<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cirebon &#8211; Aduide Media</title>
	<atom:link href="https://aduide.id/tag/cirebon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://aduide.id</link>
	<description>Township Youth Media</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Sep 2026 02:19:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/03/cropped-favicon-32x32.png</url>
	<title>Cirebon &#8211; Aduide Media</title>
	<link>https://aduide.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246255001</site>	<item>
		<title>Pentas Irama Dwara Hadir di Cirebon, Waves Studio Padukan Musik dan Kultur Kreatif</title>
		<link>https://aduide.id/2026/09/30/pentas-irama-dwara-hadir-di-cirebon-waves-studio-padukan-musik-dan-kultur-kreatif/</link>
					<comments>https://aduide.id/2026/09/30/pentas-irama-dwara-hadir-di-cirebon-waves-studio-padukan-musik-dan-kultur-kreatif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2026 02:18:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Gigs]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[Pentas Irama]]></category>
		<category><![CDATA[Waves Studio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=2392</guid>

					<description><![CDATA[Waves Studio kembali menghadirkan Pentas Irama melalui Pentas Irama Dwara, sebuah gelaran yang mempertemukan musik, seni, komedi, komunitas, dan berbagai aktivitas kreatif dalam satu rangkaian acara. Kegiatan ini akan berlangsung pada 10 Oktober 2026 di Goa Sunyaragi, Cirebon. Pada edisi kali ini, Pentas Irama Dwara membawa format yang lebih luas dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Jika Pentas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Waves Studio kembali menghadirkan Pentas Irama melalui <strong><a href="https://www.instagram.com/pentas.irama/" target="_blank" rel="noopener">Pentas Irama Dwara</a></strong>, sebuah gelaran yang mempertemukan musik, seni, komedi, komunitas, dan berbagai aktivitas kreatif dalam satu rangkaian acara. Kegiatan ini akan berlangsung pada <strong>10 Oktober 2026</strong> di <strong>Goa Sunyaragi, Cirebon</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada edisi kali ini, Pentas Irama Dwara membawa format yang lebih luas dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Jika Pentas Irama sebelumnya dikenal melalui konsep pertunjukan musik yang lebih intim, edisi Dwara dikembangkan dengan pendekatan semi festival yang menghadirkan lebih banyak aktivitas bagi pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu nama yang menjadi daya tarik utama adalah <strong>Reality Club</strong>, band indie pop asal Jakarta yang akan tampil sebagai penampil utama. Kehadiran Reality Club sekaligus memperkuat posisi Pentas Irama sebagai ruang pertemuan antara musisi, audiens, komunitas, dan ekosistem kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Head Project Pentas Irama, Rasyid Bajrie, perubahan format tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memberikan pengalaman yang lebih luas kepada pengunjung.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Pentas Irama Dwara menjadi langkah baru bagi kami karena kali ini skalanya lebih besar dan formatnya kami kembangkan menjadi semi festival.”</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Rasyid menjelaskan, pemilihan Goa Sunyaragi sebagai lokasi juga memberikan konteks tersendiri bagi penyelenggaraan Pentas Irama Dwara. Ruang dan budaya lokal Cirebon menjadi bagian dari pengalaman acara, salah satunya melalui <strong>LAIR Special Sintren Set</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, pengembangan Pentas Irama Dwara tidak hanya berkaitan dengan skala pertunjukan. Waves Studio juga mencoba memperluas pengalaman audiens dengan mempertemukan musik dan berbagai bentuk ekspresi kreatif dalam satu ruang.</p>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca032e0&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca032e0" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="819" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/Pentas-Irama-Dwara-819x1024.png" alt="Pentas Irama Dwara" class="wp-image-2395" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/Pentas-Irama-Dwara-819x1024.png 819w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/Pentas-Irama-Dwara-768x960.png 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/Pentas-Irama-Dwara-240x300.png 240w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/Pentas-Irama-Dwara.png 1080w" sizes="(max-width: 819px) 100vw, 819px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--4">Pentas Irama Dwara Hadirkan Beragam Aktivitas Kreatif</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pertunjukan musik, Pentas Irama Dwara menghadirkan sejumlah program pendamping yang dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program tersebut mencakup <strong>Sunset Yoga Session</strong> bersama Bloom and Breath Society, <strong>stand-up comedy</strong> bersama Hihihi Crop, serta <strong>Hidden Frequence</strong> bersama Emina yang menghadirkan Tyoall, Noyzeborn, dan Noraebang Party.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengunjung juga dapat menikmati ruang eksplorasi seni melalui <strong>Art Showcase oleh Ruwaka</strong> dan <strong>Pop Up Creative</strong>. Area Food and Beverage turut disiapkan untuk melengkapi pengalaman pengunjung selama acara berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ragam program tersebut memperlihatkan bagaimana musik ditempatkan sebagai titik temu untuk mempertemukan berbagai aktivitas dan komunitas kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin orang datang ke Pentas Irama bukan hanya untuk menonton musisi lalu pulang, tapi benar-benar menikmati satu pengalaman bersama,” ujar Rasyid.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, berbagai program pendamping tersebut dipilih dari aktivitas yang dekat dengan keseharian masyarakat, mulai dari yoga, komedi, seni, creative market, hingga kuliner. Pentas Irama Dwara juga diharapkan dapat mempertemukan lebih banyak komunitas dan pelaku kreatif untuk saling mengenal dan berkolaborasi.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--5">Goa Sunyaragi Menjadi Ruang Pertemuan Musik dan Kultur Lokal</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pemilihan <strong>Goa Sunyaragi</strong> sebagai lokasi Pentas Irama Dwara memberikan dimensi lain dalam penyelenggaraan acara. Tempat tersebut tidak hanya berfungsi sebagai lokasi pertunjukan, tetapi menjadi bagian dari konteks yang mempertemukan musik kontemporer dengan ruang dan budaya lokal Cirebon.</p>



<div class="wp-block-group adu-related has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<p class="adu-related__label wp-block-paragraph">Baca Juga</p>



<div class="wp-block-query adu-related__query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="adu-related__list wp-block-post-template is-layout-flow wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-242 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-gigs tag-adukabar tag-art tag-cirebon tag-community tag-culinary tag-gigs tag-komunikoffie tag-music">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2025-04-16T00:09:08+07:00">16 April 2025</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2025/04/16/a-shot-of-gratitude-selebrasi-empat-tahun-komunikoffie-tumbuh-bersama/" target="_blank" >A Shot of Gratitude: Selebrasi Empat Tahun Komunikoffie Tumbuh Bersama</a></h3>
</li><li class="wp-block-post post-615 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-art-design category-gigs tag-adukabar tag-art tag-design tag-dkv-uniku tag-dkvest tag-internasional tag-kuningan tag-music">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2025-10-23T16:08:51+07:00">23 Oktober 2025</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2025/10/23/gema-kreativitas-ala-dkv-uniku-libatkan-kreator-dari-4-benua-dalam-dkvest-vi/" target="_blank" >Gema Kreativitas Ala DKV Uniku: Libatkan Kreator dari 4 Benua dalam DKVEST VI</a></h3>
</li><li class="wp-block-post post-2333 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-music category-newrelease tag-kuningan tag-mariners tag-music tag-newrelease">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2026-09-17T08:41:39+07:00">17 September 2026</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2026/09/17/mariners-rilis-ep-perdana-gradasi-yang-berantakan-empat-lagu-dalam-kekacauan-yang-belum-selesai/" target="_blank" >Mariners Rilis EP Perdana Gradasi yang Berantakan!, Empat Lagu dalam Kekacauan yang Belum Selesai</a></h3>
</li></ul>

</div>



<style>
.adu-related{
  --maroon:#871338;
  --berry:#BC3862;
  --ink:#111111;
  --muted:#696969;
  --line:#DDDDDD;
  margin:clamp(34px,4.5vw,54px) 0;
  padding:20px 0 22px;
  border-top:1px solid var(--maroon);
  border-bottom:1px solid var(--maroon);
}

/* label kecil "Baca Juga" */
.adu-related__label{
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;
  font-size:14px!important;font-weight:700;letter-spacing:.16em;text-transform:uppercase;
  color:var(--maroon);margin:0;display:flex;align-items:center;gap:10px;line-height:1;
}
.adu-related__label::before{
  content:"";width:22px;height:2px;background:var(--berry);flex:0 0 auto;
}

/* daftar */
.adu-related__list{list-style:none!important;margin:0!important;padding:0!important}
.adu-related__list > li{
  display:flex;flex-direction:column;margin:0;padding:0 0 2px;
  transition:padding-left .3s cubic-bezier(.2,.7,.2,1);
}
.adu-related__list > li:hover{padding-left:8px}

/* tanggal di kanan atas, sekaligus jadi garis pemisah */
.adu-related__date{
  order:1;width:100%;text-align:right;
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;
  font-size:11px;font-weight:700;letter-spacing:.14em;text-transform:uppercase;
  color:var(--muted);margin:0;padding:12px 0 9px;
  border-bottom:1px solid var(--line);
  transition:border-color .3s ease,color .3s ease;
}
.adu-related__list > li:first-child .adu-related__date{padding-top:4px}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__date{border-bottom-color:var(--maroon);color:var(--maroon)}

/* judul */
.adu-related__post-title{
  order:2;
  font-family:'Unbounded',system-ui,sans-serif;
  font-size:clamp(15px,1.6vw,17.5px)!important;font-weight:400;letter-spacing:0em;line-height:1.35;
  margin:13px 0 0;
}
.adu-related__post-title a{
  color:var(--ink);text-decoration:none;transition:color .25s ease;
  display:inline-flex;align-items:baseline;gap:8px;
}
.adu-related__post-title a::after{
  content:"\2197";font-family:system-ui,sans-serif;font-size:.8em;font-weight:400;
  color:var(--berry);opacity:0;transform:translate(-4px,3px);
  transition:opacity .28s ease,transform .28s cubic-bezier(.2,.7,.2,1);
}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__post-title a{color:var(--maroon)}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__post-title a::after{opacity:1;transform:translate(0,0)}

.adu-related__empty{
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;color:var(--muted);font-size:15px;margin:14px 0 0;
}

@media(max-width:520px){
  .adu-related__post-title{font-size:15px!important}
  .adu-related__list > li:hover{padding-left:0}
}
@media(prefers-reduced-motion:reduce){
  .adu-related *{transition-duration:.001ms!important}
}
</style>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran LAIR Special Sintren Set menjadi salah satu bentuk upaya tersebut. Program ini menunjukkan bagaimana unsur budaya lokal dapat hadir berdampingan dengan pertunjukan musik dan aktivitas kreatif dalam format festival.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep lintas disiplin yang dibawa Pentas Irama Dwara juga membuka kemungkinan bagi pengunjung untuk menikmati acara melalui pengalaman yang berbeda. Musik menjadi salah satu pintu masuk, sementara seni visual, komedi, aktivitas komunitas, wellness, kuliner, dan program kreatif lainnya menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Format tersebut sekaligus memperluas karakter Pentas Irama dari pertunjukan musik menjadi ruang interaksi antara berbagai pelaku dalam ekosistem kreatif.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--6">Waves Studio dan Pengembangan Ekosistem Kreatif</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pentas Irama Dwara menjadi bagian dari upaya Waves Studio mengembangkan ruang aktivasi musik dan kultur kreatif. Melalui berbagai programnya, Waves Studio mempertemukan musisi, komunitas, pelaku kreatif, dan audiens dalam pengalaman yang dibangun melalui kolaborasi lintas bidang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Waves Studio sendiri merupakan studio agensi yang bergerak dalam bidang musik, seni rupa, dan literasi dengan perhatian pada konteks urban, identitas kota, serta kebudayaan. Aktivitasnya mencakup festival, pameran, ruang baca dan diskusi, lokakarya, penelitian, hingga penerbitan buku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pengembangannya, Waves Studio memiliki arah untuk menjadi institut seni pertunjukan kontemporer sekaligus ekosistem studi yang menyediakan ruang belajar publik dengan nilai kesetaraan, berbagi, solidaritas, pertemanan, dan kebersamaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui Pentas Irama Dwara, arah tersebut diterjemahkan ke dalam sebuah perayaan yang mempertemukan musik dan berbagai praktik kreatif dalam satu ruang. Acara ini akan berlangsung pada <strong>10 Oktober 2026 di Goa Sunyaragi, Cirebon</strong>, dengan Reality Club sebagai penampil utama serta sejumlah program seni dan aktivitas kreatif lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2026/09/30/pentas-irama-dwara-hadir-di-cirebon-waves-studio-padukan-musik-dan-kultur-kreatif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2392</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waves Studio Gelar Menuju Pentas Irama Dwara, Colorcode Jadi Bintang Tamu Utama</title>
		<link>https://aduide.id/2026/09/14/waves-studio-gelar-menuju-pentas-irama-dwara-colorcode-jadi-bintang-tamu-utama/</link>
					<comments>https://aduide.id/2026/09/14/waves-studio-gelar-menuju-pentas-irama-dwara-colorcode-jadi-bintang-tamu-utama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 05:15:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Gigs]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Colorcode]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[Pentas Irama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=2319</guid>

