<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cirebon &#8211; Aduide Media</title>
	<atom:link href="https://aduide.id/tag/cirebon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://aduide.id</link>
	<description>Township Youth Media</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jan 2026 09:24:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/03/cropped-favicon-32x32.png</url>
	<title>Cirebon &#8211; Aduide Media</title>
	<link>https://aduide.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246255001</site>	<item>
		<title>Dari Jalanan ke Galeri: Pameran “Rising Wave” dan Ujian atas Modal Simbolik Grafiti</title>
		<link>https://aduide.id/2026/01/29/dari-jalanan-ke-galeri-pameran-rising-wave-dan-ujian-atas-modal-simbolik-grafiti/</link>
					<comments>https://aduide.id/2026/01/29/dari-jalanan-ke-galeri-pameran-rising-wave-dan-ujian-atas-modal-simbolik-grafiti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 02:18:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduOpini]]></category>
		<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Izhar]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura Character Connection]]></category>
		<category><![CDATA[Rising Wave]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=1105</guid>

					<description><![CDATA[Prolog Perdebatan tentang grafiti hampir selalu berangkat dari satu ketegangan klasik: antara ekspresi visual dan klaim sepihak atas ruang publik. Di satu sisi, grafiti dipahami sebagai praktik subkultural dengan logika pengakuannya sendiri; di sisi lain, ia terus dipersoalkan sebagai vandalisme karena hadir tanpa izin di ruang bersama. Ketegangan inilah yang membuat setiap upaya “mengeluarkan” grafiti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--6">Prolog</h1>



<p>Perdebatan tentang grafiti hampir selalu berangkat dari satu ketegangan klasik: antara ekspresi visual dan klaim sepihak atas ruang publik. Di satu sisi, grafiti dipahami sebagai praktik subkultural dengan logika pengakuannya sendiri; di sisi lain, ia terus dipersoalkan sebagai vandalisme karena hadir tanpa izin di ruang bersama. Ketegangan inilah yang membuat setiap upaya “mengeluarkan” grafiti dari jalan—ke galeri, pameran, atau institusi—selalu dibaca ambigu: sebagai solusi, kompromi, atau justru penjinakan.</p>



<p>Persoalan grafiti, dengan demikian, tidak berhenti pada soal estetika atau legalitas. Yang dipertaruhkan adalah <strong>bagaimana nilai grafiti diproduksi dan diakui</strong>. Dalam kultur <em>street art</em> dan grafiti, makna tidak ditentukan oleh publik luas atau institusi seni, melainkan oleh pengakuan internal di antara pelakunya. Dari titik inilah perpindahan dari jalan ke galeri menjadi relevan: bukan sebagai sekadar perubahan medium, tetapi sebagai pergeseran cara nilai, status, dan legitimasi bekerja.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--7">Praktik Bentuk dan Medan yang (Sebenarnya Tidak) Baru</h2>



<p>Spektrum grafiti memang luas: dari <em>tagging, throw-up, bombing, piece</em>, mural, hingga karakter. Yang menarik di Cirebon hari ini adalah ketimpangan visibilitas antara bentuk-bentuk tersebut. <em>Tagging dan throw-up</em> tersebar masif di jalanan (dan selalu ada yang baru), sementara kemunculan <em>piece</em> baru relatif lebih lama. Pameran <em>Rising Wave</em> hadir sebagai praktik lain: <em>street art</em>, atau dalam konteks ini agar lebih luas saya menggunakan istilah <em>urban art </em>(sehingga grafiti dan <em>street art</em> pun termasuk di dalamnya) yang tidak muncul sebagai intervensi sepihak di ruang publik, melainkan sebagai ekspresi yang telah melalui proses kurasi, pemilihan medium, dan mediasi ruang galeri.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full has-custom-border"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1152" height="2048" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671.jpeg" alt="" class="wp-image-1108" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671.jpeg 1152w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671-169x300.jpeg 169w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671-576x1024.jpeg 576w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671-768x1365.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6671-864x1536.jpeg 864w" sizes="(max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Pengantar pameran Rising Wave di Gramedia Grage Mall Cirebon, Januari 2026. Dokumentasi pribadi.</em></figcaption></figure>



<p>Pameran <em>Rising Wave</em> di Cirebon menarik bukan hanya sebagai kabar baik bagi ekosistem seni urban Pantura, tetapi juga sebagai titik uji bagi perdebatan lama tentang grafiti, ruang publik, legitimasi kultural, tentang apakah praktik jalanan hari ini masih bekerja dengan logika subkultural yang sama, atau sudah bergerak menuju bentuk lain yang lebih dapat diterima. Tidak ada kesepakatan tunggal. Yang ada justru spektrum: antara mereka yang masih melihat ilegalitas dalam kultur grafiti dan <em>street art </em>sebagai syarat makna, dan mereka yang mulai mencari bentuk ekspresi lain di luar konflik langsung dengan ruang publik.</p>



<p>Di satu sisi, pameran ini menandai naiknya minat publik terhadap<em> street art</em>, selain maraknya <em>tagging</em> dan <em>throw-up</em> di Cirebon. Di sisi lain, ia memperlihatkan bagaimana praktik yang berakar dari jalanan mulai bernegosiasi — atau berkompromi — dengan ruang institusional. Negosiasi ini tidak netral. Ia selalu menyentuh persoalan nilai, status, dan terutama: pengakuan.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--8">Modal Simbolik dan Tatanan Pengakuan</h2>



<p>Dalam kultur<em> street art</em> dan grafiti, modal simbolik tidak lahir dari kualitas visual semata, melainkan dari pengakuan. Pengakuan ini bersifat internal, hierarkis, dan tidak demokratis. Ia datang dari sesama pelaku (seperti yang disampaikan di prolog), dari jaringan, dari sejarah keterlibatan, dari siapa yang tahu apa yang dipertaruhkan saat sebuah karya dibuat. Karena itu, sebuah <em>tagging</em> yang buruk secara estetika tetap bisa memiliki bobot simbolik tinggi jika ia hadir di lokasi berisiko, pada waktu yang tepat, dan dibaca oleh komunitas yang relevan. Sebaliknya, karya yang rapi, teknis, dan “layak pamer” bisa sepenuhnya kosong secara simbolik jika terputus dari medan pengakuan tersebut.</p>



