yang begitu lekat dengan perannya sebagai Kang Mus dalam serial Preman Pensiun, meninggal dunia pada Rabu (3/12) pukul 14.24 WIB. Kabar itu disampaikan langsung istrinya, Karina Ranau, lewat unggahan di Instagram yang sontak membuat publik terpukul.</p>



<p>Epy wafat di usia 61 tahun. Jenazahnya disemayamkan di Harmony Residence 88, Jakarta Selatan, sebelum dikebumikan keesokan paginya di TPU Jeruk Purut.</p>



<p>Lahir di Garut, Jawa Barat, Epy dikenal luas sebagai sosok aktor dengan karakter kuat yang sulit digantikan. Meski telah memulai karier sejak lama<strong>,</strong> ia tetap menjadi ikon yang tak terlupakan bagi penggemar serial Preman Pensiun.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--7">Karya Terpopuler Epy Kusnandar</h2>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-summary-2 is-style-text-summary-2--8">Serial &amp; Sinetron</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Preman Pensiun</strong> (2015–2022) Berperan sebagai Kang Mus. Karya paling ikonik Epy. Membuat namanya melejit kembali dan melekat di hati penonton Indonesia.</li>



<li><strong>1 Kakak 7 Ponakan</strong> (1996). Debut awal Epy di televisi yang membuka perjalanan kariernya di dunia akting.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-summary-2 is-style-text-summary-2--9">Film Layar Lebar</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Petualangan Sherina</strong> (2000). Salah satu film musikal anak paling legendaris Indonesia. Epy ikut berperan dalam jajaran karakter pendukung yang memorable.</li>



<li><strong>Get Married</strong> (2007). Film komedi-romantis sukses besar pada masanya dan memperkuat posisi Epy di perfilman Indonesia.</li>



<li><strong>The Tarix Jabrix</strong> (2008). Film komedi remaja populer yang menambah daftar karya besar Epy di era 2000-an.</li>



<li><strong>The Raid 2: Berandal </strong>(2014). Film aksi internasional. Keterlibatan Epy menunjukkan kapasitasnya menjangkau genre yang lebih luas.</li>



<li><strong>Preman Pensiun: The Movie</strong> (2019). Melanjutkan kesuksesan serialnya. Epy kembali sebagai Kang Mus dan film ini memperoleh sambutan besar dari penonton.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-summary-2 is-style-text-summary-2--10">Film &amp; Serial Lain yang Banyak Dikenal Publik</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Reborn: Jalan Baru</strong> (2017)</li>



<li><strong>Si Kabayan</strong> (berbagai versi)</li>



<li><strong>FTV &amp; produksi televisi lokal</strong> (puluhan judul)</li>
</ul>



<p>Epy sempat menjalani masa-masa sulit beberapa tahun terakhir. Ia pernah divonis hanya memiliki waktu empat bulan akibat tumor otak. Kondisi itu juga diperparah oleh riwayat stroke ringan yang dialaminya pada 2020.</p>



<p>Meski begitu, Epy terus bertahan, menjalani berbagai pengobatan, dan tetap aktif di dunia hiburan. Sampai akhirnya, di awal Desember ini, perjuangannya berakhir. Pihak keluarga belum mengungkapkan penyebab pasti kepergiannya.</p>



<p>Kabar meninggalnya Epy langsung memicu gelombang duka di media sosial. Penggemar mengenang sosoknya yang hangat dan sederet momen lucu yang lahir dari karakter Kang Mus.</p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-28f84493 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-light-background-color has-background is-layout-flow wp-container-core-column-is-layout-61ae05d8 wp-block-column-is-layout-flow" style="border-radius:12px;padding-top:var(--wp--preset--spacing--18);padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--24);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);flex-basis:100%">
<p class="has-custom-color-1-color has-text-color has-link-color wp-elements-7921b8707593f86b9d38baa81fa11bc2" style="margin-bottom:var(--wp--preset--spacing--10)"><strong>Baca Juga</strong></p>