					<description><![CDATA[Menjelang penyelenggaraan Pentas Irama Dwara pada 10 Oktober 2026, Waves Studio menggelar Menuju Pentas Irama Dwara di Famouz Cafe, Cirebon, pada 12 September 2026. Pertunjukan ini menjadi salah satu rangkaian menuju gelaran utama Pentas Irama sekaligus mempertemukan sejumlah musisi dengan karakter musik yang beragam dalam satu panggung. Salah satu daya tarik utama dalam gelaran tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Menjelang penyelenggaraan <strong>Pentas Irama Dwara</strong> pada 10 Oktober 2026, Waves Studio menggelar <strong>Menuju Pentas Irama Dwara</strong> di Famouz Cafe, Cirebon, pada 12 September 2026. Pertunjukan ini menjadi salah satu rangkaian menuju gelaran utama Pentas Irama sekaligus mempertemukan sejumlah musisi dengan karakter musik yang beragam dalam satu panggung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu daya tarik utama dalam gelaran tersebut adalah kehadiran <strong>Colorcode</strong>, band asal Yogyakarta yang menjadi bintang tamu utama. Kehadiran Colorcode sekaligus menambah daftar penampil yang sebelumnya pernah tampil dalam rangkaian Pentas Irama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Colorcode dikenal melalui sejumlah lagu seperti <em>Merra</em>, <em>All Is Gone</em>, dan <em>Losing Passion</em>, yang merepresentasikan karakter pop punk mereka. Dalam Menuju Pentas Irama Dwara, mereka membawa energi dari album terbaru <em>Constant Change</em> ke hadapan penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Colorcode, panggung Menuju Pentas Irama Dwara juga diisi oleh <strong>Black Corollas, Morbid Throne, dan Losing Fight</strong>. Perbedaan karakter musik dari masing-masing penampil membuat pertunjukan ini tidak berhenti pada satu warna musik saja. Penonton diajak menikmati beragam rona musikal yang hadir dalam satu perjumpaan.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--10">Colorcode Bicara Proses Kreatif dan Masa Hiatus</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Colorcode tidak hanya berlangsung di atas panggung. Dalam sesi <strong>Telisik Musik</strong>, mereka juga berbincang mengenai perjalanan musikal dan proses kreatif di balik album <em>Constant Change</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Percakapan tersebut turut membahas cerita di balik keputusan Colorcode untuk menjalani masa hiatus sebelumnya. Sesi ini menjadi bagian lain dari rangkaian kegiatan yang mempertemukan musisi dengan penikmat musik secara lebih dekat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Format semacam ini sejalan dengan semangat Pentas Irama yang sejak awal dikembangkan sebagai ruang pertunjukan musik yang intim dan minim sekat antara penampil dan pendengar.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-11 is-layout-flex wp-container-core-gallery-is-layout-4e18e77c wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img decoding="async" width="684" height="1024" data-id="2322" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00731-684x1024.jpg" alt="Menuju Pentas Irama Dwara" class="wp-image-2322" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00731-684x1024.jpg 684w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00731-200x300.jpg 200w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00731-768x1150.jpg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00731.jpg 1000w" sizes="(max-width: 684px) 100vw, 684px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img decoding="async" width="684" height="1024" data-id="2323" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00521-684x1024.jpg" alt="Talks Menuju Pentas Irama Dwara" class="wp-image-2323" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00521-684x1024.jpg 684w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00521-200x300.jpg 200w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00521-768x1150.jpg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00521.jpg 1000w" sizes="(max-width: 684px) 100vw, 684px" /></figure>
</figure>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--12">Menyusun Perjalanan Menuju Pentas Irama Dwara</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Menuju Pentas Irama Dwara menjadi bagian dari upaya Waves Studio membangun pengalaman secara bertahap sebelum acara utama berlangsung. Rangkaian tersebut dirancang untuk menghubungkan penonton dengan berbagai kegiatan yang memiliki keterkaitan dengan energi Pentas Irama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Project Leader Pentas Irama, <strong>Rasyid Bajrie</strong>, mengatakan bahwa pelaksanaan kali ini dipersiapkan dengan lebih matang dibandingkan pelaksanaan Pentas Irama sebelumnya.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Untuk kesan pelaksanaan, lebih well prepare dari Pentas Irama biasanya. Tim lebih siap, karena banyak belajar juga dari kegiatan sebelumnya. Kemudian yang paling spesialnya adalah respons audiens yang semakin trust dan menunggu-nunggu Pentas Irama.”</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Rasyid, respons penonton menjadi salah satu hal penting dalam perjalanan Pentas Irama. Kepercayaan dan antusiasme audiens menunjukkan bahwa ruang pertunjukan musik yang dibangun secara kolektif mulai memiliki hubungan yang lebih kuat dengan penikmatnya.</p>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca0fbb4&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca0fbb4" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="684" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00464-1024x684.jpg" alt="Talks Menuju Pentas Irama Dwara" class="wp-image-2324" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00464-1024x684.jpg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00464-300x200.jpg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00464-767x512.jpg 767w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/09/GPY00464.jpg 1498w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Menuju Pentas Irama Dwara pun diharapkan dapat menjadi ruang perjumpaan antara musik, penonton, serta beragam energi yang mengantarkan menuju penyelenggaraan Pentas Irama Dwara pada 10 Oktober 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Harapan ke depan, Pentas Irama terus tumbuh bersama penikmatnya, karena Pentas Irama tau untuk bertumbuh di kota ini emang gak mudah,” pungkas Rasyid.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--13">Pentas Irama dan Upaya Membangun Koneksi Antarkota</h2>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Pentas Irama</strong> merupakan pertunjukan musik yang dikembangkan dengan konsep intim tanpa sekat antara pendengar dan penampil. Platform yang digagas oleh Waves Studio ini mulai dibuat pada pertengahan 2023 dan dikerjakan dengan semangat kolektif yang mandiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menghadirkan pengalaman pertunjukan yang dekat dengan audiens, Pentas Irama juga memiliki tujuan untuk membangun koneksi antarkota melalui pertemuan antara band skala nasional dan band emerging lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut membuat Pentas Irama tidak hanya berfungsi sebagai panggung pertunjukan, tetapi juga sebagai ruang pertemuan bagi berbagai latar dan perkembangan musik.</p>



<div class="wp-block-group adu-related has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<p class="adu-related__label wp-block-paragraph">Baca Juga</p>



<div class="wp-block-query adu-related__query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="adu-related__list wp-block-post-template is-layout-flow wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-508 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-music category-newrelease tag-album tag-music tag-newrelease tag-punk tag-ratee">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2025-07-24T16:42:41+07:00">24 Juli 2025</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2025/07/24/ratee-ledakkan-album-perdana-penuh-luka-dan-letupan-dur-dar-dir/" target="_blank" >Ratee Ledakkan Album Perdana Penuh Luka dan Letupan—“Dur! Dar! Dir!”</a></h3>
</li><li class="wp-block-post post-1013 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-music category-newrelease tag-debut tag-majalengka tag-music tag-newrelease tag-single">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2026-01-06T19:03:17+07:00">6 Januari 2026</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2026/01/06/the-waffers-rilis-single-waking-up-late-tentang-kesiangan-dan-kehidupan-kantoran/" target="_blank" >The Waffers Rilis Single “Waking Up.. Late”, Tentang Kesiangan dan Kehidupan Kantoran</a></h3>
</li><li class="wp-block-post post-128 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-art-design category-music tag-adukabar tag-ajay-ahdiyat tag-anditya-dita tag-artmorfate tag-butchermilk tag-collab tag-fathidhia tag-ilustrasi tag-merchandise tag-music">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2025-03-19T16:47:12+07:00">19 Maret 2025</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2025/03/19/butchermilk-dan-stereo-wall-hadirkan-kolaborasi-eksklusif-the-crossover/" target="_blank" >Butchermilk dan Stereo Wall Hadirkan Kolaborasi Eksklusif &#8220;The Crossover&#8221;</a></h3>
</li></ul>

</div>



<style>
.adu-related{
  --maroon:#871338;
  --berry:#BC3862;
  --ink:#111111;
  --muted:#696969;
  --line:#DDDDDD;
  margin:clamp(34px,4.5vw,54px) 0;
  padding:20px 0 22px;
  border-top:1px solid var(--maroon);
  border-bottom:1px solid var(--maroon);
}

/* label kecil "Baca Juga" */
.adu-related__label{
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;
  font-size:14px!important;font-weight:700;letter-spacing:.16em;text-transform:uppercase;
  color:var(--maroon);margin:0;display:flex;align-items:center;gap:10px;line-height:1;
}
.adu-related__label::before{
  content:"";width:22px;height:2px;background:var(--berry);flex:0 0 auto;
}

/* daftar */
.adu-related__list{list-style:none!important;margin:0!important;padding:0!important}
.adu-related__list > li{
  display:flex;flex-direction:column;margin:0;padding:0 0 2px;
  transition:padding-left .3s cubic-bezier(.2,.7,.2,1);
}
.adu-related__list > li:hover{padding-left:8px}

/* tanggal di kanan atas, sekaligus jadi garis pemisah */
.adu-related__date{
  order:1;width:100%;text-align:right;
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;
  font-size:11px;font-weight:700;letter-spacing:.14em;text-transform:uppercase;
  color:var(--muted);margin:0;padding:12px 0 9px;
  border-bottom:1px solid var(--line);
  transition:border-color .3s ease,color .3s ease;
}
.adu-related__list > li:first-child .adu-related__date{padding-top:4px}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__date{border-bottom-color:var(--maroon);color:var(--maroon)}

/* judul */
.adu-related__post-title{
  order:2;
  font-family:'Unbounded',system-ui,sans-serif;
  font-size:clamp(15px,1.6vw,17.5px)!important;font-weight:400;letter-spacing:0em;line-height:1.35;
  margin:13px 0 0;
}
.adu-related__post-title a{
  color:var(--ink);text-decoration:none;transition:color .25s ease;
  display:inline-flex;align-items:baseline;gap:8px;
}
.adu-related__post-title a::after{
  content:"\2197";font-family:system-ui,sans-serif;font-size:.8em;font-weight:400;
  color:var(--berry);opacity:0;transform:translate(-4px,3px);
  transition:opacity .28s ease,transform .28s cubic-bezier(.2,.7,.2,1);
}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__post-title a{color:var(--maroon)}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__post-title a::after{opacity:1;transform:translate(0,0)}

.adu-related__empty{
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;color:var(--muted);font-size:15px;margin:14px 0 0;
}