<p>Dalam logika ini, perpindahan dari jalan ke galeri bukan sekadar perubahan medium, tetapi perubahan tatanan pengakuan. Di jalan, pengakuan datang dari keberanian, konsistensi, keterbacaan, dan relasi antar pelaku. Ia dibangun perlahan, sering kali dalam kondisi anonim, dan selalu rentan hilang. Di galeri, pengakuan bergeser ke kurator, institusi, kolektor, dan media. Modal simbolik tidak menghilang, tetapi dialihkan—dan setiap pengalihan selalu mengubah siapa yang berhak menilai, serta nilai apa yang dianggap sah.</p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-28f84493 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-light-background-color has-background is-layout-flow wp-container-core-column-is-layout-61ae05d8 wp-block-column-is-layout-flow" style="border-radius:12px;padding-top:var(--wp--preset--spacing--18);padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--24);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);flex-basis:100%">
<p class="has-custom-color-1-color has-text-color has-link-color wp-elements-7921b8707593f86b9d38baa81fa11bc2" style="margin-bottom:var(--wp--preset--spacing--10)"><strong>Baca Juga</strong></p>



<div class="wp-block-query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="has-link-color wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc wp-block-post-template has-text-color has-custom-color-3-color has-minute-font-size is-layout-flow wp-container-core-post-template-is-layout-cbd8a0e9 wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-242 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-gigs tag-adukabar tag-art tag-cirebon tag-community tag-culinary tag-gigs tag-komunikoffie tag-music">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/04/16/a-shot-of-gratitude-selebrasi-empat-tahun-komunikoffie-tumbuh-bersama/" target="_blank" >A Shot of Gratitude: Selebrasi Empat Tahun Komunikoffie Tumbuh Bersama</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-259 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-adukabar category-art-design tag-adukabar tag-art tag-cirebon tag-exhibition tag-gramedia tag-tudgam tag-yudha-sasmito">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/04/20/galau-ga-alay-pameran-penghormatan-untuk-mendiang-seniman-yudha-sasmito/" target="_blank" >Galau Ga Alay: Pameran Penghormatan untuk Mendiang Seniman Yudha Sasmito</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-803 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-art-design tag-aduopini tag-agung-m-abul tag-art tag-borobudur-writers-culture-festival tag-budaya tag-cirebon tag-exhibition tag-fksm tag-pekan-sastra-cirebon tag-sastra tag-seni">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/11/27/cirebon-dan-tanda-tanda-yang-menyala-kembali/" target="_blank" >Cirebon dan Tanda-Tanda yang Menyala Kembali?</a></h6>
</li></ul></div>
</div>
</div>



<p>Dengan demikian, <em>Rising Wave</em> tidak bisa dibaca netral sebagai pameran dan perluasan ruang ekspresi semata, melainkan sebagai strategi simbolik: upaya sebagian pelaku urban art untuk menjangkau sumber pengakuan dan medan baru ketika pengakuan jalanan dengan medan yang lama semakin tidak stabil, jenuh, atau tereduksi menjadi kebisingan visual. <em>Tagging</em> yang masif tidak lagi otomatis menghasilkan status; repetisi gaya justru sering menurunkan daya simboliknya sendiri. Dalam kondisi seperti ini, galeri menawarkan stabilitas: visibilitas yang terjaga, pengakuan yang lebih pasti, dan legitimasi yang tidak lagi bergantung pada risiko jalanan.</p>



<p>Modal simbolik menjadi istilah yang tidak selalu disebut, tetapi terus dibicarakan. Siapa yang masih dianggap<em> “real”</em>? Apakah pengakuan masih datang dari jalan, atau mulai bergeser ke galeri, pameran, dan jaringan kuratorial? Apakah <em>tagging</em> di ruang publik masih berfungsi sebagai akumulasi status, atau justru kehilangan daya karena repetisi dan saturasi? Pertanyaan-pertanyaan ini tidak dijawab dengan teori, melainkan dengan pengalaman, lelah, dan kadang sinisme.</p>



<p>Dari sini, pembacaan terhadap pameran seperti <em>“Rising Wave”</em> menjadi relevan. Ia tidak lagi sekadar perayaan seni karakter dan <em>urban art</em>, melainkan bagian dari pergeseran medan yang sedang berlangsung: dari jalanan ke galeri, dari konflik langsung ke mediasi institusional, dari modal simbolik berbasis risiko ke bentuk legitimasi yang lebih stabil — namun juga lebih jinak.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full has-custom-border"><img decoding="async" width="2048" height="1538" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673.jpeg" alt="" class="wp-image-1110" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px;object-fit:cover" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673.jpeg 2048w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673-300x225.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673-1024x769.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673-768x577.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6673-1536x1154.jpeg 1536w" sizes="(max-width: 2048px) 100vw, 2048px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Suasana ruang pameran Rising Wave di Gramedia Grage Mall Cirebon, Januari 2026. Dokumentasi pribadi.</em></figcaption></figure>



<p>Namun membaca <em>“Rising Wave”</em> semata sebagai “penjinakan” juga terlalu sederhana. Pameran ini justru memperlihatkan bahwa <em>urban art</em> pun tidak tunggal. Seni karakter, kanvas, <em>art toys</em>, dan <em>merchandise</em> memang tidak beroperasi dengan logika ilegalitas yang sama seperti <em>tagging</em> atau <em>bombing</em>, tetapi spiritnya tetap berakar pada kultur street art: gaya visual, bahasa simbolik, dan jaringan kolektif yang tumbuh di luar institusi seni arus utama.</p>



<p>Pertanyaannya kemudian bukan apakah <em>Rising Wave </em>masih <em>“real”</em> menurut standar grafiti jalanan, melainkan apa yang dipertaruhkan ketika praktik <em>street art</em> berpindah medan. Dalam istilah Pierre Bourdieu, ini adalah pergeseran sumber modal simbolik. Jika di jalan modal simbolik lahir dari sejarah keterlibatan, pengakuan sesama pelaku, risiko hingga ilegalitas, di galeri ia mulai bergantung pada kurasi, jaringan, dan legitimasi institusional. Yang satu tidak otomatis membatalkan yang lain, tetapi keduanya bekerja dengan logika nilai yang berbeda — dan sering kali saling mencurigai.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full has-custom-border"><img decoding="async" width="1538" height="2048" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672.jpeg" alt="" class="wp-image-1111" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672.jpeg 1538w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672-769x1024.jpeg 769w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672-768x1023.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6672-1154x1536.jpeg 1154w" sizes="(max-width: 1538px) 100vw, 1538px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Jamming bersama di Roblox. Salah satu rangkaian pameran Rising Wave di Gramedia Grage Mall Cirebon, Januari 2026. Dokumentasi pribadi.</em></figcaption></figure>