<div class="wp-block-query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="has-link-color wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc wp-block-post-template has-text-color has-custom-color-3-color has-minute-font-size is-layout-flow wp-container-core-post-template-is-layout-cbd8a0e9 wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-161 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini tag-aduopini tag-indonesia-gelap">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/03/23/kini-gelapnya-bangsa-kian-pekat/" target="_blank" >Kini, Gelapnya Bangsa Kian Pekat</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-195 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-film tag-adukabar tag-animasi tag-film tag-jumbo">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/03/29/jumbo-film-animasi-epik-buatan-indonesia-bakal-tayang-di-bioskop-mulai-lebaran-tahun-ini/" target="_blank" >JUMBO: Film Animasi Epik Buatan Indonesia Bakal Tayang di Bioskop Mulai Lebaran Tahun Ini</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-198 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-film tag-adukabar tag-film tag-ray-sahetapy">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/04/02/dunia-perfilman-indonesia-berduka-ray-sahetapy-meninggal-dunia/" target="_blank" >Dunia Perfilman Indonesia Berduka: Ray Sahetapy Meninggal Dunia</a></h6>
</li></ul></div>
</div>
</div>



<p>Meski telah berpulang, karya-karya Epy tetap hidup. Preman Pensiun, film-film yang ia bintangi, hingga potongan dialog khasnya akan terus melekat di ingatan penonton.</p>



<p>Kepergian Epy Kusnandar adalah pengingat bahwa aktor hebat bukan hanya soal peran yang dimainkan, tetapi soal ketulusan hati di belakang layar. <strong>Selamat jalan, Kang Mus. Terima kasih untuk semua karya, cerita dan tawa yang sudah kamu ciptakan.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/12/04/epy-kusnandar-tutup-usia-dunia-seni-peran-kembali-kehilangan-sosok-inspiratif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">824</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pocket Animation: “Aku dan Academic Burnout” by Diandra Mauludin &#038; Iyan Sofyan</title>
		<link>https://aduide.id/2025/07/19/pocket-animation-aku-dan-academic-burnout-by-diandra-mauludin-iyan-sofyan/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/07/19/pocket-animation-aku-dan-academic-burnout-by-diandra-mauludin-iyan-sofyan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 06:27:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[FeaturedPiece]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Animation]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=409</guid>

					<description><![CDATA[Sinopsis: Tara, seorang mahasiswa tingkat akhir, mengalami kelelahan fisik dan mental akibat tekanan skripsi yang tak kunjung selesai. Hari-harinya dipenuhi penundaan dan pelarian ke hiburan demi meredakan stres, namun justru membuat beban semakin berat. Saat merasa di titik terendah, Tara mulai menyadari pentingnya menghadapi masalah dengan langkah kecil dan terencana. Dengan tekad baru, ia perlahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sinopsis:</p>



<p>Tara, seorang mahasiswa tingkat akhir, mengalami kelelahan fisik dan mental akibat tekanan skripsi yang tak kunjung selesai. Hari-harinya dipenuhi penundaan dan pelarian ke hiburan demi meredakan stres, namun justru membuat beban semakin berat. Saat merasa di titik terendah, Tara mulai menyadari pentingnya menghadapi masalah dengan langkah kecil dan terencana. Dengan tekad baru, ia perlahan bangkit dan kembali menata hidupnya, menyadari bahwa menunda boleh, asal tidak lari dari tanggung jawab.</p>



<p>Created by <a href="https://www.instagram.com/ian5._?igsh=MXQ2MHd5YzRqeW00eA==" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Diandra Mauludin</a> &amp; <a href="https://www.instagram.com/isyann_is?igsh=MWVwZnE2MnNpdWE3aw==" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Iyan Sofyan</a></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Aku dan Academic Burnout" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/H5gnl4lOkYQ?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/07/19/pocket-animation-aku-dan-academic-burnout-by-diandra-mauludin-iyan-sofyan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">409</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Joe Taslim Resmi Comeback di Film Mortal Kombat II, Kali ini Berperan Sebagai Bi-Han</title>
		<link>https://aduide.id/2025/07/19/joe-taslim-resmi-comeback-di-film-mortal-kombat-ii-kali-ini-berperan-sebagai-bi-han/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/07/19/joe-taslim-resmi-comeback-di-film-mortal-kombat-ii-kali-ini-berperan-sebagai-bi-han/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 05:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Joe Taslim]]></category>
		<category><![CDATA[Mortal Kombat 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=398</guid>