@media(max-width:520px){
  .adu-related__post-title{font-size:15px!important}
  .adu-related__list > li:hover{padding-left:0}
}
@media(prefers-reduced-motion:reduce){
  .adu-related *{transition-duration:.001ms!important}
}
</style>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, <strong>Waves Studio</strong> merupakan studio agensi yang berfokus pada musik, seni rupa, dan literasi dalam konteks urban, identitas kota, serta kebudayaan secara lebih luas. Aktivitasnya dikembangkan melalui berbagai bentuk program seperti festival, pameran, ruang baca dan diskusi, lokakarya, penelitian, hingga penerbitan buku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pengembangannya, Waves Studio juga memiliki visi untuk tumbuh menjadi institut seni pertunjukan kontemporer sekaligus ekosistem studi yang menyediakan ruang belajar publik dengan nilai kesetaraan, berbagi, solidaritas, pertemanan, dan kebersamaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui Menuju Pentas Irama Dwara, perjalanan menuju Pentas Irama Dwara 10 Oktober 2026 mulai dibangun melalui serangkaian perjumpaan yang mempertemukan musisi, penonton, dan berbagai energi kreatif dalam satu ekosistem.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2026/09/14/waves-studio-gelar-menuju-pentas-irama-dwara-colorcode-jadi-bintang-tamu-utama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2319</post-id>	</item>
		<item>
		<title>(mem)Bangun dari Tanah: Membaca Kembali Jejak Gerabah Sitiwinangun lewat Seni Kontemporer</title>
		<link>https://aduide.id/2026/08/31/membangun-dari-tanah-membaca-kembali-jejak-gerabah-sitiwinangun-lewat-seni-kontemporer/</link>
					<comments>https://aduide.id/2026/08/31/membangun-dari-tanah-membaca-kembali-jejak-gerabah-sitiwinangun-lewat-seni-kontemporer/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 03:29:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Gerabah]]></category>
		<category><![CDATA[Kontemporer]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggar Ikhtiar]]></category>
		<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<category><![CDATA[Sitiwinangun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=2254</guid>

					<description><![CDATA[Sanggar Ikhtiar, Desa Kasugengan Kidul, Kabupaten Cirebon, menjadi ruang pertemuan antara seni, tanah, ingatan, dan kebudayaan melalui pembukaan pameran seni “(mem)Bangun dari Tanah” pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pameran yang berlangsung hingga 20 September 2026 ini menghadirkan sejumlah karya yang berangkat dari narasi serta praktik olah tanah Sitiwinangun. Pembukaan pameran diisi dengan sejumlah agenda yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.instagram.com/sanggar_ikhtiar/" target="_blank" rel="noopener">Sanggar Ikhtiar</a>, Desa Kasugengan Kidul, Kabupaten Cirebon, menjadi ruang pertemuan antara seni, tanah, ingatan, dan kebudayaan melalui pembukaan pameran seni <strong>“(mem)Bangun dari Tanah”</strong> pada Sabtu, 15 Agustus 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran yang berlangsung hingga <strong>20 September 2026</strong> ini menghadirkan sejumlah karya yang berangkat dari narasi serta praktik olah tanah Sitiwinangun. Pembukaan pameran diisi dengan sejumlah agenda yang mempertemukan seni rupa, pertunjukan, diskusi, dan musik dalam satu rangkaian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara dibuka melalui sambutan dari <strong>Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, R. Moh. Albana, S.Pd.I., M.Pd.I.</strong>, serta <strong>Izhar Fathurrohim Wijaya</strong> selaku kurator pameran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah sesi pembukaan, pengunjung diajak masuk ke dalam pengalaman artistik melalui pertunjukan <strong>“Luru(h) Lema(h)”</strong> yang dibawakan oleh <strong>Kressafanya Oktavianada</strong>, dengan musik oleh <strong>Dimas Abdul Rahman</strong>. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari pembacaan awal terhadap hubungan manusia, tanah, dan proses membangun kembali ingatan melalui tubuh serta praktik kesenian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian pembukaan kemudian berlanjut dengan <strong>Diskusi Budaya Tanah</strong> bersama <strong>Ismal Muntaha dari Jatiwangi Art Factory</strong>. Diskusi ini membuka ruang percakapan mengenai tanah sebagai material, ruang hidup, sekaligus bagian dari lanskap kebudayaan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Topik tersebut menjadi relevan ketika ditempatkan dalam konteks <strong>Sitiwinangun</strong>, salah satu sentra tradisi gerabah di Kabupaten Cirebon. Dalam dokumentasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia, tradisi pembuatan gerabah Sitiwinangun tercatat dalam domain keterampilan dan kemahiran kerajinan tradisional. Nama Sitiwinangun sendiri memiliki makna yang berkaitan dengan tanah dan proses membentuk atau membangun. Tradisi gerabah di wilayah ini juga dikenal dengan teknik pembentukan tradisional seperti tatap-pelandas serta penggunaan teknik pembakaran terbuka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konteks tersebut membuat tanah dalam pameran <strong>“(mem)Bangun dari Tanah”</strong> tidak berhenti sebagai material untuk menghasilkan objek seni. Tanah menjadi pintu masuk untuk membicarakan ingatan, keterampilan, perubahan, dan keberlanjutan sebuah kebudayaan.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--17">Menelusuri Karya dan Ingatan tentang Tanah</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah diskusi, pengunjung mengikuti <strong>tur pameran bersama seniman</strong>, yakni <strong>Iftikhar A. Rajwie</strong> dan <strong>M. Hasbi Ariobimo</strong>. Tur menjadi kesempatan untuk melihat karya secara lebih dekat sekaligus memahami gagasan yang berada di balik praktik masing-masing seniman.</p>



<figure data-wp-context="{&quot;galleryId&quot;:&quot;6ad203ca18a44&quot;}" data-wp-interactive="core/gallery" class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-18 is-layout-flex wp-container-core-gallery-is-layout-4e18e77c wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca18e61&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca18e61" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="2261" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-1-768x1024-1.jpg" alt="(mem)Bangun dari Tanah - weekendphotoclub - 1" class="wp-image-2261" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-1-768x1024-1.jpg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-1-225x300.jpg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-1-1152x1536.jpg 1152w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-1-1536x2048.jpg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-1-scaled.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca19365&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca19365" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="2259" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-2-768x1024-1.jpg" alt="(mem)Bangun dari Tanah - weekendphotoclub - 2" class="wp-image-2259" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-2-768x1024-1.jpg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-2-225x300.jpg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-2-1152x1536.jpg 1152w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-2-1536x2048.jpg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-2-scaled.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca19859&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca19859" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="2258" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-3-768x1024.jpg" alt="(mem)Bangun dari Tanah - weekendphotoclub - 3" class="wp-image-2258" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-3-768x1024-1.jpg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-3-225x300.jpg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-3-1536x2048.jpg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-3-1152x1536.jpg 1152w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-3-scaled.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca19d1d&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca19d1d" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="2262" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-4-768x1024-1.jpg" alt="(mem)Bangun dari Tanah - weekendphotoclub - 4" class="wp-image-2262" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-4-768x1024-1.jpg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-4-225x300.jpg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-4-1536x2048.jpg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-4-1152x1536.jpg 1152w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-4-scaled.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca1a1ca&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca1a1ca" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="2257" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-5-768x1024.jpg" alt="(mem)Bangun dari Tanah - weekendphotoclub - 5" class="wp-image-2257" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-5-768x1024-1.jpg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-5-225x300.jpg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-5-1152x1536.jpg 1152w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-5-1536x2048-1.jpg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-5-scaled.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca1a66e&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca1a66e" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="2260" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-6-768x1024-1.jpg" alt="(mem)Bangun dari Tanah - weekendphotoclub - 6" class="wp-image-2260" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-6-768x1024-1.jpg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-6-225x300.jpg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-6-1152x1536.jpg 1152w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-6-1536x2048.jpg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/memBangun-dari-Tanah-weekendphotoclub-6-scaled.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>
<figcaption class="blocks-gallery-caption wp-element-caption"><strong>Sumber Foto:</strong> <a href="https://www.instagram.com/weekendphotoclub/?hl=en">@weekendphotoclub</a></figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini menghadirkan karya dari sejumlah seniman dan sumber arsip, yaitu <strong>Adi Riyanto, Arsip Keluarga Bonzan Eddy R.A, Iftikhar A. Rajwie, M. Hasbi Ariobimo, Radi Arwinda &amp; Ramdan Kurnia, serta SPPG Sitiwinangun (Satoean Pemoeda Pemboeat Gerabah)</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberagaman nama dan pendekatan tersebut membuat pameran memiliki perspektif yang tidak tunggal. Narasi mengenai tanah dapat dibaca melalui praktik seni, arsip keluarga, pengalaman komunitas, hingga keberlanjutan tradisi gerabah yang hidup di tengah perubahan zaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks ekosistem seni Cirebon, kehadiran Sanggar Ikhtiar juga bukan sesuatu yang berdiri sendiri. Ruang ini sebelumnya terlibat dalam berbagai kegiatan seni dan pengembangan ekosistem kesenian lokal, termasuk Cirebon Art &amp; Zine Fest 2024 yang mempertemukan pameran, diskusi, lokakarya, pertunjukan, dan berbagai praktik kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembukaan pameran kemudian ditutup dengan suasana yang lebih santai melalui <strong>live tunes dari Dwiki Ilham</strong>, yang menemani pengunjung menikmati ruang pamer dan karya-karya yang ditampilkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--19">Tanah sebagai Ruang Ingatan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Jika gerabah selama ini lebih mudah dipahami sebagai produk kerajinan, <strong>“(mem)Bangun dari Tanah”</strong> menawarkan kemungkinan pembacaan yang lebih luas. Tanah dapat dilihat sebagai material sekaligus arsip hidup yang menyimpan hubungan antara manusia, lingkungan, keterampilan, dan sejarah lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini penting terutama karena tradisi gerabah Sitiwinangun menghadapi tantangan keberlanjutan. Dokumentasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia mencatat bahwa jumlah perajin gerabah di Sitiwinangun mengalami penurunan signifikan dibandingkan masa sebelumnya dan tradisinya berada dalam kondisi yang perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pameran ini menarik untuk dilihat bukan hanya sebagai agenda seni rupa, melainkan sebagai salah satu ruang untuk <strong>mengalami kembali hubungan dengan tanah dan kebudayaan Sitiwinangun</strong> melalui perspektif seni kontemporer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi masyarakat Cirebon dan sekitarnya, pameran ini masih dapat dikunjungi hingga <strong>20 September 2026</strong>. Pengunjung dapat datang langsung dan mengalami karya, arsip, pertunjukan, serta narasi tentang olah tanah Sitiwinangun yang dihadirkan di dalam ruang Sanggar Ikhtiar.</p>



<div class="wp-block-group adu-related has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<p class="adu-related__label wp-block-paragraph">Baca Juga</p>



<div class="wp-block-query adu-related__query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="adu-related__list wp-block-post-template is-layout-flow wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-2285 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-culture tag-adukabar tag-cidulang tag-kuningan tag-maulid-nabi">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2026-09-06T17:10:05+07:00">6 September 2026</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2026/09/06/semarak-maulid-nabi-muhammad-saw-phbi-2026-cidulang-ngahiji-ngajadi-ngabukti/" target="_blank" >Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW, PHBI 2026 Cidulang: Ngahiji, Ngajadi, Ngabukti</a></h3>
</li><li class="wp-block-post post-259 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-art-design tag-adukabar tag-art tag-cirebon tag-exhibition tag-gramedia tag-tudgam tag-yudha-sasmito">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2025-04-20T14:22:51+07:00">20 April 2025</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2025/04/20/galau-ga-alay-pameran-penghormatan-untuk-mendiang-seniman-yudha-sasmito/" target="_blank" >Galau Ga Alay: Pameran Penghormatan untuk Mendiang Seniman Yudha Sasmito</a></h3>
</li><li class="wp-block-post post-1363 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-art-design tag-adukabar tag-design tag-hari-jadi-ke-528-kuningan tag-kuningan tag-ligar-fajar-maulana tag-logo">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2026-07-31T18:05:21+07:00">31 Juli 2026</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2026/07/31/lewati-kurasi-dan-voting-publik-logo-karya-ligar-resmi-jadi-identitas-hari-jadi-ke-528-kuningan/" target="_blank" >Lewati Kurasi dan Voting Publik, Logo Karya Ligar Resmi Jadi Identitas Hari Jadi ke-528 Kuningan</a></h3>
</li></ul>

</div>



<style>
.adu-related{
  --maroon:#871338;
  --berry:#BC3862;
  --ink:#111111;
  --muted:#696969;
  --line:#DDDDDD;
  margin:clamp(34px,4.5vw,54px) 0;
  padding:20px 0 22px;
  border-top:1px solid var(--maroon);
  border-bottom:1px solid var(--maroon);
}

/* label kecil "Baca Juga" */
.adu-related__label{
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;
  font-size:14px!important;font-weight:700;letter-spacing:.16em;text-transform:uppercase;
  color:var(--maroon);margin:0;display:flex;align-items:center;gap:10px;line-height:1;
}
.adu-related__label::before{
  content:"";width:22px;height:2px;background:var(--berry);flex:0 0 auto;
}