<p>Dalam konteks Cirebon, pameran ini justru membuka ruang dialog yang jarang terjadi: antara praktik jalanan yang masif dan berisik namun sering dianggap problematik, dan praktik galeri yang rapi dan sepi namun kerap dicurigai kehilangan daya subversif. <em>Rising Wave</em> memperlihatkan bahwa seni karakter dan <em>urban art</em> bisa memiliki gaung sendiri tanpa harus sepenuhnya memutus relasi dengan kultur jalanan. Tetapi ia juga memperlihatkan batasnya: tidak semua praktik grafiti bisa, atau mau, diterjemahkan ke dalam format pameran.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--9">Epilog</h2>



<p>Jika kembali ke perdebatan tentang ruang publik dan graffiti, <em>Rising Wave</em> menawarkan satu alternatif yang sering diminta oleh kritik anti-grafiti: ekspresi visual tanpa klaim sepihak atas ruang bersama. Namun alternatif ini datang dengan harga. Ketika konflik, risiko, dan ilegalitas dikurangi, sebagian modal simbolik yang menopang grafiti sebagai praktik subkultural ikut terkikis. Yang tersisa adalah bentuk yang lebih dapat diterima, tetapi juga lebih mudah dinetralkan.</p>



<p>Namun, <em>Rising Wave</em> bukan jawaban atas perdebatan grafiti versus vandalisme, melainkan cermin atas ketegangan itu sendiri. Ia menunjukkan bahwa <em>urban art</em> hari ini bergerak di antara dua tuntutan yang saling tarik-menarik: keinginan untuk diakui secara publik, dan kebutuhan untuk tetap relevan secara subkultural. Jalan dan galeri bukan dua dunia yang sepenuhnya terpisah, tetapi medan dengan aturan, risiko, dan konsekuensi yang berbeda.</p>



<p>Mungkin justru di situ nilai <em>Rising Wave </em>paling penting: bukan sebagai bukti bahwa grafiti telah “naik kelas”, melainkan sebagai pengingat bahwa setiap perpindahan ruang selalu membawa perubahan makna. Pertanyaannya bukan lagi apakah <em>urban art</em> sah atau tidak, tetapi nilai apa yang hilang, dan nilai apa yang diperoleh, ketika praktik jalanan memilih untuk naik ke dinding galeri.</p>



<div class="wp-block-group has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<hr class="wp-block-separator has-text-color has-secondary-200-color has-alpha-channel-opacity has-secondary-200-background-color has-background is-style-default"/>



<div class="wp-block-columns is-not-stacked-on-mobile is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-28f84493 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-vertically-aligned-center is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:33.33%">
<figure class="wp-block-image size-full is-style-rounded"><img loading="lazy" decoding="async" width="949" height="950" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6674-e1769652978285.jpeg" alt="" class="wp-image-1113" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6674-e1769652978285.jpeg 949w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6674-e1769652978285-300x300.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6674-e1769652978285-150x150.jpeg 150w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG_6674-e1769652978285-768x769.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 949px) 100vw, 949px" /></figure>
</div>



<div class="wp-block-column is-vertically-aligned-center is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:66.66%">
<p>Ditulis oleh:</p>



<p class="is-style-text-label is-style-text-label--10"><strong>Izhar Fathurrohim Wijaya (Sorekamari)</strong></p>



<p>Izhar adalah pengarah kreatif dan pendiri Graphic Handler, studio Risograph dan penerbitan mandiri. Praktiknya meliputi seni, budaya, desain, kuratorial, programming, dan community building melalui platform Sanggar Ikhtiar, serta penguatan ekosistem artbook lintas disiplin bersama Yayasan Pustaka Seni Indonesia.</p>



<p>Instagram:&nbsp;<a href="https://www.instagram.com/sorekamari/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://www.instagram.com/sorekamari/</a><br>Blog:&nbsp;<a href="https://medium.com/@izharfathurrohim" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://medium.com/@izharfathurrohim</a></p>
</div>
</div>



<hr class="wp-block-separator has-text-color has-secondary-200-color has-alpha-channel-opacity has-secondary-200-background-color has-background is-style-default"/>
</div>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2026/01/29/dari-jalanan-ke-galeri-pameran-rising-wave-dan-ujian-atas-modal-simbolik-grafiti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1105</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pantura Alert: “Rising Wave” Menandai Bangkitnya Seni Karakter dan Urban Art di Cirebon</title>
		<link>https://aduide.id/2026/01/07/pantura-alert-rising-wave-menandai-bangkitnya-seni-karakter-dan-urban-art-di-cirebon/</link>
					<comments>https://aduide.id/2026/01/07/pantura-alert-rising-wave-menandai-bangkitnya-seni-karakter-dan-urban-art-di-cirebon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 16:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Design]]></category>
		<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura Character Connection]]></category>
		<category><![CDATA[Urban Art]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=1033</guid>

					<description><![CDATA[Awal tahun 2026 dibuka dengan energi kreatif yang kuat dari wilayah Pantura. Pameran kolektif bertajuk “Rising Wave” resmi digelar sebagai penanda naiknya gelombang baru seni karakter dan urban art dari Cirebon, sekaligus memperlihatkan denyut ekosistem kreatif yang kian matang dan saling terhubung. Diselenggarakan oleh Pantura Character Connection, pameran ini berlangsung di Galeri Gramedia Grage Mall [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Awal tahun 2026 dibuka dengan energi kreatif yang kuat dari wilayah Pantura. Pameran kolektif bertajuk “Rising Wave” resmi digelar sebagai penanda naiknya gelombang baru seni karakter dan urban art dari Cirebon, sekaligus memperlihatkan denyut ekosistem kreatif yang kian matang dan saling terhubung.</p>