					<description><![CDATA[Joe Taslim resmi comeback ke semesta Mortal Kombat. Tapi bukan sebagai Sub-Zero seperti di film pertama, melainkan jadi versi yang jauh lebih gelap dan mengerikan: Noob Saibot. Buat yang udah ngikutin lore game-nya, pasti tau kalau Bi-Han (Sub-Zero pertama) memang bereinkarnasi jadi Noob setelah “dibakar habis” oleh Scorpion. Dan yes, di film Mortal Kombat II [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Joe Taslim resmi comeback ke semesta Mortal Kombat. Tapi bukan sebagai Sub-Zero seperti di film pertama, melainkan jadi versi yang jauh lebih gelap dan mengerikan: Noob Saibot. Buat yang udah ngikutin lore game-nya, pasti tau kalau Bi-Han (Sub-Zero pertama) memang bereinkarnasi jadi Noob setelah “dibakar habis” oleh Scorpion. Dan yes, di film Mortal Kombat II yang rencananya rilis Oktober 2025, transformasi itu bakal kejadian juga.</p>



<p>Trailer-nya baru aja rilis dan fans langsung dibuat merinding. Sosok Noob Saibot muncul dalam balutan bayangan, dengan mata putih menyala dan aura penuh dendam. Nuansa yang ditunjukin jauh lebih kelam dari film pertama. Bahkan posternya pun nggak main-main—Joe tampil sebagai siluet bayangan yang bener-bener intimidating.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Mortal Kombat II | Official Trailer" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/ZdC5mFHPldg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="is-style-default">Joe sendiri kayaknya udah nggak sabar. Di Instagram, dia unggah potongan trailer sambil nulis caption singkat tapi nendang: “Let’s do it again… Hanzo!” Lo yang ngerti cerita Mortal Kombat pasti tahu maksudnya—Scorpion alias Hanzo Hasashi bakal jadi lawan utamanya lagi. Ini kemungkinan bakal jadi salah satu duel paling panas di film nanti.</p>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="832" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG_6041-1024x832.jpeg" alt="" class="wp-image-407" style="border-radius:15px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG_6041-1024x832.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG_6041-300x244.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG_6041-768x624.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG_6041-1536x1248.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG_6041.jpeg 1784w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Selain Joe, film ini juga kedatangan beberapa karakter baru dari game klasik Mortal Kombat. Ada Johnny Cage (diperankan Karl Urban), Kitana, Jade, Baraka, Sindel, dan masih banyak lagi. Dan kabarnya, kali ini ceritanya beneran bakal masuk ke turnamen Mortal Kombat yang sesungguhnya. Jadi nggak lagi pemanasan kayak film sebelumnya.</p>



<p>Film ini dijadwalkan tayang 24 Oktober 2025 di bioskop dan IMAX. Dari trailer dan strategi promonya yang makin gencar, Warner Bros jelas nggak main-main di sekuel ini. Tone filmnya lebih gelap, karakternya lebih banyak, dan aksi laganya dijanjikan lebih brutal—tentu saja dengan signature fatality khas Mortal Kombat yang bikin fans puas.</p>



<p>Joe Taslim sendiri kembali menunjukkan kelasnya. Dari jago silat di The Raid, jadi ninja es di Mortal Kombat, dan kini menjelma jadi sosok bayangan penuh amarah. Ini bukan cuma soal main film luar negeri, tapi gimana seorang aktor Indonesia bisa punya impact kuat di film pop culture global. Keren banget.</p>



<p>Kalau lo fans Mortal Kombat, pecinta film action, atau cuma pengin liat Joe Taslim ngeluarin jurus-jurus sadisnya lagi—Mortal Kombat II wajib masuk watchlist.</p>



<p>Stay brutal. Finish them.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/07/19/joe-taslim-resmi-comeback-di-film-mortal-kombat-ii-kali-ini-berperan-sebagai-bi-han/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">398</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dunia Perfilman Indonesia Berduka: Ray Sahetapy Meninggal Dunia</title>
		<link>https://aduide.id/2025/04/02/dunia-perfilman-indonesia-berduka-ray-sahetapy-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/04/02/dunia-perfilman-indonesia-berduka-ray-sahetapy-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Azhar N. Ahdiyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2025 11:12:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Ray Sahetapy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=198</guid>