/* daftar */
.adu-related__list{list-style:none!important;margin:0!important;padding:0!important}
.adu-related__list > li{
  display:flex;flex-direction:column;margin:0;padding:0 0 2px;
  transition:padding-left .3s cubic-bezier(.2,.7,.2,1);
}
.adu-related__list > li:hover{padding-left:8px}

/* tanggal di kanan atas, sekaligus jadi garis pemisah */
.adu-related__date{
  order:1;width:100%;text-align:right;
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;
  font-size:11px;font-weight:700;letter-spacing:.14em;text-transform:uppercase;
  color:var(--muted);margin:0;padding:12px 0 9px;
  border-bottom:1px solid var(--line);
  transition:border-color .3s ease,color .3s ease;
}
.adu-related__list > li:first-child .adu-related__date{padding-top:4px}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__date{border-bottom-color:var(--maroon);color:var(--maroon)}

/* judul */
.adu-related__post-title{
  order:2;
  font-family:'Unbounded',system-ui,sans-serif;
  font-size:clamp(15px,1.6vw,17.5px)!important;font-weight:400;letter-spacing:0em;line-height:1.35;
  margin:13px 0 0;
}
.adu-related__post-title a{
  color:var(--ink);text-decoration:none;transition:color .25s ease;
  display:inline-flex;align-items:baseline;gap:8px;
}
.adu-related__post-title a::after{
  content:"\2197";font-family:system-ui,sans-serif;font-size:.8em;font-weight:400;
  color:var(--berry);opacity:0;transform:translate(-4px,3px);
  transition:opacity .28s ease,transform .28s cubic-bezier(.2,.7,.2,1);
}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__post-title a{color:var(--maroon)}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__post-title a::after{opacity:1;transform:translate(0,0)}

.adu-related__empty{
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;color:var(--muted);font-size:15px;margin:14px 0 0;
}

@media(max-width:520px){
  .adu-related__post-title{font-size:15px!important}
  .adu-related__list > li:hover{padding-left:0}
}
@media(prefers-reduced-motion:reduce){
  .adu-related *{transition-duration:.001ms!important}
}
</style>
</div>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--20">“(mem)Bangun dari Tanah”</h3>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Periode Pameran:</strong> 15 Agustus – 20 September 2026<br><strong>Lokasi:</strong> <a href="https://www.instagram.com/sanggar_ikhtiar/" target="_blank" rel="noopener">Sanggar Ikhtiar</a><br><strong>Alamat:</strong> <a href="https://maps.app.goo.gl/vfQCMkVjoGr1BxqM7" target="_blank" rel="noopener">Jl. Aryasalingsingan No. 6, Desa Kasugengan Kidul, Kec. Depok, Kab. Cirebon</a></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Seniman:</strong><br>Adi Riyanto | Arsip Keluarga Bonzan Eddy R.A | Iftikhar A. Rajwie | M. Hasbi Ariobimo | Radi Arwinda &amp; Ramdan Kurnia | SPPG Sitiwinangun (Satoean Pemoeda Pemboeat Gerabah)</p>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca1f6ba&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca1f6ba" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="819" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/Poster-Membangun-dari-tanah-819x1024.jpg" alt="poster (mem)Bangun dari Tanah" class="wp-image-2266" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/Poster-Membangun-dari-tanah-819x1024.jpg 819w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/Poster-Membangun-dari-tanah-768x960.jpg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/Poster-Membangun-dari-tanah-240x300.jpg 240w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/Poster-Membangun-dari-tanah.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2026/08/31/membangun-dari-tanah-membaca-kembali-jejak-gerabah-sitiwinangun-lewat-seni-kontemporer/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2254</post-id>	</item>
		<item>
		<title>JALANJALAN Rayakan Kebebasan Masa Muda Lewat Single Terbaru “BEBAS”</title>
		<link>https://aduide.id/2026/08/28/jalanjalan-rayakan-kebebasan-masa-muda-lewat-single-terbaru-bebas/</link>
					<comments>https://aduide.id/2026/08/28/jalanjalan-rayakan-kebebasan-masa-muda-lewat-single-terbaru-bebas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 06:52:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[NewRelease]]></category>
		<category><![CDATA[BEBAS]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[JALANJALAN]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[Opikstones]]></category>
		<category><![CDATA[Rock]]></category>
		<category><![CDATA[single]]></category>
		<category><![CDATA[Sony Kertaatmajdja]]></category>
		<category><![CDATA[Yuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=2247</guid>

					<description><![CDATA[Skena musik Cirebon kembali kedatangan rilisan baru. Trio rock and roll JALANJALAN resmi merilis single terbaru mereka, “BEBAS”, pada Senin, 24 Agustus 2026. Lagu ini menjadi pernyataan awal JALANJALAN dalam membawa kembali energi rock and roll dengan sentuhan yang lebih modern dan segar. “BEBAS” lahir dari semangat untuk menikmati hidup tanpa terlalu sibuk memikirkan omongan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Skena musik Cirebon kembali kedatangan rilisan baru. Trio rock and roll <strong>JALANJALAN</strong> resmi merilis single terbaru mereka, <strong>“BEBAS”</strong>, pada Senin, 24 Agustus 2026. Lagu ini menjadi pernyataan awal JALANJALAN dalam membawa kembali energi rock and roll dengan sentuhan yang lebih modern dan segar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“BEBAS” lahir dari semangat untuk menikmati hidup tanpa terlalu sibuk memikirkan omongan orang. Lagu ini sekaligus menjadi respons terhadap rutinitas yang membosankan dan anggapan bahwa musik rock identik dengan sesuatu yang tidak enak didengar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan durasi 2 menit 51 detik, JALANJALAN meramu <strong>distorsi gitar yang kasar namun catchy</strong>, ketukan drum yang adiktif, serta karakter vokal yang agresif dan mengajak pendengarnya bergerak. Secara keseluruhan, “BEBAS” dibangun dengan atmosfer yang raw, edgy, sekaligus tetap memiliki sisi estetik.</p>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca2514a&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca2514a" class="wp-block-image aligncenter size-full is-resized has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="800" height="800" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/6.-ARTWORK-SINGLE-.png" alt="JALANJALAN - BEBAS" class="has-border-color has-custom-color-5-border-color wp-image-2250" style="border-width:1px;border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px;width:392px;height:auto" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/6.-ARTWORK-SINGLE-.png 800w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/6.-ARTWORK-SINGLE-150x150-1.png 150w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/6.-ARTWORK-SINGLE-300x300-1.png 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/08/6.-ARTWORK-SINGLE-768x768-1.png 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--25">Tentang Menikmati Hidup dan Berkarya Tanpa Takut Omongan Orang</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Sony Kertaatmadja selaku penulis lagu, “BEBAS” memiliki gagasan yang cukup sederhana: menikmati hidup dan berkarya tanpa terus-menerus dibatasi oleh penilaian orang lain.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Lagu ini adalah tentang bagaimana kita menikmati hidup tanpa peduli omongan orang serta berkarya dengan sepenuh hati tanpa terganggu dengan cibiran dan omongan minus.”</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Sony juga ingin energi dalam lagu ini merepresentasikan karakter anak muda yang liar, tetapi tetap memiliki sisi estetik dan berani menjadi dirinya sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semangat tersebut terasa relevan dengan karakter musik JALANJALAN yang banyak bermain di wilayah rock dengan energi yang lepas dan tidak terlalu banyak basa-basi. “BEBAS” kemudian menjadi medium bagi mereka untuk menyuarakan sikap tersebut melalui riff gitar, pukulan drum, dan vokal yang penuh tenaga.</p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--26">Berawal dari Lagu yang Ditulis pada 2022</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, “BEBAS” sebenarnya bukan lagu yang baru ditulis pada 2026. Lagu ini sudah ditulis oleh <strong>Sony Kertaatmadja</strong> pada 2022 dan kemudian disempurnakan bersama mendiang <strong>Ivan Scooter</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proyek tersebut sempat tertunda karena Sony masih mencari karakter yang tepat agar lagu ini memiliki identitas yang orisinal. Prosesnya kemudian menemukan bentuk baru ketika Sony bertemu dengan <strong>Opikstones</strong>, yang turut mengisi vokal dan bass.</p>



<div class="wp-block-group adu-related has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<p class="adu-related__label wp-block-paragraph">Baca Juga</p>



<div class="wp-block-query adu-related__query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="adu-related__list wp-block-post-template is-layout-flow wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-342 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-gigs category-music tag-adukabar tag-back-for-more tag-gigs tag-hardcore tag-horse-city-crew tag-makaya-coffee tag-music">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2025-07-12T15:59:29+07:00">12 Juli 2025</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2025/07/12/back-for-more-vol-10-titik-ledak-skena-hardcore-di-utara-kuningan/" target="_blank" >Back For More Vol.10: Titik Ledak Skena Hardcore di Utara Kuningan</a></h3>
</li><li class="wp-block-post post-422 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-music category-newrelease tag-bambootown tag-ep tag-music tag-newrelease tag-tasikmalaya">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2025-07-20T10:59:59+07:00">20 Juli 2025</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2025/07/20/bambootown-rilis-ep-perdana-bertajuk-bambootown-self-titled/" target="_blank" >Bambootown Rilis EP Perdana Bertajuk “Bambootown/Self-titled”</a></h3>
</li><li class="wp-block-post post-2319 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-gigs category-music tag-adukabar tag-cirebon tag-colorcode tag-gigs tag-music tag-pentas-irama">
<div class="adu-related__date wp-block-post-date"><time datetime="2026-09-14T12:15:02+07:00">14 September 2026</time></div>

<h3 class="adu-related__post-title wp-block-post-title"><a href="https://aduide.id/2026/09/14/waves-studio-gelar-menuju-pentas-irama-dwara-colorcode-jadi-bintang-tamu-utama/" target="_blank" >Waves Studio Gelar Menuju Pentas Irama Dwara, Colorcode Jadi Bintang Tamu Utama</a></h3>
</li></ul>

</div>



<style>
.adu-related{
  --maroon:#871338;
  --berry:#BC3862;
  --ink:#111111;
  --muted:#696969;
  --line:#DDDDDD;
  margin:clamp(34px,4.5vw,54px) 0;
  padding:20px 0 22px;
  border-top:1px solid var(--maroon);
  border-bottom:1px solid var(--maroon);
}

/* label kecil "Baca Juga" */
.adu-related__label{
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;
  font-size:14px!important;font-weight:700;letter-spacing:.16em;text-transform:uppercase;
  color:var(--maroon);margin:0;display:flex;align-items:center;gap:10px;line-height:1;
}
.adu-related__label::before{
  content:"";width:22px;height:2px;background:var(--berry);flex:0 0 auto;
}

/* daftar */
.adu-related__list{list-style:none!important;margin:0!important;padding:0!important}
.adu-related__list > li{
  display:flex;flex-direction:column;margin:0;padding:0 0 2px;
  transition:padding-left .3s cubic-bezier(.2,.7,.2,1);
}
.adu-related__list > li:hover{padding-left:8px}

/* tanggal di kanan atas, sekaligus jadi garis pemisah */
.adu-related__date{
  order:1;width:100%;text-align:right;
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;
  font-size:11px;font-weight:700;letter-spacing:.14em;text-transform:uppercase;
  color:var(--muted);margin:0;padding:12px 0 9px;
  border-bottom:1px solid var(--line);
  transition:border-color .3s ease,color .3s ease;
}
.adu-related__list > li:first-child .adu-related__date{padding-top:4px}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__date{border-bottom-color:var(--maroon);color:var(--maroon)}

/* judul */
.adu-related__post-title{
  order:2;
  font-family:'Unbounded',system-ui,sans-serif;
  font-size:clamp(15px,1.6vw,17.5px)!important;font-weight:400;letter-spacing:0em;line-height:1.35;
  margin:13px 0 0;
}
.adu-related__post-title a{
  color:var(--ink);text-decoration:none;transition:color .25s ease;
  display:inline-flex;align-items:baseline;gap:8px;
}
.adu-related__post-title a::after{
  content:"\2197";font-family:system-ui,sans-serif;font-size:.8em;font-weight:400;
  color:var(--berry);opacity:0;transform:translate(-4px,3px);
  transition:opacity .28s ease,transform .28s cubic-bezier(.2,.7,.2,1);
}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__post-title a{color:var(--maroon)}
.adu-related__list > li:hover .adu-related__post-title a::after{opacity:1;transform:translate(0,0)}