<p>Diselenggarakan oleh <strong><a href="https://www.instagram.com/pantura.character?igsh=aGM1d2MxMndpZXNr" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pantura Character Connection</a></strong>, pameran ini berlangsung di <strong><a href="https://share.google/RqPZvOQatZFuqdIth" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Galeri Gramedia Grage Mall Cirebon</a></strong> mulai 2 hingga 31 Januari 2026. Selama hampir satu bulan, publik diajak menyelami ragam ekspresi visual para seniman karakter yang tumbuh dan berkembang dari kawasan Pantura.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--16">“Rising Wave” sebagai Simbol Arus Kreatif Baru Pantura</h2>



<p>Judul “Rising Wave” tidak dipilih secara kebetulan. Ia merepresentasikan semangat kebangkitan yang bergerak kolektif, layaknya ombak yang datang silih berganti namun saling menguatkan. Setiap seniman hadir dengan gaya, karakter, dan identitas visual yang berbeda, tetapi bergerak dalam satu frekuensi kebersamaan.</p>



<p>Pameran ini menjadi refleksi bahwa skena seni karakter dan urban art Pantura tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Ada arus kolaborasi, dialog visual, dan keberanian untuk tampil ke ruang publik yang lebih luas. Dalam konteks ini, “Rising Wave” bukan sekadar pameran, melainkan penanda fase baru perjalanan kreatif para pelakunya.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--17">28 Seniman Sajikan Beragam Karya</h2>



<p>Sebanyak 28 seniman anggota Pantura Character Connection terlibat dalam pameran ini. Karya yang dipamerkan didominasi oleh lukisan kanvas berukuran 50 x 50 cm, yang dirancang agar memiliki format seragam namun tetap memberi ruang eksplorasi visual yang luas bagi tiap seniman.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-18 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="731" data-id="1042" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-1024x731.jpeg" alt="Foto by @pileofvisual" class="wp-image-1042" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-1024x731.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-300x214.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-768x548.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-1536x1097.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00097-scaled.jpeg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto by @pileofvisual</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" data-id="1045" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-1024x683.jpeg" alt="Foto by @pileofvisual" class="wp-image-1045" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-1024x683.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-300x200.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-768x512.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-1536x1024.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00081-scaled.jpeg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto by @pileofvisual</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" data-id="1044" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-1024x683.jpeg" alt="Foto by @pileofvisual" class="wp-image-1044" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-1024x683.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-300x200.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-768x512.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-1536x1024.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00087-scaled.jpeg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto by @pileofvisual</figcaption></figure>
</figure>



<p>Selain karya dua dimensi, pengunjung juga dapat menemukan art toys dan merchandise sebagai perpanjangan medium ekspresi karakter. Hampir seluruh karya yang dipamerkan tersedia untuk dijual, membuka kesempatan bagi kolektor maupun publik umum untuk memiliki karya sekaligus memberi dukungan langsung kepada para seniman.</p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--19">Pembukaan Pameran: Seni, Diskusi, dan Musik dalam Satu Ruang</h3>



<p>Acara pembukaan pameran pada 2 Januari 2026 berlangsung hangat dan meriah. Sambutan disampaikan oleh Neogreenmonster yang mewakili Pantura Character Connection, serta Iqbal Alditio sebagai perwakilan Galeri Gramedia.</p>



<p>Pembukaan resmi ditandai dengan pemotongan pita, dilanjutkan live painting performance oleh salah satu exhibitor, Raffael, yang langsung memperlihatkan proses kreatif di hadapan pengunjung. Momen ini menegaskan bahwa seni tidak hanya untuk dipajang, tetapi juga untuk dialami secara langsung.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-20 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="731" data-id="1040" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-1024x731.jpeg" alt="Foto by @pileofvisual" class="wp-image-1040" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-1024x731.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-300x214.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-768x549.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-1536x1097.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00062-scaled.jpeg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto by @pileofvisual</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" data-id="1041" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-1024x683.jpeg" alt="Foto by @pileofvisual" class="wp-image-1041" style="border-top-left-radius:12px;border-top-right-radius:12px;border-bottom-left-radius:12px;border-bottom-right-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-1024x683.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-300x200.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-768x512.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-1536x1024.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2026/01/DSC00068-2048x1365.jpeg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto by @pileofvisual</figcaption></figure>
</figure>



<p>Rangkaian acara berlanjut dengan artist talk bersama Raffael, Ermisa, dan The Fuku, dimoderatori oleh Iqbal Alditio. Diskusi ini membahas proses berkarya, karakter visual, hingga dinamika skena seni urban di Pantura. Acara kemudian ditutup dengan music spinning oleh Nemo, menciptakan suasana santai dan cair yang mendorong interaksi antar pengunjung.</p>



<p>Untuk melengkapi pengalaman, pengunjung juga menikmati hidangan ringan serta kopi signature dari Komunikoffie, salah satu pendukung acara.</p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--21">Melibatkan Berbagai Kolaborator</h3>



<p>Pembukaan pameran “Rising Wave” turut dihadiri oleh sejumlah media seperti Invaderwalls, Pileofvisual, dan Wakeup.magz, yang menunjukkan perhatian terhadap perkembangan seni karakter dan urban art dari daerah.</p>



<p>Pameran ini merupakan hasil kolaborasi antara Pantura Character Connection dan Gramedia Grage Mall Cirebon, dengan dukungan sponsor Diton King, Raya Graff, dan Wadezig, serta pendukung acara Reps Store, Click-Clack, dan Komunikoffie.</p>



<p>Adapun media partner yang terlibat antara lain Invaderwalls, Pileofvisual, Wakeup.magz, Raise Up My Homies, Mature, Wildwall, dan Aduide Media.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle is-style-text-subtitle--22">Menguatkan Ruang Berkarya Seniman Pantura</h2>



<p>Melalui “Rising Wave”, Pantura Character Connection menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang berkarya, ruang diskusi, dan ruang kolaborasi bagi seniman lintas generasi, khususnya dari Cirebon dan kawasan Pantura.</p>