					<description><![CDATA[(Foto: Instagram/@nugrohoenator) Dunia perfilman Indonesia berduka atas meninggalnya aktor senior Ray Sahetapy pada Selasa, 1 April 2025, pukul 21.04 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta. Kabar duka ini disampaikan oleh adik almarhum, Charly Sahetapy, yang mengungkapkan bahwa Ray menghembuskan napas terakhirnya di ruang ICU rumah sakit tersebut. Ray Sahetapy, yang lahir pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-minuscule-font-size">(Foto: Instagram/@nugrohoenator)</p>



<p>Dunia perfilman Indonesia berduka atas meninggalnya aktor senior <strong>Ray Sahetapy</strong> pada Selasa, 1 April 2025, pukul 21.04 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta. Kabar duka ini disampaikan oleh adik almarhum, Charly Sahetapy, yang mengungkapkan bahwa Ray menghembuskan napas terakhirnya di ruang ICU rumah sakit tersebut.</p>



<p>Ray Sahetapy, yang lahir pada 1 Januari 1957, dikenal sebagai salah satu aktor terbaik Indonesia dengan karier yang membentang lebih dari empat dekade. Ia telah membintangi berbagai film dan sinetron, serta dikenal karena dedikasinya dalam dunia seni peran. Beberapa film terkenal yang dibintanginya antara lain:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>&#8220;Gie&#8221; (2005)</strong> &#8211; Ray berperan sebagai Haji Agus Salim, sebuah peran yang sangat diingat oleh para penonton karena kedalaman karakter yang ia bawa.</li>



<li><strong>&#8220;Ayat-Ayat Cinta&#8221; (2008)</strong> &#8211; Dalam film ini, Ray Sahetapy memerankan sosok yang penuh kebijaksanaan, menambah lapisan emosi dalam film yang penuh dengan nuansa religi dan romantisme ini.</li>



<li><strong>&#8220;The Raid: Redemption&#8221; (2011)</strong> &#8211; Sebuah film laga yang sangat terkenal, di mana Ray memerankan karakter yang cukup penting dalam alur cerita.</li>



<li><strong>&#8220;Soekarno&#8221; (2013)</strong> &#8211; Ray memainkan peran penting sebagai tokoh sejarah Indonesia, HOS Tjokroaminoto, dalam film yang mengisahkan perjalanan hidup Presiden pertama Indonesia.</li>



<li><strong>&#8220;Haji Backpacker&#8221; (2014)</strong> &#8211; Dalam film ini, Ray tampil dalam peran yang penuh dengan nuansa spiritual dan penuh makna.</li>
</ol>



<p>Pada pertengahan 2023, Ray mengalami serangan stroke yang mengharuskannya menjalani perawatan intensif dan istirahat total. Kondisinya sempat membaik, dan ia bahkan merayakan Idul Fitri bersama keluarga pada 2024. Namun, kesehatannya kembali menurun hingga akhirnya meninggal dunia pada usia 68 tahun.</p>



<p>Ray meninggalkan empat orang anak dari pernikahannya dengan penyanyi dan aktris Dewi Yull, yaitu Giscka Putri Agustina Sahetapy (almh.), Rama Putra Sahetapy, Surya Sahetapy, dan Muhammad Raya Sahetapy.</p>



<p>Kepergian Ray Sahetapy meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama artis, dan para penggemar. Kontribusinya dalam dunia perfilman Indonesia akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/04/02/dunia-perfilman-indonesia-berduka-ray-sahetapy-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198</post-id>	</item>
		<item>
		<title>JUMBO: Film Animasi Epik Buatan Indonesia Bakal Tayang di Bioskop Mulai Lebaran Tahun Ini</title>
		<link>https://aduide.id/2025/03/29/jumbo-film-animasi-epik-buatan-indonesia-bakal-tayang-di-bioskop-mulai-lebaran-tahun-ini/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/03/29/jumbo-film-animasi-epik-buatan-indonesia-bakal-tayang-di-bioskop-mulai-lebaran-tahun-ini/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2025 21:33:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Animasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jumbo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=195</guid>