.adu-related__empty{
  font-family:'Rethink Sans',system-ui,sans-serif;color:var(--muted);font-size:15px;margin:14px 0 0;
}

@media(max-width:520px){
  .adu-related__post-title{font-size:15px!important}
  .adu-related__list > li:hover{padding-left:0}
}
@media(prefers-reduced-motion:reduce){
  .adu-related *{transition-duration:.001ms!important}
}
</style>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Seiring proses penggarapan tersebut, Sony kemudian mengajak <strong>Yuda</strong> untuk mengisi drum dan memberikan warna beat yang kasar sekaligus penuh gairah. Formasi tersebut akhirnya menjadi fondasi JALANJALAN dalam menghidupkan kembali “BEBAS” sebagai sebuah rilisan utuh.</p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--27">Direkam di Sound-I Recording dan Joe Studio Record</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi produksi, proses rekaman “BEBAS” dilakukan di <strong>Sound-I Recording</strong>, sementara bagian drum direkam di <strong>Joe Studio Record</strong>. Sony Kertaatmadja bertindak sebagai produser.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahap mixing dan mastering kemudian dikerjakan oleh Sound-I Recording. Produksi tersebut diarahkan untuk mempertahankan esensi rock and roll klasik, sembari memberikan karakter suara yang lebih segar untuk pendengar masa kini. Sementara itu, artwork single “BEBAS” dibuat oleh <strong>Yuda Nugros</strong>.</p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 is-style-text-subtitle-2--28">JALANJALAN dan Energi Rock dari Cirebon</h3>



<p class="wp-block-paragraph">JALANJALAN terbentuk pada <strong>29 Maret 2026</strong> dan hadir sebagai trio rock asal Cirebon. Formasinya terdiri dari <strong>Sony Kertaatmadja</strong> pada gitar, <strong>Opikstones</strong> pada vokal dan bass, serta <strong>Yuda</strong> pada drum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara musikal, mereka terinspirasi oleh kultur distorsi 1990-an dan nuansa retro yang kemudian dipadukan dengan karakter personal masing-masing personel. JALANJALAN menyebut pendekatan mereka sebagai energi <strong>psycorock and roll</strong>, dengan lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. 1. PRESS RELEASE JALANJALAN_BEBAS 2026.docx..docxDOCX</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lewat “BEBAS”, JALANJALAN kini membuka babak baru perjalanan mereka. Lagu ini menjadi perkenalan terhadap karakter musik yang ingin mereka bawa: distorsi yang berani, energi rock and roll yang lepas, dan pesan sederhana untuk tetap menikmati hidup serta berkarya tanpa terlalu terpengaruh suara-suara dari luar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buat yang penasaran dengan gebrakan baru dari skena rock Cirebon, <strong>“BEBAS” dari JALANJALAN sudah dirilis pada 24 Agustus 2026</strong>.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-spotify wp-block-embed-spotify wp-embed-aspect-21-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Spotify Embed: Bebas" style="border-radius: 12px" width="100%" height="352" frameborder="0" allowfullscreen allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy" src="https://open.spotify.com/embed/album/6hIFa5QLhia5c9ygEGvONS?si=152g3rckTluhoop47Uqgtg&amp;utm_source=oembed"></iframe>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2026/08/28/jalanjalan-rayakan-kebebasan-masa-muda-lewat-single-terbaru-bebas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2247</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dari Jalanan ke Galeri: Pameran “Rising Wave” dan Ujian atas Modal Simbolik Grafiti</title>
		<link>https://aduide.id/2026/01/29/dari-jalanan-ke-galeri-pameran-rising-wave-dan-ujian-atas-modal-simbolik-grafiti/</link>
					<comments>https://aduide.id/2026/01/29/dari-jalanan-ke-galeri-pameran-rising-wave-dan-ujian-atas-modal-simbolik-grafiti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 02:18:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduOpini]]></category>
		<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Izhar]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura Character Connection]]></category>
		<category><![CDATA[Rising Wave]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=1105</guid>

					<description><![CDATA[Prolog Perdebatan tentang grafiti hampir selalu berangkat dari satu ketegangan klasik: antara ekspresi visual dan klaim sepihak atas ruang publik. Di satu sisi, grafiti dipahami sebagai praktik subkultural dengan logika pengakuannya sendiri; di sisi lain, ia terus dipersoalkan sebagai vandalisme karena hadir tanpa izin di ruang bersama. Ketegangan inilah yang membuat setiap upaya “mengeluarkan” grafiti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--34">Prolog</h1>



<p class="wp-block-paragraph">Perdebatan tentang grafiti hampir selalu berangkat dari satu ketegangan klasik: antara ekspresi visual dan klaim sepihak atas ruang publik. Di satu sisi, grafiti dipahami sebagai praktik subkultural dengan logika pengakuannya sendiri; di sisi lain, ia terus dipersoalkan sebagai vandalisme karena hadir tanpa izin di ruang bersama. Ketegangan inilah yang membuat setiap upaya “mengeluarkan” grafiti dari jalan—ke galeri, pameran, atau institusi—selalu dibaca ambigu: sebagai solusi, kompromi, atau justru penjinakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persoalan grafiti, dengan demikian, tidak berhenti pada soal estetika atau legalitas. Yang dipertaruhkan adalah <strong>bagaimana nilai grafiti diproduksi dan diakui</strong>. Dalam kultur <em>street art</em> dan grafiti, makna tidak ditentukan oleh publik luas atau institusi seni, melainkan oleh pengakuan internal di antara pelakunya. Dari titik inilah perpindahan dari jalan ke galeri menjadi relevan: bukan sebagai sekadar perubahan medium, tetapi sebagai pergeseran cara nilai, status, dan legitimasi bekerja.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--35">Praktik Bentuk dan Medan yang (Sebenarnya Tidak) Baru</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Spektrum grafiti memang luas: dari <em>tagging, throw-up, bombing, piece</em>, mural, hingga karakter. Yang menarik di Cirebon hari ini adalah ketimpangan visibilitas antara bentuk-bentuk tersebut. <em>Tagging dan throw-up</em> tersebar masif di jalanan (dan selalu ada yang baru), sementara kemunculan <em>piece</em> baru relatif lebih lama. Pameran <em>Rising Wave</em> hadir sebagai praktik lain: <em>street art</em>, atau dalam konteks ini agar lebih luas saya menggunakan istilah <em>urban art </em>(sehingga grafiti dan <em>street art</em> pun termasuk di dalamnya) yang tidak muncul sebagai intervensi sepihak di ruang publik, melainkan sebagai ekspresi yang telah melalui proses kurasi, pemilihan medium, dan mediasi ruang galeri.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1152" height="2048" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671.jpeg" alt="" class="wp-image-1108" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671.jpeg 1152w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671-169x300.jpeg 169w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671-576x1024.jpeg 576w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671-768x1365.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671-864x1536.jpeg 864w" sizes="auto, (max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Pengantar pameran Rising Wave di Gramedia Grage Mall Cirebon, Januari 2026. Dokumentasi pribadi.</em></figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran <em>Rising Wave</em> di Cirebon menarik bukan hanya sebagai kabar baik bagi ekosistem seni urban Pantura, tetapi juga sebagai titik uji bagi perdebatan lama tentang grafiti, ruang publik, legitimasi kultural, tentang apakah praktik jalanan hari ini masih bekerja dengan logika subkultural yang sama, atau sudah bergerak menuju bentuk lain yang lebih dapat diterima. Tidak ada kesepakatan tunggal. Yang ada justru spektrum: antara mereka yang masih melihat ilegalitas dalam kultur grafiti dan <em>street art </em>sebagai syarat makna, dan mereka yang mulai mencari bentuk ekspresi lain di luar konflik langsung dengan ruang publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di satu sisi, pameran ini menandai naiknya minat publik terhadap<em> street art</em>, selain maraknya <em>tagging</em> dan <em>throw-up</em> di Cirebon. Di sisi lain, ia memperlihatkan bagaimana praktik yang berakar dari jalanan mulai bernegosiasi — atau berkompromi — dengan ruang institusional. Negosiasi ini tidak netral. Ia selalu menyentuh persoalan nilai, status, dan terutama: pengakuan.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--36">Modal Simbolik dan Tatanan Pengakuan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kultur<em> street art</em> dan grafiti, modal simbolik tidak lahir dari kualitas visual semata, melainkan dari pengakuan. Pengakuan ini bersifat internal, hierarkis, dan tidak demokratis. Ia datang dari sesama pelaku (seperti yang disampaikan di prolog), dari jaringan, dari sejarah keterlibatan, dari siapa yang tahu apa yang dipertaruhkan saat sebuah karya dibuat. Karena itu, sebuah <em>tagging</em> yang buruk secara estetika tetap bisa memiliki bobot simbolik tinggi jika ia hadir di lokasi berisiko, pada waktu yang tepat, dan dibaca oleh komunitas yang relevan. Sebaliknya, karya yang rapi, teknis, dan “layak pamer” bisa sepenuhnya kosong secara simbolik jika terputus dari medan pengakuan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam logika ini, perpindahan dari jalan ke galeri bukan sekadar perubahan medium, tetapi perubahan tatanan pengakuan. Di jalan, pengakuan datang dari keberanian, konsistensi, keterbacaan, dan relasi antar pelaku. Ia dibangun perlahan, sering kali dalam kondisi anonim, dan selalu rentan hilang. Di galeri, pengakuan bergeser ke kurator, institusi, kolektor, dan media. Modal simbolik tidak menghilang, tetapi dialihkan—dan setiap pengalihan selalu mengubah siapa yang berhak menilai, serta nilai apa yang dianggap sah.</p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-f56f613f wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-light-background-color has-background is-layout-flow wp-container-core-column-is-layout-08414c4c wp-block-column-is-layout-flow" style="border-radius:12px;padding-top:var(--wp--preset--spacing--18);padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--24);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);flex-basis:100%">
<p class="has-custom-color-1-color has-text-color has-link-color wp-elements-2 wp-block-paragraph" style="margin-bottom:var(--wp--preset--spacing--10)"><strong>Baca Juga</strong></p>