<p>Pameran ini menjadi bukti bahwa seni karakter dan urban art dari daerah memiliki daya tawar, identitas, serta potensi untuk berkembang secara berkelanjutan. “Rising Wave” bukan hanya tentang karya yang dipajang, tetapi tentang arus kreatif yang sedang naik dan siap bergerak lebih jauh.</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2026/01/07/pantura-alert-rising-wave-menandai-bangkitnya-seni-karakter-dan-urban-art-di-cirebon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1033</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cirebon dan Tanda-Tanda yang Menyala Kembali?</title>
		<link>https://aduide.id/2025/11/27/cirebon-dan-tanda-tanda-yang-menyala-kembali/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/11/27/cirebon-dan-tanda-tanda-yang-menyala-kembali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agung M. Abul]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 16:07:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduOpini]]></category>
		<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[Agung M Abul]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Borobudur Writers & Culture Festival]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[FKSM]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Sastra Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Sastra]]></category>
		<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=803</guid>

					<description><![CDATA[Dalam beberapa tahun terakhir, Cirebon seperti terperangkap dalam kesepiannya sendiri. Kota yang pernah riuh oleh perjumpaan, percakapan, dan percobaan artistik itu perlahan merapatkan diri dalam diam. Peristiwa kesenian tak lagi seramai dulu, pembacaan sastra jarang terdengar, ruang-ruang budaya lebih sering dipenuhi gema langkah daripada suara yang menyusun gagasan. Kesunyian itu bukan hanya keadaan, tetapi suasana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dalam beberapa tahun terakhir, Cirebon seperti terperangkap dalam kesepiannya sendiri. Kota yang pernah riuh oleh perjumpaan, percakapan, dan percobaan artistik itu perlahan merapatkan diri dalam diam. Peristiwa kesenian tak lagi seramai dulu, pembacaan sastra jarang terdengar, ruang-ruang budaya lebih sering dipenuhi gema langkah daripada suara yang menyusun gagasan. Kesunyian itu bukan hanya keadaan, tetapi suasana yang menggantung bertahun-tahun, membuat siapa pun yang berkarya merasa berjalan sendirian.</p>



<p>Banyak seniman dan penulis bekerja sendiri atau hanya untuk lingkaran kecil tertentu, Kesepian itu tumbuh seperti kabut menyelimuti, memisahkan, dan menunda banyak kemungkinan. Namun dalam beberapa pekan terakhir, suasana itu perlahan retak. Sebuah gerak kecil muncul, lalu merambat, dan mulai terasa. Cirebon yang tadinya menunduk kini sedikit mengangkat wajahnya. Kota ini seperti mendengar ketukan halus dari sesuatu yang kembali ingin hidup.</p>



<p>Gerak itu dimulai dari <a href="https://www.instagram.com/pekansastracirebon" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pekan Sastra Cirebon</a>, ketika kata-kata kembali berkumpul setelah lama tercerai-berai. Di sana, sastra menjadi jembatan dan menjadi ruang temu, percakapan menjadi alat untuk menembus jarak yang selama ini memisahkan. Retak kecil itu bukan sekadar program, melainkan penanda bahwa sastra di Cirebon belum padam, ia hanya menunggu panggilannya kembali.</p>



<p>Tidak lama berselang, hadir <a href="https://www.google.com/search?q=FKSM+(Festival+Komunitas+Seni+Media)&amp;ie=UTF-8" target="_blank" rel="noreferrer noopener">FKSM (Festival Komunitas Seni Media)</a>. Untuk kota yang cenderung berjalan dalam ritme tenang, FKSM muncul sebagai keberanian yang tak lazim. Ia gelisah, eksperimental, dan berani mempertanyakan bentuk. Ia membuka ruang bagi praktik yang selama ini jarang diberi tempat, seni video, bunyi, performans digital, dan bentuk-bentuk pencarian yang tidak selalu nyaman bagi publik arus utama. FKSM menegaskan bahwa seni bukan sesuatu yang statis, ia selalu mencari jalan baru untuk bertahan, bahkan dalam lorong-lorong sepi.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-4 is-cropped wp-block-gallery-29 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;69fd0eda06a0e&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="69fd0eda06a0e" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="806" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.40-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-806" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.40-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.40-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.40.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			aria-label="Enlarge"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.imageButtonRight"
			data-wp-style--top="state.imageButtonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;69fd0eda06f03&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="69fd0eda06f03" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="808" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.39-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-808" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.39-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.39-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.39.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			aria-label="Enlarge"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.imageButtonRight"
			data-wp-style--top="state.imageButtonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;69fd0eda07356&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="69fd0eda07356" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="811" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-811" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			aria-label="Enlarge"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.imageButtonRight"
			data-wp-style--top="state.imageButtonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;69fd0eda077e7&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="69fd0eda077e7" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="810" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.35-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-810" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.35-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.35-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.35.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			aria-label="Enlarge"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.imageButtonRight"
			data-wp-style--top="state.imageButtonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;69fd0eda07c95&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="69fd0eda07c95" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="812" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-1-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-812" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-1-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-1-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.37-1.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			aria-label="Enlarge"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.imageButtonRight"
			data-wp-style--top="state.imageButtonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;69fd0eda080d8&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="69fd0eda080d8" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="807" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.45-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-807" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.45-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.45-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.45.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			aria-label="Enlarge"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.imageButtonRight"
			data-wp-style--top="state.imageButtonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;69fd0eda08511&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="69fd0eda08511" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="809" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.46-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-809" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.46-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.46-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.46.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			aria-label="Enlarge"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.imageButtonRight"
			data-wp-style--top="state.imageButtonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>



<figure data-wp-context="{&quot;imageId&quot;:&quot;69fd0eda08978&quot;}" data-wp-interactive="core/image" data-wp-key="69fd0eda08978" class="wp-block-image size-large has-custom-border wp-lightbox-container"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" data-wp-class--hide="state.isContentHidden" data-wp-class--show="state.isContentVisible" data-wp-init="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on--click="actions.showLightbox" data-wp-on--load="callbacks.setButtonStyles" data-wp-on-window--resize="callbacks.setButtonStyles" data-id="813" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.48-768x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-813" style="border-radius:13px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.48-768x1024.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.48-225x300.jpeg 225w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-25-at-11.17.48.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><button
			class="lightbox-trigger"
			type="button"
			aria-haspopup="dialog"
			aria-label="Enlarge"
			data-wp-init="callbacks.initTriggerButton"
			data-wp-on--click="actions.showLightbox"
			data-wp-style--right="state.imageButtonRight"
			data-wp-style--top="state.imageButtonTop"
		>
			<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" fill="none" viewBox="0 0 12 12">
				<path fill="#fff" d="M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z" />
			</svg>
		</button></figure>
<figcaption class="blocks-gallery-caption wp-element-caption">FKSM 2025 &#8211; Foto oleh Andrean</figcaption></figure>