					<description><![CDATA[Industri film animasi Indonesia kembali menggeliat dengan kehadiran Jumbo, sebuah karya terbaru dari Visinema Animation yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 31 Maret 2025, bertepatan dengan libur Lebaran. Yang bikin makin keren, film ini nggak cuma bakal dinikmati di Tanah Air, tapi juga dirilis di 17 negara! Disutradarai oleh Ryan Adriandhy dalam debut penyutradaraannya, Jumbo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Industri film animasi Indonesia kembali menggeliat dengan kehadiran Jumbo, sebuah karya terbaru dari Visinema Animation yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 31 Maret 2025, bertepatan dengan libur Lebaran. Yang bikin makin keren, film ini nggak cuma bakal dinikmati di Tanah Air, tapi juga dirilis di 17 negara!</p>



<p>Disutradarai oleh Ryan Adriandhy dalam debut penyutradaraannya, Jumbo menghadirkan cerita yang relatable buat banyak orang. Film ini mengikuti perjalanan Don (Prince Poetiray), seorang anak yang sering diremehkan karena tubuhnya yang besar. Untuk membuktikan dirinya lebih dari sekadar julukan “Jumbo,” Don nekat mengikuti pertunjukan bakat dengan menampilkan sandiwara panggung dari buku cerita peninggalan orang tuanya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="683" height="1024" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG_5589-683x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-196" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG_5589-683x1024.jpeg 683w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG_5589-200x300.jpeg 200w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG_5589-768x1152.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG_5589-1024x1536.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG_5589.jpeg 1365w" sizes="auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px" /></figure>



<p>Namun, rencana Don nggak semulus yang dibayangkan. Bukunya dicuri oleh Atta, seorang teman yang iri padanya. Saat berusaha mengambilnya kembali, Don bertemu dengan Meri (Quinn Salman), seorang roh yang ingin bersatu kembali dengan keluarganya. Dari sinilah petualangan seru mereka dimulai, membawa pesan kuat tentang persahabatan, keberanian, dan kepercayaan diri.</p>



<p>Selain ceritanya yang menarik, Jumbo juga menghadirkan deretan pengisi suara kelas A. Ada Prince Poetiray sebagai Don, Graciella Abigail sebagai Mae, Yusuf Özkan sebagai Nurman, Muhammad Adhiyat sebagai Atta, dan Quinn Salman sebagai Meri. Gak cuma itu, nama-nama besar seperti Ratna Riantiarno, Kiki Narendra, Ariyo Wahab, Bunga Citra Lestari, Ariel Noah, Cinta Laura, hingga Angga Yunanda juga ikut meramaikan film ini.</p>



<p>Satu hal yang bikin kita patut bangga adalah fakta bahwa film ini diproduksi sepenuhnya di Indonesia, termasuk proses render yang dilakukan di Cimahi, Jawa Barat. Lebih dari 200 animator lokal terlibat dalam proyek yang sudah digarap sejak 2020 ini.</p>



<p>CEO Visinema, Angga Dwimas Sasongko, menyatakan bahwa Jumbo adalah langkah besar bagi industri animasi Indonesia. “Film ini membuktikan bahwa kita bisa membuat animasi berkualitas tinggi tanpa harus bergantung pada studio luar negeri,” ujarnya.</p>



<p>Dengan segala daya tariknya, Jumbo punya potensi besar untuk menjadi film animasi lokal tersukses. Apalagi, momen rilisnya pas di libur Lebaran, di mana bioskop biasanya penuh sesak oleh keluarga yang mencari hiburan berkualitas.</p>



<p>Jadi, siap buat dukung karya anak bangsa? Catat tanggalnya, 31 Maret 2025, dan jangan sampai ketinggalan petualangan Jumbo di layar lebar!</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Official Teaser Trailer - JUMBO | Segera 2025 di Bioskop" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/YW3sQ16oksY?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/03/29/jumbo-film-animasi-epik-buatan-indonesia-bakal-tayang-di-bioskop-mulai-lebaran-tahun-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