<div class="wp-block-query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="has-link-color wp-elements-3 wp-block-post-template has-text-color has-custom-color-3-color has-minute-font-size is-layout-flow wp-container-core-post-template-is-layout-7a3036bf wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-242 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-gigs tag-adukabar tag-art tag-cirebon tag-community tag-culinary tag-gigs tag-komunikoffie tag-music">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0" class="has-link-color wp-elements-4 wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-3"><a href="https://aduide.id/2025/04/16/a-shot-of-gratitude-selebrasi-empat-tahun-komunikoffie-tumbuh-bersama/" target="_blank" >A Shot of Gratitude: Selebrasi Empat Tahun Komunikoffie Tumbuh Bersama</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-259 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-art-design tag-adukabar tag-art tag-cirebon tag-exhibition tag-gramedia tag-tudgam tag-yudha-sasmito">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0" class="has-link-color wp-elements-5 wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-3"><a href="https://aduide.id/2025/04/20/galau-ga-alay-pameran-penghormatan-untuk-mendiang-seniman-yudha-sasmito/" target="_blank" >Galau Ga Alay: Pameran Penghormatan untuk Mendiang Seniman Yudha Sasmito</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-803 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-art-design tag-aduopini tag-agung-m-abul tag-art tag-borobudur-writers-culture-festival tag-budaya tag-cirebon tag-exhibition tag-fksm tag-pekan-sastra-cirebon tag-sastra tag-seni">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0" class="has-link-color wp-elements-6 wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-3"><a href="https://aduide.id/2025/11/27/cirebon-dan-tanda-tanda-yang-menyala-kembali/" target="_blank" >Cirebon dan Tanda-Tanda yang Menyala Kembali?</a></h6>
</li></ul></div>
</div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, <em>Rising Wave</em> tidak bisa dibaca netral sebagai pameran dan perluasan ruang ekspresi semata, melainkan sebagai strategi simbolik: upaya sebagian pelaku urban art untuk menjangkau sumber pengakuan dan medan baru ketika pengakuan jalanan dengan medan yang lama semakin tidak stabil, jenuh, atau tereduksi menjadi kebisingan visual. <em>Tagging</em> yang masif tidak lagi otomatis menghasilkan status; repetisi gaya justru sering menurunkan daya simboliknya sendiri. Dalam kondisi seperti ini, galeri menawarkan stabilitas: visibilitas yang terjaga, pengakuan yang lebih pasti, dan legitimasi yang tidak lagi bergantung pada risiko jalanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Modal simbolik menjadi istilah yang tidak selalu disebut, tetapi terus dibicarakan. Siapa yang masih dianggap<em> “real”</em>? Apakah pengakuan masih datang dari jalan, atau mulai bergeser ke galeri, pameran, dan jaringan kuratorial? Apakah <em>tagging</em> di ruang publik masih berfungsi sebagai akumulasi status, atau justru kehilangan daya karena repetisi dan saturasi? Pertanyaan-pertanyaan ini tidak dijawab dengan teori, melainkan dengan pengalaman, lelah, dan kadang sinisme.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sini, pembacaan terhadap pameran seperti <em>“Rising Wave”</em> menjadi relevan. Ia tidak lagi sekadar perayaan seni karakter dan <em>urban art</em>, melainkan bagian dari pergeseran medan yang sedang berlangsung: dari jalanan ke galeri, dari konflik langsung ke mediasi institusional, dari modal simbolik berbasis risiko ke bentuk legitimasi yang lebih stabil — namun juga lebih jinak.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="2048" height="1538" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673.jpeg" alt="" class="wp-image-1110" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px;object-fit:cover" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673.jpeg 2048w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673-300x225.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673-1024x769.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673-768x577.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673-1536x1154.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2048px) 100vw, 2048px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Suasana ruang pameran Rising Wave di Gramedia Grage Mall Cirebon, Januari 2026. Dokumentasi pribadi.</em></figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Namun membaca <em>“Rising Wave”</em> semata sebagai “penjinakan” juga terlalu sederhana. Pameran ini justru memperlihatkan bahwa <em>urban art</em> pun tidak tunggal. Seni karakter, kanvas, <em>art toys</em>, dan <em>merchandise</em> memang tidak beroperasi dengan logika ilegalitas yang sama seperti <em>tagging</em> atau <em>bombing</em>, tetapi spiritnya tetap berakar pada kultur street art: gaya visual, bahasa simbolik, dan jaringan kolektif yang tumbuh di luar institusi seni arus utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertanyaannya kemudian bukan apakah <em>Rising Wave </em>masih <em>“real”</em> menurut standar grafiti jalanan, melainkan apa yang dipertaruhkan ketika praktik <em>street art</em> berpindah medan. Dalam istilah Pierre Bourdieu, ini adalah pergeseran sumber modal simbolik. Jika di jalan modal simbolik lahir dari sejarah keterlibatan, pengakuan sesama pelaku, risiko hingga ilegalitas, di galeri ia mulai bergantung pada kurasi, jaringan, dan legitimasi institusional. Yang satu tidak otomatis membatalkan yang lain, tetapi keduanya bekerja dengan logika nilai yang berbeda — dan sering kali saling mencurigai.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1538" height="2048" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672.jpeg" alt="" class="wp-image-1111" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672.jpeg 1538w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672-769x1024.jpeg 769w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672-768x1023.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672-1154x1536.jpeg 1154w" sizes="auto, (max-width: 1538px) 100vw, 1538px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Jamming bersama di Roblox. Salah satu rangkaian pameran Rising Wave di Gramedia Grage Mall Cirebon, Januari 2026. Dokumentasi pribadi.</em></figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks Cirebon, pameran ini justru membuka ruang dialog yang jarang terjadi: antara praktik jalanan yang masif dan berisik namun sering dianggap problematik, dan praktik galeri yang rapi dan sepi namun kerap dicurigai kehilangan daya subversif. <em>Rising Wave</em> memperlihatkan bahwa seni karakter dan <em>urban art</em> bisa memiliki gaung sendiri tanpa harus sepenuhnya memutus relasi dengan kultur jalanan. Tetapi ia juga memperlihatkan batasnya: tidak semua praktik grafiti bisa, atau mau, diterjemahkan ke dalam format pameran.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--37">Epilog</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Jika kembali ke perdebatan tentang ruang publik dan graffiti, <em>Rising Wave</em> menawarkan satu alternatif yang sering diminta oleh kritik anti-grafiti: ekspresi visual tanpa klaim sepihak atas ruang bersama. Namun alternatif ini datang dengan harga. Ketika konflik, risiko, dan ilegalitas dikurangi, sebagian modal simbolik yang menopang grafiti sebagai praktik subkultural ikut terkikis. Yang tersisa adalah bentuk yang lebih dapat diterima, tetapi juga lebih mudah dinetralkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, <em>Rising Wave</em> bukan jawaban atas perdebatan grafiti versus vandalisme, melainkan cermin atas ketegangan itu sendiri. Ia menunjukkan bahwa <em>urban art</em> hari ini bergerak di antara dua tuntutan yang saling tarik-menarik: keinginan untuk diakui secara publik, dan kebutuhan untuk tetap relevan secara subkultural. Jalan dan galeri bukan dua dunia yang sepenuhnya terpisah, tetapi medan dengan aturan, risiko, dan konsekuensi yang berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin justru di situ nilai <em>Rising Wave </em>paling penting: bukan sebagai bukti bahwa grafiti telah “naik kelas”, melainkan sebagai pengingat bahwa setiap perpindahan ruang selalu membawa perubahan makna. Pertanyaannya bukan lagi apakah <em>urban art</em> sah atau tidak, tetapi nilai apa yang hilang, dan nilai apa yang diperoleh, ketika praktik jalanan memilih untuk naik ke dinding galeri.</p>



<div class="wp-block-group has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<hr class="wp-block-separator has-text-color has-secondary-200-color has-alpha-channel-opacity has-secondary-200-background-color has-background is-style-default"/>



<div class="wp-block-columns is-not-stacked-on-mobile is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-f56f613f wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-vertically-aligned-center is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:33.33%">
<figure class="wp-block-image size-full is-style-rounded"><img loading="lazy" decoding="async" width="949" height="950" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6674-e1769652978285.jpeg" alt="" class="wp-image-1113" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6674-e1769652978285.jpeg 949w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6674-e1769652978285-300x300.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6674-e1769652978285-150x150.jpeg 150w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6674-e1769652978285-768x769.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 949px) 100vw, 949px" /></figure>
</div>



<div class="wp-block-column is-vertically-aligned-center is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:66.66%">
<p class="wp-block-paragraph">Ditulis oleh:</p>



<p class="is-style-text-label is-style-text-label--38 wp-block-paragraph"><strong>Izhar Fathurrohim Wijaya (Sorekamari)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Izhar adalah pengarah kreatif dan pendiri Graphic Handler, studio Risograph dan penerbitan mandiri. Praktiknya meliputi seni, budaya, desain, kuratorial, programming, dan community building melalui platform Sanggar Ikhtiar, serta penguatan ekosistem artbook lintas disiplin bersama Yayasan Pustaka Seni Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Instagram:&nbsp;<a href="https://www.instagram.com/sorekamari/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://www.instagram.com/sorekamari/</a><br>Blog:&nbsp;<a href="https://medium.com/@izharfathurrohim" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://medium.com/@izharfathurrohim</a></p>
</div>
</div>



<hr class="wp-block-separator has-text-color has-secondary-200-color has-alpha-channel-opacity has-secondary-200-background-color has-background is-style-default"/>
</div>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2026/01/29/dari-jalanan-ke-galeri-pameran-rising-wave-dan-ujian-atas-modal-simbolik-grafiti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1105</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pantura Alert: “Rising Wave” Menandai Bangkitnya Seni Karakter dan Urban Art di Cirebon</title>
		<link>https://aduide.id/2026/01/07/pantura-alert-rising-wave-menandai-bangkitnya-seni-karakter-dan-urban-art-di-cirebon/</link>
					<comments>https://aduide.id/2026/01/07/pantura-alert-rising-wave-menandai-bangkitnya-seni-karakter-dan-urban-art-di-cirebon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 16:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Design]]></category>
		<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura Character Connection]]></category>
		<category><![CDATA[Urban Art]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=1033</guid>

					<description><![CDATA[Awal tahun 2026 dibuka dengan energi kreatif yang kuat dari wilayah Pantura. Pameran kolektif bertajuk “Rising Wave” resmi digelar sebagai penanda naiknya gelombang baru seni karakter dan urban art dari Cirebon, sekaligus memperlihatkan denyut ekosistem kreatif yang kian matang dan saling terhubung. Diselenggarakan oleh Pantura Character Connection, pameran ini berlangsung di Galeri Gramedia Grage Mall [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Awal tahun 2026 dibuka dengan energi kreatif yang kuat dari wilayah Pantura. Pameran kolektif bertajuk “Rising Wave” resmi digelar sebagai penanda naiknya gelombang baru seni karakter dan urban art dari Cirebon, sekaligus memperlihatkan denyut ekosistem kreatif yang kian matang dan saling terhubung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diselenggarakan oleh <strong><a href="https://www.instagram.com/pantura.character?igsh=aGM1d2MxMndpZXNr" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pantura Character Connection</a></strong>, pameran ini berlangsung di <strong><a href="https://share.google/RqPZvOQatZFuqdIth" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Galeri Gramedia Grage Mall Cirebon</a></strong> mulai 2 hingga 31 Januari 2026. Selama hampir satu bulan, publik diajak menyelami ragam ekspresi visual para seniman karakter yang tumbuh dan berkembang dari kawasan Pantura.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--44">“Rising Wave” sebagai Simbol Arus Kreatif Baru Pantura</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Judul “Rising Wave” tidak dipilih secara kebetulan. Ia merepresentasikan semangat kebangkitan yang bergerak kolektif, layaknya ombak yang datang silih berganti namun saling menguatkan. Setiap seniman hadir dengan gaya, karakter, dan identitas visual yang berbeda, tetapi bergerak dalam satu frekuensi kebersamaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini menjadi refleksi bahwa skena seni karakter dan urban art Pantura tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Ada arus kolaborasi, dialog visual, dan keberanian untuk tampil ke ruang publik yang lebih luas. Dalam konteks ini, “Rising Wave” bukan sekadar pameran, melainkan penanda fase baru perjalanan kreatif para pelakunya.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--45">28 Seniman Sajikan Beragam Karya</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sebanyak 28 seniman anggota Pantura Character Connection terlibat dalam pameran ini. Karya yang dipamerkan didominasi oleh lukisan kanvas berukuran 50 x 50 cm, yang dirancang agar memiliki format seragam namun tetap memberi ruang eksplorasi visual yang luas bagi tiap seniman.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-46 is-layout-flex wp-container-core-gallery-is-layout-4e18e77c wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="731" data-id="1042" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-1024x731.jpeg" alt="Foto by @pileofvisual" class="wp-image-1042" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-1024x731.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-300x214.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-768x548.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-1536x1097.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-scaled.jpeg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto by @pileofvisual</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" data-id="1045" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-1024x683.jpeg" alt="Foto by @pileofvisual" class="wp-image-1045" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-1024x683.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-300x200.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-768x512.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-1536x1024.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-scaled.jpeg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto by @pileofvisual</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" data-id="1044" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-1024x683.jpeg" alt="Foto by @pileofvisual" class="wp-image-1044" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-1024x683.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-300x200.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-768x512.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-1536x1024.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-scaled.jpeg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto by @pileofvisual</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Selain karya dua dimensi, pengunjung juga dapat menemukan art toys dan merchandise sebagai perpanjangan medium ekspresi karakter. Hampir seluruh karya yang dipamerkan tersedia untuk dijual, membuka kesempatan bagi kolektor maupun publik umum untuk memiliki karya sekaligus memberi dukungan langsung kepada para seniman.</p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--47">Pembukaan Pameran: Seni, Diskusi, dan Musik dalam Satu Ruang</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Acara pembukaan pameran pada 2 Januari 2026 berlangsung hangat dan meriah. Sambutan disampaikan oleh Neogreenmonster yang mewakili Pantura Character Connection, serta Iqbal Alditio sebagai perwakilan Galeri Gramedia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembukaan resmi ditandai dengan pemotongan pita, dilanjutkan live painting performance oleh salah satu exhibitor, Raffael, yang langsung memperlihatkan proses kreatif di hadapan pengunjung. Momen ini menegaskan bahwa seni tidak hanya untuk dipajang, tetapi juga untuk dialami secara langsung.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-48 is-layout-flex wp-container-core-gallery-is-layout-e723806f wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="731" data-id="1040" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-1024x731.jpeg" alt="Foto by @pileofvisual" class="wp-image-1040" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-1024x731.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-300x214.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-768x549.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-1536x1097.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-scaled.jpeg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto by @pileofvisual</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" data-id="1041" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-1024x683.jpeg" alt="Foto by @pileofvisual" class="wp-image-1041" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-1024x683.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-300x200.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-768x512.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-1536x1024.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-scaled.jpeg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto by @pileofvisual</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian acara berlanjut dengan artist talk bersama Raffael, Ermisa, dan The Fuku, dimoderatori oleh Iqbal Alditio. Diskusi ini membahas proses berkarya, karakter visual, hingga dinamika skena seni urban di Pantura. Acara kemudian ditutup dengan music spinning oleh Nemo, menciptakan suasana santai dan cair yang mendorong interaksi antar pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk melengkapi pengalaman, pengunjung juga menikmati hidangan ringan serta kopi signature dari Komunikoffie, salah satu pendukung acara.</p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--49">Melibatkan Berbagai Kolaborator</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pembukaan pameran “Rising Wave” turut dihadiri oleh sejumlah media seperti Invaderwalls, Pileofvisual, dan Wakeup.magz, yang menunjukkan perhatian terhadap perkembangan seni karakter dan urban art dari daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini merupakan hasil kolaborasi antara Pantura Character Connection dan Gramedia Grage Mall Cirebon, dengan dukungan sponsor Diton King, Raya Graff, dan Wadezig, serta pendukung acara Reps Store, Click-Clack, dan Komunikoffie.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun media partner yang terlibat antara lain Invaderwalls, Pileofvisual, Wakeup.magz, Raise Up My Homies, Mature, Wildwall, dan Aduide Media.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--50">Menguatkan Ruang Berkarya Seniman Pantura</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui “Rising Wave”, Pantura Character Connection menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang berkarya, ruang diskusi, dan ruang kolaborasi bagi seniman lintas generasi, khususnya dari Cirebon dan kawasan Pantura.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini menjadi bukti bahwa seni karakter dan urban art dari daerah memiliki daya tawar, identitas, serta potensi untuk berkembang secara berkelanjutan. “Rising Wave” bukan hanya tentang karya yang dipajang, tetapi tentang arus kreatif yang sedang naik dan siap bergerak lebih jauh.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2026/01/07/pantura-alert-rising-wave-menandai-bangkitnya-seni-karakter-dan-urban-art-di-cirebon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1033</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cirebon dan Tanda-Tanda yang Menyala Kembali?</title>
		<link>https://aduide.id/2025/11/27/cirebon-dan-tanda-tanda-yang-menyala-kembali/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/11/27/cirebon-dan-tanda-tanda-yang-menyala-kembali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agung M. Abul]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 16:07:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduOpini]]></category>
		<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[Agung M Abul]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Borobudur Writers & Culture Festival]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[FKSM]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Sastra Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Sastra]]></category>
		<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=803</guid>