<p>Dan dalam hitungan hari kemudian, Cirebon disinggahi <a href="https://festival.borobudurwriters.id/gelaran-2025/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Borobudur Writers &amp; Culture Festival</a>, sebuah festival besar dengan jejaring nasional dan internasional. Bagi Cirebon, kedatangannya bukan sekadar peristiwa, melainkan jendela yang membuka cakrawala lebih luas. Ia membawa gagasan baru, pertemuan lintas-batas, dan harapan bahwa kota ini tidak hanya melihat dunia, tetapi juga dilihat oleh dunia. Cirebon yang selama ini bergerak dalam lingkaran kecil, tiba-tiba memiliki kesempatan untuk menyentuh orbit yang lebih besar.</p>



<p>Ketiga peristiwa ini menandai perubahan yang penting. Tahun-tahun kesepian yang membuat seniman bekerja dalam jarak dan keraguan perlahan menemukan udara. Semua ini bukan sekadar agenda budaya, melainkan gejala bahwa kehidupan kesenian Cirebon masih berdenyut. Bahwa di balik diam yang panjang, ada yang terus menyala.</p>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-4b85cc9f3966971ea48203f0aaaf1e3d is-style-text-subtitle-2--30">Pertanyaannya kini, dapatkah rangkaian peristiwa ini benar-benar menjadi pemantik awal bagi kebangkitan ekosistem seni di Cirebon?</h2>



<h2 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-67b576fd86881ad4c5bffcbcfe2c051c is-style-text-subtitle-2--31">Dapatkah ia menghidupkan kembali keberanian yang sempat patah, mempertemukan para seniman yang saling asing dalam satu kota, dan meneguhkan bahwa mereka tidak pernah benar-benar sendiri?</h2>



<p>Yang dibutuhkan selanjutnya bukan hanya festival, melainkan kesinambungan. Perjumpaan yang tidak habis dalam satu malam. Dialog yang terus tumbuh. Ruang-ruang yang tidak sekadar dibuka untuk satu acara, tetapi dirawat agar menjadi ekosistem. Dan lebih dari itu, diperlukan kepercayaan para pelakunya, bahwa karya mereka layak berjalan lebih jauh daripada lingkaran kecil tempat mereka biasa berkarya.</p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-28f84493 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-light-background-color has-background is-layout-flow wp-container-core-column-is-layout-61ae05d8 wp-block-column-is-layout-flow" style="border-radius:12px;padding-top:var(--wp--preset--spacing--18);padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--24);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);flex-basis:100%">
<p class="has-custom-color-1-color has-text-color has-link-color wp-elements-7921b8707593f86b9d38baa81fa11bc2" style="margin-bottom:var(--wp--preset--spacing--10)"><strong>Baca Juga</strong></p>



<div class="wp-block-query is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow"><ul class="has-link-color wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc wp-block-post-template has-text-color has-custom-color-3-color has-minute-font-size is-layout-flow wp-container-core-post-template-is-layout-cbd8a0e9 wp-block-post-template-is-layout-flow"><li class="wp-block-post post-803 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-art-design tag-aduopini tag-agung-m-abul tag-art tag-borobudur-writers-culture-festival tag-budaya tag-cirebon tag-exhibition tag-fksm tag-pekan-sastra-cirebon tag-sastra tag-seni">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/11/27/cirebon-dan-tanda-tanda-yang-menyala-kembali/" target="_blank" >Cirebon dan Tanda-Tanda yang Menyala Kembali?</a></h6>
</li><li class="wp-block-post post-607 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-aduopini category-art-design tag-aduopini tag-agung-m-abul tag-art tag-teater tag-uniku">
<h6 style="padding-right:var(--wp--preset--spacing--18);padding-left:var(--wp--preset--spacing--18);margin-top:0;margin-bottom:0;" class="has-link-color wp-elements-7c5b745afe2b7404ec47b625a33148de wp-block-post-title has-text-color has-custom-color-4-color has-minute-font-size wp-elements-2fa1fd811687d922e43862af38680bdc"><a href="https://aduide.id/2025/10/22/menghidupkan-kembali-api-kritis-di-tengah-dunia-akademik-yang-kian-pragmatis/" target="_blank" >Menghidupkan Kembali Api Kritis di Tengah Dunia Akademik yang Kian Pragmatis</a></h6>
</li></ul></div>
</div>
</div>



<p>Cirebon memiliki modal kebudayaan yang kaya, percampuran tradisi, keberagaman latar, keramahtamahan pola hidup, dan sejarah yang membuatnya selalu menjadi titik temu berbagai gagasan. Kota seperti ini, sejak lama, adalah tempat baik bagi kreativitas untuk tumbuh. Yang diperlukan hanyalah dorongan untuk membuatnya kembali bergerak.<br>Pada akhirnya, pertanyaan besar itu masih menggantung, menunggu jawabannya dari mereka yang hidup di dalamnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-bf6673ad5260c72ac36e3c0ee0a76e33 is-style-text-subtitle-2--32">Mungkinkah Cirebon benar-benar tengah bersiap untuk bangkit?</h3>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-a920447ac9a3cb6b049536f2e9ce599a is-style-text-subtitle-2--33">Mungkinkah tiga peristiwa ini menjadi bara kecil yang kelak menyalakan api yang lebih besar?</h3>



<h3 class="wp-block-heading is-style-text-subtitle-2 has-custom-color-3-color has-text-color has-link-color wp-elements-b6407f0c7669b3445d23bce3a17cd248 is-style-text-subtitle-2--34">Mungkinkah kota yang sempat begitu sunyi ini akan kembali memiliki panggung yang hidup dan dihidupkan bersama, dirawat bersama?</h3>



<p>Semoga jawaban itu perlahan tiba. Dan semoga, kali ini, Cirebon tidak lagi menahan napas, tetapi mulai bernapas panjang, lega, menuju masa depan kesenian yang lebih terbuka dan berani.<br><strong>Semoga!</strong></p>