					<description><![CDATA[Dalam beberapa tahun terakhir, Cirebon seperti terperangkap dalam kesepiannya sendiri. Kota yang pernah riuh oleh perjumpaan, percakapan, dan percobaan artistik itu perlahan merapatkan diri dalam diam. Peristiwa kesenian tak lagi seramai dulu, pembacaan sastra jarang terdengar, ruang-ruang budaya lebih sering dipenuhi gema langkah daripada suara yang menyusun gagasan. Kesunyian itu bukan hanya keadaan, tetapi suasana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dalam beberapa tahun terakhir, Cirebon seperti terperangkap dalam kesepiannya sendiri. Kota yang pernah riuh oleh perjumpaan, percakapan, dan percobaan artistik itu perlahan merapatkan diri dalam diam. Peristiwa kesenian tak lagi seramai dulu, pembacaan sastra jarang terdengar, ruang-ruang budaya lebih sering dipenuhi gema langkah daripada suara yang menyusun gagasan. Kesunyian itu bukan hanya keadaan, tetapi suasana yang menggantung bertahun-tahun, membuat siapa pun yang berkarya merasa berjalan sendirian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak seniman dan penulis bekerja sendiri atau hanya untuk lingkaran kecil tertentu, Kesepian itu tumbuh seperti kabut menyelimuti, memisahkan, dan menunda banyak kemungkinan. Namun dalam beberapa pekan terakhir, suasana itu perlahan retak. Sebuah gerak kecil muncul, lalu merambat, dan mulai terasa. Cirebon yang tadinya menunduk kini sedikit mengangkat wajahnya. Kota ini seperti mendengar ketukan halus dari sesuatu yang kembali ingin hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gerak itu dimulai dari <a href="https://www.instagram.com/pekansastracirebon" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pekan Sastra Cirebon</a>, ketika kata-kata kembali berkumpul setelah lama tercerai-berai. Di sana, sastra menjadi jembatan dan menjadi ruang temu, percakapan menjadi alat untuk menembus jarak yang selama ini memisahkan. Retak kecil itu bukan sekadar program, melainkan penanda bahwa sastra di Cirebon belum padam, ia hanya menunggu panggilannya kembali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak lama berselang, hadir <a href="https://www.google.com/search?q=FKSM+(Festival+Komunitas+Seni+Media)&amp;ie=UTF-8" target="_blank" rel="noreferrer noopener">FKSM (Festival Komunitas Seni Media)</a>. Untuk kota yang cenderung berjalan dalam ritme tenang, FKSM muncul sebagai keberanian yang tak lazim. Ia gelisah, eksperimental, dan berani mempertanyakan bentuk. Ia membuka ruang bagi praktik yang selama ini jarang diberi tempat, seni video, bunyi, performans digital, dan bentuk-bentuk pencarian yang tidak selalu nyaman bagi publik arus utama. FKSM menegaskan bahwa seni bukan sesuatu yang statis, ia selalu mencari jalan baru untuk bertahan, bahkan dalam lorong-lorong sepi.</p>



<figure data-wp-context="{&quot;galleryId&quot;:&quot;6ad203ca4b47e&quot;}" data-wp-interactive="core/gallery" class="wp-block-gallery has-nested-images columns-4 is-cropped wp-block-gallery-57 is-layout-flex wp-container-core-gallery-is-layout-695c49f5 wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca4b8b9&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca4b8b9" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="806" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.40-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-806" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.40-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.40-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.40.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca4be7d&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca4be7d" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="808" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.39-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-808" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.39-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.39-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.39.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca4c31b&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca4c31b" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="811" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-811" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca4c7b0&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca4c7b0" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="810" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.35-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-810" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.35-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.35-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.35.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca4cc4a&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca4cc4a" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="812" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-1-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-812" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-1-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-1-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-1.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca4d0ec&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca4d0ec" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="807" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.45-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-807" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.45-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.45-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.45.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca4d581&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca4d581" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="809" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.46-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-809" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.46-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.46-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.46.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;6ad203ca4da13&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="6ad203ca4da13" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--pointerdown="actions.preloadImage" data-wp-on--pointerenter="actions.preloadImageWithDelay" data-wp-on--pointerleave="actions.cancelPreload" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="813" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.48-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-813" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.48-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.48-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.48.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			data-wp-bind--aria-label="state.thisImage.triggerButtonAriaLabel"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.thisImage.buttonRight"
			data-wp-style--top="state.thisImage.buttonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>
<figcaption class="blocks-gallery-caption wp-element-caption">FKSM 2025 &#8211; Foto oleh Andrean</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dan dalam hitungan hari kemudian, Cirebon disinggahi <a href="https://festival.borobudurwriters.id/gelaran-2025/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Borobudur Writers &amp; Culture Festival</a>, sebuah festival besar dengan jejaring nasional dan internasional. Bagi Cirebon, kedatangannya bukan sekadar peristiwa, melainkan jendela yang membuka cakrawala lebih luas. Ia membawa gagasan baru, pertemuan lintas-batas, dan harapan bahwa kota ini tidak hanya melihat dunia, tetapi juga dilihat oleh dunia. Cirebon yang selama ini bergerak dalam lingkaran kecil, tiba-tiba memiliki kesempatan untuk menyentuh orbit yang lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga peristiwa ini menandai perubahan yang penting. Tahun-tahun kesepian yang membuat seniman bekerja dalam jarak dan keraguan perlahan menemukan udara. Semua ini bukan sekadar agenda budaya, melainkan gejala bahwa kehidupan kesenian Cirebon masih berdenyut. Bahwa di balik diam yang panjang, ada yang terus menyala.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-13 is-style-text-subtitle-2--58">Pertanyaannya kini, dapatkah rangkaian peristiwa ini benar-benar menjadi pemantik awal bagi kebangkitan ekosistem seni di Cirebon?</h2>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-14 is-style-text-subtitle-2--59">Dapatkah ia menghidupkan kembali keberanian yang sempat patah, mempertemukan para seniman yang saling asing dalam satu kota, dan meneguhkan bahwa mereka tidak pernah benar-benar sendiri?</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Yang dibutuhkan selanjutnya bukan hanya festival, melainkan kesinambungan. Perjumpaan yang tidak habis dalam satu malam. Dialog yang terus tumbuh. Ruang-ruang yang tidak sekadar dibuka untuk satu acara, tetapi dirawat agar menjadi ekosistem. Dan lebih dari itu, diperlukan kepercayaan para pelakunya, bahwa karya mereka layak berjalan lebih jauh daripada lingkaran kecil tempat mereka biasa berkarya.</p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-f56f613f wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-light-background-color has-background is-layout-flow wp-container-core-column-is-layout-08414c4c wp-block-column-is-layout-flow" style="border-radius:12px;padding-top:var(--wp--preset--spacing--18);padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--24);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);flex-basis:100%">
<p class="has-custom-color-1-color has-text-color has-link-color wp-elements-15 wp-block-paragraph" style="margin-bottom:var(--wp--preset--spacing--10)"><strong>Baca Juga</strong></p>



<div class="wp-block-query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="has-link-color wp-elements-16 wp-block-post-template has-text-color has-custom-color-3-color has-minute-font-size is-layout-flow wp-container-core-post-template-is-layout-7a3036bf wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-803 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-art-design tag-aduopini tag-agung-m-abul tag-art tag-borobudur-writers-culture-festival tag-budaya tag-cirebon tag-exhibition tag-fksm tag-pekan-sastra-cirebon tag-sastra tag-seni">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0" class="has-link-color wp-elements-17 wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-16"><a href="https://aduide.id/2025/11/27/cirebon-dan-tanda-tanda-yang-menyala-kembali/" target="_blank" >Cirebon dan Tanda-Tanda yang Menyala Kembali?</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-607 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-art-design tag-aduopini tag-agung-m-abul tag-art tag-teater tag-uniku">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0" class="has-link-color wp-elements-18 wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-16"><a href="https://aduide.id/2025/10/22/menghidupkan-kembali-api-kritis-di-tengah-dunia-akademik-yang-kian-pragmatis/" target="_blank" >Menghidupkan Kembali Api Kritis di Tengah Dunia Akademik yang Kian Pragmatis</a></h6>
</li></ul></div>
</div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Cirebon memiliki modal kebudayaan yang kaya, percampuran tradisi, keberagaman latar, keramahtamahan pola hidup, dan sejarah yang membuatnya selalu menjadi titik temu berbagai gagasan. Kota seperti ini, sejak lama, adalah tempat baik bagi kreativitas untuk tumbuh. Yang diperlukan hanyalah dorongan untuk membuatnya kembali bergerak.<br>Pada akhirnya, pertanyaan besar itu masih menggantung, menunggu jawabannya dari mereka yang hidup di dalamnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-19 is-style-text-subtitle-2--60">Mungkinkah Cirebon benar-benar tengah bersiap untuk bangkit?</h3>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-20 is-style-text-subtitle-2--61">Mungkinkah tiga peristiwa ini menjadi bara kecil yang kelak menyalakan api yang lebih besar?</h3>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-21 is-style-text-subtitle-2--62">Mungkinkah kota yang sempat begitu sunyi ini akan kembali memiliki panggung yang hidup dan dihidupkan bersama, dirawat bersama?</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga jawaban itu perlahan tiba. Dan semoga, kali ini, Cirebon tidak lagi menahan napas, tetapi mulai bernapas panjang, lega, menuju masa depan kesenian yang lebih terbuka dan berani.<br><strong>Semoga!</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Kuningan, 23 November 2025</em></p>