<p><em>Kuningan, 23 November 2025</em></p>



<div class="wp-block-group has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained">
<hr class="wp-block-separator has-text-color has-secondary-200-color has-alpha-channel-opacity has-secondary-200-background-color has-background is-style-default"/>



<div class="wp-block-columns is-not-stacked-on-mobile is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-28f84493 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-vertically-aligned-center is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:33.33%">
<figure class="wp-block-image size-full is-style-rounded"><img loading="lazy" decoding="async" width="740" height="740" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.14.02.jpeg" alt="" class="wp-image-871" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.14.02.jpeg 740w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.14.02-300x300.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.14.02-150x150.jpeg 150w" sizes="auto, (max-width: 740px) 100vw, 740px" /></figure>
</div>



<div class="wp-block-column is-vertically-aligned-center is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:66.66%">
<p>Ditulis oleh:</p>



<p class="is-style-text-label is-style-text-label--35"><strong>Agung M. Abul</strong></p>



<p>Penulis, Seniman, Kepala Balai Edukasi &amp; Ekosistem Kuningan, Founder Yayasan Tulisan dan Gambar (tudgam)</p>
</div>
</div>



<hr class="wp-block-separator has-text-color has-secondary-200-color has-alpha-channel-opacity has-secondary-200-background-color has-background is-style-default"/>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/11/27/cirebon-dan-tanda-tanda-yang-menyala-kembali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">803</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Galau Ga Alay: Pameran Penghormatan untuk Mendiang Seniman Yudha Sasmito</title>
		<link>https://aduide.id/2025/04/20/galau-ga-alay-pameran-penghormatan-untuk-mendiang-seniman-yudha-sasmito/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/04/20/galau-ga-alay-pameran-penghormatan-untuk-mendiang-seniman-yudha-sasmito/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2025 07:22:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Art & Design]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[Gramedia]]></category>
		<category><![CDATA[tudgam]]></category>
		<category><![CDATA[Yudha Sasmito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=259</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah Pameran Penghormatan dari tudgam dan teman-teman seniman Cirebon Untuk Mendiang Seniman Yudha Sasmito Selama satu bulan sejak 17 April-15 Mei 2025, bertempat di Galeri Gramedia Grage Mall Cirebon digelar pameran seni rupa “Galau Ga Alay” yang menghadirkan karya-karya mendiang Yudha Sasmito. Yudha Sasmito merupakan seniman Cirebon kelahiran Malang, 2 Oktober 1963 yang meninggal pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Sebuah Pameran Penghormatan dari <strong>tudgam</strong> dan teman-teman seniman Cirebon Untuk Mendiang Seniman <strong>Yudha Sasmito</strong></em></p>



<p>Selama satu bulan sejak 17 April-15 Mei 2025, bertempat di Galeri Gramedia Grage Mall Cirebon digelar pameran seni rupa “Galau Ga Alay” yang menghadirkan karya-karya mendiang Yudha Sasmito.</p>



<p>Yudha Sasmito merupakan seniman Cirebon kelahiran Malang, 2 Oktober 1963 yang meninggal pada 8 Oktober 2022 lalu. Yudha merupakan salah satu tipikal seniman serba bisa, ia sudah puluhan tahun menetap dan menjadi warga Cirebon. Yudha menyeburkan satu kakinya ke dunia seni rupa, lalu kaki satunya berada di dunia musik. Ia tidak tinggal di dunia yang sepi, melalui karya-karyanya ia berisik, terutama ketika menampilkan karakter gambar-gambar kartun gubahannya baik itu pada lukisannya, ataupun pada komiknya. Ia tertawa dan menertawakan apa-apa yang ia ketahui dan rasakan, bermain-main dengan karakter-karakter kartunnya, merangsang mental orang-orang yang melihat dan membacanya untuk tertawa, memplesetkan kebodohan, kritik, dan sebagainya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-1024x768.jpeg" alt="" class="wp-image-262" style="border-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-1024x768.jpeg 1024w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-300x225.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-768x576.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-1536x1152.jpeg 1536w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5651-2048x1536.jpeg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Banyak karyanya bermula dari situasi dan kondisi sosial sebagai ide awal. Kondisi-kondisi tersebut menjadi hal penting dalam proses penciptaan lukisan-lukisannya selain komik. Ia berbicara tentang keseharian dengan segala perjuangan dan ketidak masuk akalan, ia berbicara kesenian, sampai persoalan politik. Ia juga banyak menawarkan persoalan personal dunianya, dunia yang kita juga ada didalamnya.</p>



<p>Pada Pameran ini, tudgam sengaja hanya menampilkan sebagian besar karya-karya lukisan yang menonjolkan karakter-karakter kartun gubahannya. <em>“Bukan bermaksud juga memberikan pernyataan kesedihan, kebingungan dan kekacauan juga perilaku berlebihan dan menarik perhatian, tetapi lebih jauh lagi, kita juga bisa melihat hubungannya dengan kondisi dan situasi saat ini”</em>, ucap Agung M. Abul.</p>



<figure class="wp-block-image size-large has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="819" height="1024" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-819x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-263" style="border-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-819x1024.jpeg 819w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-240x300.jpeg 240w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-768x960.jpeg 768w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-1229x1536.jpeg 1229w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-1638x2048.jpeg 1638w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5652-scaled.jpeg 2048w" sizes="auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px" /></figure>



<p>Melalui pameran ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk terus merangsang iklim dialog positif serta produktif di antara berbagai perkembangan seni rupa di Cirebon khusunya. Kerjasama yang baik antara pihah Gramedia dan rekan-rekan seniman Cirebon, pada gilirannya akan menggairahkan semangat terus berkarya dan menumbuhkan apresiasi seni dan kebudayaan di masyarakat luas, sehingga perkembangan kesenian akan semakin tumbuh dan meluas.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/04/20/galau-ga-alay-pameran-penghormatan-untuk-mendiang-seniman-yudha-sasmito/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">259</post-id>	</item>
		<item>
		<title>A Shot of Gratitude: Selebrasi Empat Tahun Komunikoffie Tumbuh Bersama</title>
		<link>https://aduide.id/2025/04/16/a-shot-of-gratitude-selebrasi-empat-tahun-komunikoffie-tumbuh-bersama/</link>
					<comments>https://aduide.id/2025/04/16/a-shot-of-gratitude-selebrasi-empat-tahun-komunikoffie-tumbuh-bersama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aduide-admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 17:09:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AduKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Gigs]]></category>
		<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Community]]></category>
		<category><![CDATA[Culinary]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikoffie]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aduide.id/?p=242</guid>

					<description><![CDATA[Empat tahun bukan waktu yang singkat—terutama bagi sebuah komunitas yang tumbuh bersama, berbagi ruang, dan menciptakan banyak cerita. A Shot of Gratitude-Komunikoffie 4 Years Strong hadir sebagai bentuk perayaan atas perjalanan itu. Momen untuk merayakan, terhubung kembali, merefleksikan langkah, dan melangkah maju bersama. Akan digelar pada Minggu, 20 April 2025 di Komunikoffie, Jl. Taman Pemuda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Empat tahun bukan waktu yang singkat—terutama bagi sebuah komunitas yang tumbuh bersama, berbagi ruang, dan menciptakan banyak cerita. <strong>A Shot of Gratitude-Komunikoffie 4 Years Strong</strong> hadir sebagai bentuk perayaan atas perjalanan itu. Momen untuk merayakan, terhubung kembali, merefleksikan langkah, dan melangkah maju bersama.</p>



<p>Akan digelar pada <strong>Minggu, 20 April 2025</strong> di <strong><a href="https://www.instagram.com/komunikoffie?igsh=Zm8yMmtkbTRuNXI0" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Komunikoffie</a></strong>, <strong>Jl. Taman Pemuda Cirebon</strong>, acara ini akan menjadi titik temu berbagai elemen kreatif dalam satu hari penuh energi. Mulai dari aktivitas fisik di pagi hari, lokakarya kreatif, diskusi inspiratif, hingga pasar komunitas dan pertunjukan musik—semua dirancang untuk merayakan kebersamaan yang hangat dan bermakna.</p>



<figure class="wp-block-image size-full has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="864" height="975" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5644.jpeg" alt="" class="wp-image-244" style="border-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5644.jpeg 864w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5644-266x300.jpeg 266w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5644-768x867.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 864px) 100vw, 864px" /></figure>



<p>Acara ini bukan sekadar selebrasi, tetapi sebuah pernyataan bahwa kreativitas dan kolaborasi selalu punya tempat untuk tumbuh. Berikut adalah rangkaian acara yang bisa dinikmati sepanjang hari:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Community Fun Run: AM SUN RUN</strong><br>Awali hari dengan semangat lewat lari santai bersama @golerun.club. Nikmati udara pagi dan kebersamaan di langkah pertama A Shot of Gratitude.</li>



<li><strong>Komuni Class: Clay Handbuilding Workshop</strong><br>Bersama @apikcraft, peserta diajak menyelami seni membentuk tanah liat dengan tangan. Tak hanya melepas stres, tapi juga mengasah intuisi kreatif.</li>



<li><strong>Komuni Talks</strong><br>Sesi diskusi yang mempertemukan pemikiran dan pengalaman dari berbagai pelaku kreatif seperti @sorekamari, @apikcraft, @bismawilwatikta, @poptunes1988, dan @anjangbiani. Sebuah ruang berbagi cerita, insight, dan inspirasi untuk terus bergerak maju.</li>



<li><strong>Komuni Backyard Market</strong><br>Temukan produk-produk unik dari tenant lokal pilihan seperti @ru.pa.wan, @golerun.club, @viorajewelry_id, @fomo.trenz, @tokodaging.primera, @bayusastra_tattoo, @hollypiercing_, dan masih banyak lagi. Sebuah ruang dukung UMKM dan kreativitas lokal yang tak boleh dilewatkan.</li>



<li><strong>Komuni Showcase</strong><br>Nikmati sajian karya dari @anjangbiani—sebuah penanda bahwa karya bisa menjadi ruang ekspresi dan sarana komunikasi.</li>



<li><strong>Live Tunes Session: Sip N Groove</strong><br>Sore harimu akan ditutup dengan lantunan musik dari @poptunes1988 dan @denzentric, membawa nuansa santai untuk menikmati hari dengan secangkir kopi dan obrolan hangat.</li>
</ul>



<p>Perayaan 4 tahun ini bukan hanya soal kegiatan, tapi tentang kehadiran. Hadir untuk saling menyapa, saling mendengar, dan merayakan semangat kolektif yang selama ini menyala. Sebuah ruang di mana semua bisa menjadi bagian dari cerita, tanpa harus merasa asing.</p>



<p>Didukung oleh berbagai pihak seperti @grabcirebon.id, @biznethome, @cirebon_cleo, @nasijamblang_mangdul, hingga @toza.idn dan @mejeesa.studio, Komuni Day 2025 juga menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci dari keberlangsungan ruang-ruang kreatif di daerah. Tak ketinggalan, media partner seperti @infogigscirebon, @aduide.media, dan @celahsuara.id akan hadir mengabadikan momen-momen penting dari perayaan ini.</p>



<figure class="wp-block-image size-full has-custom-border"><img loading="lazy" decoding="async" width="855" height="697" src="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5645.jpeg" alt="" class="wp-image-245" style="border-radius:12px" srcset="https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5645.jpeg 855w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5645-300x245.jpeg 300w, https://aduide.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG_5645-768x626.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 855px) 100vw, 855px" /></figure>



<p><strong>Komunikoffie 4 Years Strong</strong> mengajakmu bukan hanya untuk datang, tapi untuk ikut serta. Bersama, kita tak hanya merayakan apa yang telah dicapai, tapi juga membuka ruang untuk ide, kolaborasi, dan kebersamaan yang baru.</p>



<p>Sampai jumpa di <strong><a href="https://www.instagram.com/komunikoffie?igsh=Zm8yMmtkbTRuNXI0" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Komunikoffie</a></strong>, Jl. Taman Pemuda Cirebon. Mari kita ciptakan kisah dan pengalaman, bersama-sama.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://aduide.id/2025/04/16/a-shot-of-gratitude-selebrasi-empat-tahun-komunikoffie-tumbuh-bersama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">242</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