<div class="wp-block-group has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<hr class="wp-block-separator has-text-color has-secondary-200-color has-alpha-channel-opacity has-secondary-200-background-color has-background is-style-default"/>



<div class="wp-block-columns is-not-stacked-on-mobile is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-f56f613f wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-vertically-aligned-center is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:33.33%">
<figure class="wp-block-image size-full is-style-rounded"><img loading="lazy" decoding="async" width="740" height="740" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.14.02.jpeg" alt="" class="wp-image-871" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.14.02.jpeg 740w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.14.02-300x300.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.14.02-150x150.jpeg 150w" sizes="auto, (max-width: 740px) 100vw, 740px" /></figure>
</div>



<div class="wp-block-column is-vertically-aligned-center is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:66.66%">
<p class="wp-block-paragraph">Ditulis oleh:</p>



<p class="is-style-text-label is-style-text-label--63 wp-block-paragraph"><strong>Agung M. Abul</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Penulis, Seniman, Kepala Balai Edukasi &amp; Ekosistem Kuningan, Founder Yayasan Tulisan dan Gambar (tudgam)</p>
</div>
</div>



<hr class="wp-block-separator has-text-color has-secondary-200-color has-alpha-channel-opacity has-secondary-200-background-color has-background is-style-default"/>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/11/27/cirebon-dan-tanda-tanda-yang-menyala-kembali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">803</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Galau Ga Alay: Pameran Penghormatan untuk Mendiang Seniman Yudha Sasmito</title>
		<link>https://aduide.id/2025/04/20/galau-ga-alay-pameran-penghormatan-untuk-mendiang-seniman-yudha-sasmito/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/04/20/galau-ga-alay-pameran-penghormatan-untuk-mendiang-seniman-yudha-sasmito/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2025 07:22:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Gramedia]]></category>
		<category><![CDATA[tudgam]]></category>
		<category><![CDATA[Yudha Sasmito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=259</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah Pameran Penghormatan dari tudgam dan teman-teman seniman Cirebon Untuk Mendiang Seniman Yudha Sasmito Selama satu bulan sejak 17 April-15 Mei 2025, bertempat di Galeri Gramedia Grage Mall Cirebon digelar pameran seni rupa “Galau Ga Alay” yang menghadirkan karya-karya mendiang Yudha Sasmito. Yudha Sasmito merupakan seniman Cirebon kelahiran Malang, 2 Oktober 1963 yang meninggal pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><em>Sebuah Pameran Penghormatan dari <strong>tudgam</strong> dan teman-teman seniman Cirebon Untuk Mendiang Seniman <strong>Yudha Sasmito</strong></em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama satu bulan sejak 17 April-15 Mei 2025, bertempat di Galeri Gramedia Grage Mall Cirebon digelar pameran seni rupa “Galau Ga Alay” yang menghadirkan karya-karya mendiang Yudha Sasmito.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yudha Sasmito merupakan seniman Cirebon kelahiran Malang, 2 Oktober 1963 yang meninggal pada 8 Oktober 2022 lalu. Yudha merupakan salah satu tipikal seniman serba bisa, ia sudah puluhan tahun menetap dan menjadi warga Cirebon. Yudha menyeburkan satu kakinya ke dunia seni rupa, lalu kaki satunya berada di dunia musik. Ia tidak tinggal di dunia yang sepi, melalui karya-karyanya ia berisik, terutama ketika menampilkan karakter gambar-gambar kartun gubahannya baik itu pada lukisannya, ataupun pada komiknya. Ia tertawa dan menertawakan apa-apa yang ia ketahui dan rasakan, bermain-main dengan karakter-karakter kartunnya, merangsang mental orang-orang yang melihat dan membacanya untuk tertawa, memplesetkan kebodohan, kritik, dan sebagainya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-1024x768.jpeg" alt="" class="wp-image-262" style="border-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-1024x768.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-300x225.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-768x576.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-1536x1152.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-2048x1536.jpeg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak karyanya bermula dari situasi dan kondisi sosial sebagai ide awal. Kondisi-kondisi tersebut menjadi hal penting dalam proses penciptaan lukisan-lukisannya selain komik. Ia berbicara tentang keseharian dengan segala perjuangan dan ketidak masuk akalan, ia berbicara kesenian, sampai persoalan politik. Ia juga banyak menawarkan persoalan personal dunianya, dunia yang kita juga ada didalamnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Pameran ini, tudgam sengaja hanya menampilkan sebagian besar karya-karya lukisan yang menonjolkan karakter-karakter kartun gubahannya. <em>“Bukan bermaksud juga memberikan pernyataan kesedihan, kebingungan dan kekacauan juga perilaku berlebihan dan menarik perhatian, tetapi lebih jauh lagi, kita juga bisa melihat hubungannya dengan kondisi dan situasi saat ini”</em>, ucap Agung M. Abul.</p>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="819" height="1024" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-819x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-263" style="border-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-819x1024.jpeg 819w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-240x300.jpeg 240w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-768x960.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-1229x1536.jpeg 1229w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-1638x2048.jpeg 1638w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-scaled.jpeg 2048w" sizes="auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui pameran ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk terus merangsang iklim dialog positif serta produktif di antara berbagai perkembangan seni rupa di Cirebon khusunya. Kerjasama yang baik antara pihah Gramedia dan rekan-rekan seniman Cirebon, pada gilirannya akan menggairahkan semangat terus berkarya dan menumbuhkan apresiasi seni dan kebudayaan di masyarakat luas, sehingga perkembangan kesenian akan semakin tumbuh dan meluas.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/04/20/galau-ga-alay-pameran-penghormatan-untuk-mendiang-seniman-yudha-sasmito/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">259</post-id>	</item>
		<item>
		<title>A Shot of Gratitude: Selebrasi Empat Tahun Komunikoffie Tumbuh Bersama</title>
		<link>https://aduide.id/2025/04/16/a-shot-of-gratitude-selebrasi-empat-tahun-komunikoffie-tumbuh-bersama/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/04/16/a-shot-of-gratitude-selebrasi-empat-tahun-komunikoffie-tumbuh-bersama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 17:09:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Gigs]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Community]]></category>
		<category><![CDATA[Culinary]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikoffie]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=242</guid>

					<description><![CDATA[Empat tahun bukan waktu yang singkat—terutama bagi sebuah komunitas yang tumbuh bersama, berbagi ruang, dan menciptakan banyak cerita. A Shot of Gratitude-Komunikoffie 4 Years Strong hadir sebagai bentuk perayaan atas perjalanan itu. Momen untuk merayakan, terhubung kembali, merefleksikan langkah, dan melangkah maju bersama. Akan digelar pada Minggu, 20 April 2025 di Komunikoffie, Jl. Taman Pemuda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Empat tahun bukan waktu yang singkat—terutama bagi sebuah komunitas yang tumbuh bersama, berbagi ruang, dan menciptakan banyak cerita. <strong>A Shot of Gratitude-Komunikoffie 4 Years Strong</strong> hadir sebagai bentuk perayaan atas perjalanan itu. Momen untuk merayakan, terhubung kembali, merefleksikan langkah, dan melangkah maju bersama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akan digelar pada <strong>Minggu, 20 April 2025</strong> di <strong><a href="https://www.instagram.com/komunikoffie?igsh=Zm8yMmtkbTRuNXI0" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Komunikoffie</a></strong>, <strong>Jl. Taman Pemuda Cirebon</strong>, acara ini akan menjadi titik temu berbagai elemen kreatif dalam satu hari penuh energi. Mulai dari aktivitas fisik di pagi hari, lokakarya kreatif, diskusi inspiratif, hingga pasar komunitas dan pertunjukan musik—semua dirancang untuk merayakan kebersamaan yang hangat dan bermakna.</p>



<figure class="wp-block-image size-full has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="864" height="975" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5644.jpeg" alt="" class="wp-image-244" style="border-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5644.jpeg 864w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5644-266x300.jpeg 266w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5644-768x867.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 864px) 100vw, 864px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini bukan sekadar selebrasi, tetapi sebuah pernyataan bahwa kreativitas dan kolaborasi selalu punya tempat untuk tumbuh. Berikut adalah rangkaian acara yang bisa dinikmati sepanjang hari:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Community Fun Run: AM SUN RUN</strong><br>Awali hari dengan semangat lewat lari santai bersama @golerun.club. Nikmati udara pagi dan kebersamaan di langkah pertama A Shot of Gratitude.</li>



<li><strong>Komuni Class: Clay Handbuilding Workshop</strong><br>Bersama @apikcraft, peserta diajak menyelami seni membentuk tanah liat dengan tangan. Tak hanya melepas stres, tapi juga mengasah intuisi kreatif.</li>



<li><strong>Komuni Talks</strong><br>Sesi diskusi yang mempertemukan pemikiran dan pengalaman dari berbagai pelaku kreatif seperti @sorekamari, @apikcraft, @bismawilwatikta, @poptunes1988, dan @anjangbiani. Sebuah ruang berbagi cerita, insight, dan inspirasi untuk terus bergerak maju.</li>



<li><strong>Komuni Backyard Market</strong><br>Temukan produk-produk unik dari tenant lokal pilihan seperti @ru.pa.wan, @golerun.club, @viorajewelry_id, @fomo.trenz, @tokodaging.primera, @bayusastra_tattoo, @hollypiercing_, dan masih banyak lagi. Sebuah ruang dukung UMKM dan kreativitas lokal yang tak boleh dilewatkan.</li>



<li><strong>Komuni Showcase</strong><br>Nikmati sajian karya dari @anjangbiani—sebuah penanda bahwa karya bisa menjadi ruang ekspresi dan sarana komunikasi.</li>



<li><strong>Live Tunes Session: Sip N Groove</strong><br>Sore harimu akan ditutup dengan lantunan musik dari @poptunes1988 dan @denzentric, membawa nuansa santai untuk menikmati hari dengan secangkir kopi dan obrolan hangat.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Perayaan 4 tahun ini bukan hanya soal kegiatan, tapi tentang kehadiran. Hadir untuk saling menyapa, saling mendengar, dan merayakan semangat kolektif yang selama ini menyala. Sebuah ruang di mana semua bisa menjadi bagian dari cerita, tanpa harus merasa asing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Didukung oleh berbagai pihak seperti @grabcirebon.id, @biznethome, @cirebon_cleo, @nasijamblang_mangdul, hingga @toza.idn dan @mejeesa.studio, Komuni Day 2025 juga menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci dari keberlangsungan ruang-ruang kreatif di daerah. Tak ketinggalan, media partner seperti @infogigscirebon, @aduide.media, dan @celahsuara.id akan hadir mengabadikan momen-momen penting dari perayaan ini.</p>



<figure class="wp-block-image size-full has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="855" height="697" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5645.jpeg" alt="" class="wp-image-245" style="border-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5645.jpeg 855w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5645-300x245.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5645-768x626.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 855px) 100vw, 855px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Komunikoffie 4 Years Strong</strong> mengajakmu bukan hanya untuk datang, tapi untuk ikut serta. Bersama, kita tak hanya merayakan apa yang telah dicapai, tapi juga membuka ruang untuk ide, kolaborasi, dan kebersamaan yang baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampai jumpa di <strong><a href="https://www.instagram.com/komunikoffie?igsh=Zm8yMmtkbTRuNXI0" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Komunikoffie</a></strong>, Jl. Taman Pemuda Cirebon. Mari kita ciptakan kisah dan pengalaman, bersama-sama.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/04/16/a-shot-of-gratitude-selebrasi-empat-tahun-komunikoffie-tumbuh-bersama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">242</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
